25 March 2019

Natalius Pigai

Aktivis HAM Natalius Pigai Tuding Jokowi Rusak Warisan Gus Dur

KONFRONTASI   -   Aktivis HAM dan mantan komisioner Komnas HAM Natalius Pigai menilai, selama kepemimpinan Presiden Joko Widodo, banyak warisan Gus Dur yang dirusak dan dibenamkan. 

Warisan-warisan tersebut berupa hak asasi manusia, demokrasi, kedigdayaan masyarakat sipil, dan independensi NU.

Joko Widodo Comot Atribut NU dan Benamkan Legasi Gus Dur

Oleh: Natalius Pigai

Aneh bin Ajaib! Itulah kalimat yang tentu saja dapat terlontar dari pikiran dan perasaan setiap ilmuan politik  dan intelektual  sosial yang memahami histriografi, sosiologis dan peta politik Indonesia sepanjang 73 tahun Indonesia Merdeka. Bahkan sesungguhnya tidak ada DNA secara sigifikan antara Joko Widodo yang berasal dari Kaum Abangan memiliki pengaruh terhadap kekuatan Politik Santri (khususnya kalangan NU). 

Demi Kemanusiaan, Presiden Diminta Tarik Pasukan dari Papua

KONFRONTASI-Demi pertimbangan kemanusiaan, Presiden Joko Widodo diminta untuk menarik pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polri dari Papua. Pemerintah diharapkan melakukan langkah-langkah dialog dalam menyelesaikan persoalan di Papua.

Mantan komisioner Komnas HAM asal Papua, Natalius Pigai, menganggap keberadaan pasukan di Papua meunjukkan Jokowi belum memahami  kondisi bangsa yang sesunguhnya. Ia juga menilai Jokowi telah melakukan kebijakan yang destruktif dan mengancam eksistensi bangsa.

Populisme “Joko Widodo” Itu Logika Spirit Matrialisme, Dialektika, Logika, Hugo Chaves dan Moduro di Venezuela Yang Bangkrut

Oleh:  Natalius Pigai

 

Jokowi Tidak Salami Ibu Mega, Yeni Wahid dan Pendukungnya. Prabowo Humanis, Humble, ungkap Aktivis HAM Natalius Pigai

KONFRONTASI: Natalius Pigai bulang Jokowi Tidak Salami Ibu Mega, Yeni Wahid dan Pendukung selama Berdebat.  Prabowo 4 Kali Berbalik Salam, Humble dan Humanis.

Sedari awal memasuki podium hingga selama debat berlangsung capres Jokowi sama sekali tidak sapa dan Salami pendukungnya bahkan kepada Ibu Megawati dan Yenni Wahid sekalipun. Sedangkan Prabowo 5 kali salami kami, bahkan beliau memeluk saya tanda kasih sayang, sembari berkata “Saya hebat Karena kalian”. Itulah cermin humanisme yang muncul dari iner sircle pribadinya.

Prabowo Subianto Bukan Pelaku Pelanggaran HAM 98

KONFRONTASI - Mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai mengatakan hasil penyelidikan Komnas HAM terkait pelanggaran HAM saat peristiwa kerusuhan pada 1998 menyatakan bahwa Prabowo Subianto bukanlah pelaku. "Hasil penyelidikan tidak menyatakan tegas bahwa Prabowo pelaku. Prabowo itu saksi, bukan pelaku dan juga bukan saksi pelaku," katanya di Media Center BPN Prabowo-Sandi, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (16/1).

Membangun Indonesia Berbasis HAM

Oleh: Natalius Pigai
Komisioner Komnas HAM 2012-2017, Aktivis Kemanusiaan

Pada saat ini bangsa Indonesia berada di abad ke-21 yang disebut milenium Hak Asasi Manusia (human right millennium) dimana setiap Negara diwajibkan untuk menerapkan nilai-nilai Hak Asasi Manusia (HAM) dalam pembangunan. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Pembukaan Konsistitusi Dasar (Deklarasi Universal) Hak Asasi Manusia telah menegaskan 3 kewajiban utama negara yaitu:

Pemimpin Ambisius Selalu Kobarkan Perang

“Ngluruk Tanpo Bolo, Menang Tanpo Ngasorake, Sekti Tanpo Aji-Aji”.

Oleh: Natalius Pigai

Dalam ilmu polemologi mengajarkan kita Perang untuk damai dan Damai juga bisa capai melalui perang. Ahli polemologi Finlandia Jhon Galtung memberi batasan yang jelas bahwa jika terjadi perang maka ada Karena kesenjangan antara realitas dan idealisasi.

Jokowi Gagal Paham Esensi Bernegara

Oleh: Natalius Pigai

(Kritikus dan Aktivis)

Dikala Oposisi Mengisi Ruang Kosong, Negara Hadir Ibarat Monster Leviathan

Oleh: Natalius Pigai
Kritikus dan Aktivis

Pages