22 January 2018

Novel Baswedan

Dokter Singapura Masih Obati Mata Kiri Novel Baswedan

KONFRONTASI-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menginformasikan bahwa dokter yang menangani Novel Baswedan di Singapura masih harus melakukan rangkaian proses pengobatan, khususnya terhadap mata kiri.

Mata Kiri Novel Baswedan Sudah Dioperasi

KONFRONTASI-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menginformasikan bahwa dokter yang menangani Novel Baswedan di Singapura telah mengoperasi mata kiri penyidik KPK itu pada Rabu (6/12).

"Operasi pada Rabu adalah operasi pembuangan jaringan gusi di mata kiri yang pertumbuhannya tidak baik, diganti dengan jaringan gusi baru," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Kamis.

Polda Metro Jaya Sebar Sketsa Penyerang Novel Baswedan

Konfrontasi - Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya Inspektur Jenderal Polisi Idham Aziz menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta, Jumat (24/11/2017). Kapolda Metro menegaskan sudah mengetahui para pelaku penyiraman terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan.

"Dari beberapa saksi yang kita lakukan (pemeriksaan) dua-tiga bulan belakangan ini lalu mengerucut pada dua orang yang diduga sebagai pelaku penyiraman terhadap korban," ujar Idham dalam jumpa pers bersama Ketua KPK Agus Rahadjo, Jumat.

Idham lalu menunjukkan kepada awak media lembaran gambar sketsa dua orang yang diduga sebagai pelaku. Menurut dia, persentase keterlibatan dua orang itu dalam penyiraman Novel mencapai 90 persen. Semua, lanjut Idham, didasari oleh keterangan saksi.

Dalam dua foto terduga pelaku yang disebarkan polisi terlihat, satu pelaku berambut pendek dengan warna kulit cokelat kehitaman. Pelaku lainnya berambut agak panjang, lebih muda dari pelaku yang pertama.

Ihwal motif pelaku, dia menjelaskan, Polda Metro Jaya belum mengetahui secara perinci. Sebab, motif baru bisa diketahui setelah pelaku berhasil ditangkap. Meski begitu, Polda Metro Jaya terus melakukan pemetaan untuk mengetahui motif tersebut.

Ia pun meminta kepada masyarakat memberikan informasi kepada pihak kepolisian jika mengetahui keberadaan kedua orang tersebut. Polisi membuka hotline 081398844474 yang berjalan sepanjang waktu 24 jam. Akan ada operator tersendiri untuk kasus ini yang bertugas di ruangan.

Terungkap, Sketsa Wajah Penyerang Novel Baswedan

KONFRONTASI - Ketua KPK Agus Rahardjo dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis merilis dua sketsa wajah terduga penyerang penyidik KPK Novel Baswedan pada Jumat (24/11)

Tujuh bulan setelah penyidik senior KPK Novel Baswedan diserang dengan air keras di kediamannya di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara, polisi akhirnya mengungkap sketsa pelaku.

Kabareskrim Polri: Ini Secercah Harapan Tuntaskan Kasus Novel Baswedan

KONFRONTASI -  Desakan publik agar polisi segera menuntaskan kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan, penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menggema. Hampir tujuh bulan lebih penyelidikan pascakasus terjadi pada April 2017 silam, belum ada seorang pun yang ditetapkan sebagai tersangka.

Polda Metro Kerahkan 167 Personel Tuntaskan Kasus Novel

Konfrontasi - Polda Metro Jaya mengerahkan satu tim yang terdiri dari 167 orang untuk menuntaskan kasus penyiraman dengan air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. Jumlah tersebut terdiri dari penyelidik dan penyidik, baik dari Polda, Polres, dan juga bantuan personel dari Mabes Polri.

Kompolnas Khawatir Kasus Novel KPK Serupa dengan Kematian Munir

Konfrontasi - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) khawatir penyelesaian kasus penyiraman air keras yang menimpa penyidik KPK, Novel Baswedan serupa dengan perkara pembunuhan aktivis HAM, Munir Said Thalib.

‎Sebagaimana diketahui, kasus tewasnya pejuang HAM tersebut baru terungkap setelah lebih dari tujuh bulan. Namun demikian, kasus kematian Munir tersebut hingga kini dinilai masih janggal.

Kasus Novel Baswedan, YLBHI: SBY Lebih Baik daripada Jokowi

Konfrontasi - Penyelesaian kasus teror penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Bawedan belum menemui titik terang hingga saat ini. Karena itu, dorongan agar pemerintah segera membentuk Tim Pencari Fakta kini semakin menguat.

Ketua Divisi Advokasi YLBHI, Muhammad Isnur menganggap pemerintahan Presiden Joko Widodo memang sangat lambat dan tidak tegas terkait dengan kasus penyiraman Novel.

Jokowi Janji Lagi: akan Panggil Kapolri Terkait Kasus Novel Baswedan

KONFRONTASI - Presiden Joko Widodo akan memanggil kembali Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian untuk mengetahui kelanjutan penanganan kasus penyerangan terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan yang hingga saat ini belum terungkap.

"Nanti, nantilah, nanti Kapolri saya undang, saya panggil. Jadi prosesnya sudah sampai sejauh mana," kata Jokowi sapaan akrab kepala negara usai meresmikan Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) Seksi 1B dan 1C: Cipinang Melayu (Jakarta Timur)-Jakasampurna (Bekasi Barat), di Bekasi, Jawa Barat,  Jumat (3/11).

Fadli Zon Dorong Pembentukan TGPF Kasus Novel Baswedan

KONFRONTASI - Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan sama saja dengan kasus-kasus kekerasan lainnya yang seharusnya bisa diselesaikan dengan waktu singkat.

“Ini kan kasus sederhana, ada penyerangan terhadap Novel Baswedan harusnya gampang dong (untuk diungkap),” ujar Fadli di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (1/11).

Fadli pun mengaku setuju dengan munculnya usulan pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) untuk mempercepat penyelidikan.

Pages