29 April 2017

Novel Baswedan

Dua Orang Ditangkap Terkait Teror Novel Baswedan, Ternyata...

KONFRONTASI-Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan menegaskan dua orang yang ditangkap terkait teror penyiraman air keras ke penyidik senior KPK Novel Baswedan, ternyata bukan pelaku. Keduanya adalah cepu atau informan polisi.

Sebelumnya polisi menangkap dua orang tersebut setelah menganalisa foto--yang dicurigai pelaku--yang diambil oleh tetangga Novel.

Novel Baswedan Tetap Dirawat di Singapura Hingga Sembuh

KONFRONTASI-Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan akan  melanjutkan perawatan di Singapore National Eye Centre (SNEC) hingga sembuh.

Pada 11 April, seusai sholat subuh di masjid dekat rumahnya, Novel Baswedan disiram air keras oleh dua orang pengendara motor. Air keras itu mengenai mata Novel dan dia kemudian dibawa ke SNEC pada 12 April.

"Tetap akan di Singapura, mohon doanya ya," kata abang Novel, Taufik Baswedan, yang sedang berada di Singapura, saat dihubungi dari Jakarta, Senin.

Polisi Periksa 2 Orang Pelaku Serangan Air Keras ke Novel Baswedan

KONFRONTASI- Polri mendapat petunjuk baru terkait perkembangan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK)

Mata Kiri Novel Baswedan Belum Sembuh, Mata Kanan Novel Sudah Membaik

 JAKARTA-Kondisi penyidik KPK Novel Baswedan sudah mulai mengalami perkembangan karena mata kanan yang terkena siraman cairan asam sulfat kini sudah dapat membaca tulisan. Namun kondisi mata mata kirinya masih kabur.

"Sampai hari ini terdapat perkembangan yang cukup baik. Mata kanannya mengalami perkembangan signifikan, telah dapat membaca tulisan seukuran judul surat kabar, dan mengenali wajah. Namun, mata kiri masih kabur," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Kamis (20/4/2017).

Sudah Ada Petunjuk Pelaku Penyerangan Novel Baswedan

KONFRONTASI-Sudah sepekan penyelidikan terhadap kasus teror penyiraman air keras kepada penyidik senior KPK Novel Baswedan berjalan. Wakil Ketua KPK Laode M Syarif mengatakan polisi sudah menemukan petunjuk baru untuk mengungkap pelaku teror.

Novel Baswedan Butuh Donor Kornea

KONFRONTASI-Kondisi kesehatan mata penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, masih terus dipantau tim dokter rumah sakit di Singapura, khususnya pada bagian kornea mata yang terkena siraman air keras beberapa waktu lalu.

Dalam sepekan ke depan, tim dokter akan mengevaluasi dan memutuskan perlu atau tidaknya melakukan tindakan medis terhadap mata Novel.

Setelah Insiden, Masuk Rumah Novel Wajib Lapor KPK

KONFRONTASI -   Kediaman penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Bawesdan dijaga ketat petugas KPK dan kepolisian.

Surat izin dari KPK dan kepolisian pun mesti dikantongi bila ingin masuk kediaman Novel yang berada di Jalan Deposito, Pegangsaan, Jakarta, Jumat (14/4/2017).

"Tidak boleh ada wawancara, penyidik saja harus izin dulu ke kantor kalau mau masuk," ujar petugas KPK bernama Yudi Pramana kepada Tribun.

Pria Ini Siap Donorkan Matanya untuk Novel Baswedan

KONFRONTASI- Asmuni, 44, warga Jl. Saleh Raya Kesuma Yudha, Kelurahan Sukarame 2, Telukbetung Barat (TbB), Bandarlampung, rela mendonorkan matanya untuk Novel Baswedan.

Ya, mendengar kabar isiden penyiraman penyidik senior KPK dengan air keras yang bisa menyebabkan kebutaan, Asmuni tergugah untuk menjadi pendonor mata.

Niatan itu dia sampaikan melaui akun Facebook pribadinya Selasa (11/4), pukul 17.54 wib.

Usut Teror Novel, Polda Metro Bentuk Timsus

KONFRONTASI-Polda Metro Jaya membentuk tim khusus (timsus) guna mengusut kasus teror penyiraman cairan kimia terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.

"Tim terdiri dari polda, polres dan polsek dipimpin Dirreskrimum," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta Kamis.

Argo menyebutkan dua tim khusus terdapat tiga regu yang terdiri dari 10 orang guna mengungkap kasus penyiraman Novel.

Ini Deretan Teror yang Pernah Dialami Novel Baswedan

KONFRONTASI--Taufik Baswedan, abang penyidik senior KPK Novel Baswedan, mengatakan kondisi adiknya saat ini semakin membaik.

Pages