21 November 2017

Novel Baswedan

Kompolnas Khawatir Kasus Novel KPK Serupa dengan Kematian Munir

Konfrontasi - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) khawatir penyelesaian kasus penyiraman air keras yang menimpa penyidik KPK, Novel Baswedan serupa dengan perkara pembunuhan aktivis HAM, Munir Said Thalib.

‎Sebagaimana diketahui, kasus tewasnya pejuang HAM tersebut baru terungkap setelah lebih dari tujuh bulan. Namun demikian, kasus kematian Munir tersebut hingga kini dinilai masih janggal.

Kasus Novel Baswedan, YLBHI: SBY Lebih Baik daripada Jokowi

Konfrontasi - Penyelesaian kasus teror penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Bawedan belum menemui titik terang hingga saat ini. Karena itu, dorongan agar pemerintah segera membentuk Tim Pencari Fakta kini semakin menguat.

Ketua Divisi Advokasi YLBHI, Muhammad Isnur menganggap pemerintahan Presiden Joko Widodo memang sangat lambat dan tidak tegas terkait dengan kasus penyiraman Novel.

Jokowi Janji Lagi: akan Panggil Kapolri Terkait Kasus Novel Baswedan

KONFRONTASI - Presiden Joko Widodo akan memanggil kembali Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian untuk mengetahui kelanjutan penanganan kasus penyerangan terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan yang hingga saat ini belum terungkap.

"Nanti, nantilah, nanti Kapolri saya undang, saya panggil. Jadi prosesnya sudah sampai sejauh mana," kata Jokowi sapaan akrab kepala negara usai meresmikan Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) Seksi 1B dan 1C: Cipinang Melayu (Jakarta Timur)-Jakasampurna (Bekasi Barat), di Bekasi, Jawa Barat,  Jumat (3/11).

Fadli Zon Dorong Pembentukan TGPF Kasus Novel Baswedan

KONFRONTASI - Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan sama saja dengan kasus-kasus kekerasan lainnya yang seharusnya bisa diselesaikan dengan waktu singkat.

“Ini kan kasus sederhana, ada penyerangan terhadap Novel Baswedan harusnya gampang dong (untuk diungkap),” ujar Fadli di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (1/11).

Fadli pun mengaku setuju dengan munculnya usulan pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) untuk mempercepat penyelidikan.

Jubir KPK: Dokter Tunda Operasi Tahap Kedua Mata Novel Baswedan

Konfrontasi - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menginformasikan bahwa rencana operasi tahap dua pada mata Novel Baswedan, yang sedang dalam perawatan di Singapura, pada Jumat ditunda.

"Rencana operasi yang akan dilakukan hari ini ditunda. Dokter mengatakan kemungkinan masih butuh waktu satu sampai dua bulan lagi untuk pelaksanaan operasi mata kiri," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Jumat (20/10/2017).

Kasus Novel Baswedan Jalan di Tempat, Begini Respon Kapolri

KONFRONTASI-Hingga saat ini polisi masih belum menemukan pelaku penyiraman air keras di wajah penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan. Kepolisian dituding terlalu lamban dalam mengungkap pelaku dan motif penyerangan tersebut.

Menanggapi hal itu, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan pihaknya sudah melakukan langkah pengusutan kasus penyiraman air keras itu. Bahkan sampai hari ini kepolisian mengaku telah memeriksa lebih dari 50 saksi.

Novel Baswedan akan Pulang ke Indonesia, Ini Reaksi Polri

KONFRONTASI -  Juru bicara Markas Besar Kepolisian RI Inspektur Jenderal Setyo Wasisto merespons kabar kepulangan penyidik senior KPK Novel Baswedan ke Indonesia.Menurut dia, kepulangan Novel akan mempermudah penyelidikan penyerangan Nove

“Kalau pulang nanti bisa ditindaklanjuti. Kan lebih enak mendengar informasi dari Novel, seharusnya ini lebih memudahkan untuk memeriksa Novel karena berada dalam negeri,” kata Setyo di Akademi Kepolisian, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (10/10/2017).

Novel Baswedan Masih Menunggu Proses Operasi Kedua

KONFRONTASI - Ketua umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan masih melakukan perawatan secara intensif di Singapura untuk memulihkan penglihatannya.

Menurutnya, saat ini Novel masih sedang menunggu proses operasi kedua yang akan dilakukan pada bulan Oktober.

Tak Bentuk TGPF Novel Baswedan, Kaum Intelektual Ikuti Sumpah Prof Mochtar Pabottingi tidak Pilih Jokowi

KONFRONTASI- Sumpah peneliti senior LIPPI, Prof Mochtar Pabottingi, yang tidak akan memilih lagi Joko Widodo menjadi Presiden, bakal diikuti kalangan intelektual lainnya.

Perkiraan itu disampaikan pengamat politik Sahirul Alem kepada intelijen (08/09). “Sumpah Prof Mochtar tak akan pilih Jokowi jika tak segera membentuh TGPF Penganiayaan Novel Baswedan, akan diikuti kalangan intelektual lainnya. Pernyataan Prof Mochtar mewakili kalangan intelektual dan kalangan menengah ke atas,” tegas Alem.

Novel Baswedan Tunjuk Hidung sang Jenderal ! Polda: Novel Baswedan Dilaporkan Dalam Lima Kasus. KPK kian Lemah?

KONFRONTASI- Dua bulan hampir berlalu, kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan belum terungkap. Di saat kasusnya yang buram, Novel yang Penyidik KPK ini justru melempar bola panas. Dia menuding ada jenderal yang terlibat dalam kasus teror yang menimpa dirinya itu. Jenderal di kepolisian langsung memberikan jawaban.

Pages