16 September 2019

Nasdem

Jelang Kongres, NasDem Siapkan Rekomendasi Modernisasi Pertanian dan Maritim

KONFRONTASI - Partai NasDem bakal menggelar Kongres II pada 8-11 November 2019 mendatang. Dalam rangka menyambut kongres, sejumlah kegiatan digelar di antaranya penyiapan rekomendasi penting untuk pemerintah di bidang pertanian dan kemaritiman. 

Surya Paloh: Indonesia Negara Kapitalis Liberal

KONFRONTASI - Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh menyebut Indonesia merupakan negara ini telah menganut sistem kapitalis yang liberal. Namun, Indonesia, malu untuk mengakuinya.

Negara ini, kata Surya, selalu mendeklarasikan diri sebagai negara Pancasila lantaran malu-malu kucing untuk mengakui bahwa sistem yang dianut sesungguhnya adalah kapitalis liberal.

Koalisi Jokowi Tolak Jaksa Agung dari Parpol, kecuali Nasdem yang Ngotot

Kursi Panas Jaksa Agung: Antara Ambisi Nasdem dan Penolakan PDIP

KONFRONTASI-Koalisi Indonesia Kerja (KIK) minus NasDem kompak mengisyaratkan menolak Jaksa Agung dari kader partai untuk pemerintahan Jokowi-Ma'ruf mendatang.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PKB Dita Indah Sari tegas mengatakan partainya berharap jaksa agung berasal dari non-parpol. "Sebaiknya non parpol. Supaya penegakan hukum betul-betul objektif dan semua orang sama di hadapan hukum," ujar Dita dilansir Tempo pada Jumat, 2 Agustus 2019.

Nasdem Jadi Oposisi Bukan Urusan Gerindra

KONFRONTASI - Partai Gerindra tidak mau ambil pusing soal Partai Nasdem yang berniat berbalik arah menjadi Oposisi.  "Terserahlah kita enggak mau ngurusin partai lain, " kata Politikus Partai Gerindra  Andre Rosiade disela-sela mengisi diskusi politik yang diselenggarakan Vox Point Indonesia dengan mengangkat tema 'Rekonsiliasi Bagi-bagi Jatah',  Jumat (2/8). 

"Mau tetap bergabung kek atau jadi oposisi sekalipun, kita enggak ada masalah,"  tambahnya.

Pecah, PDIP Minta Nasdem Hengkang dari Koalisi Jokowi

KONFRONTASI-Gesekan terjadi di internal partai-partai pendukung Jokowi. Tak tanggung-tanggung, Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kapitra Ampera meminta NasDem menjadi oposisi karena terlihat tidak suka pertemuan Jokowi-Prabowo dan Megawati-Prabowo. NasDem khawatir masalah kursi terkait pertemuan tokoh nasional itu.

“NasDem memaksakan diri menjadi oposisi. Bahasa-bahasa yang dikeluarkan politikus NasDem Akbar Faizal itu oposisi,” kata Kapitra di IlC tvOne, Selasa (30/7/2019) malam.

Jaksa Agung Jangan Diberikan kepada Parpol. Nasdem vs PDIP Berebut Kursi Jaksa Agung, Walah !

KONFRONTASI-  Nasdem pimpinan Surya Paloh (SP) melirik dan membidik kursi Jaksa Agung, yang dinikmatinya 2014-2019 untuk memperkuat posisi Nasdem dalam kompetisi politik negeri korup dan rapuh ini. Koran Tempo melaporkan, saat ini PDIP dan NasDem tengah bersitegang memperebutkan posisi Jaksa Agung. ''SP selalu menyatakan mendukung Jokowi tanpa syarat, tapi alasan itu terlalu naif. Hanya lips service. Basa-basi seorang politisi,’’ ungkap analis Hersubeno Arief.

NasDem kembali Incar Jabatan Jaksa Agung

KONFRONTASI - Anggota Dewan Pakar Partai Nasdem, Teuku Taufiqulhadi menyebut posisi Jaksa Agung merupakan jabatan strategis.

Partai NasDem, katanya, ingin mempertahankan posisi Jaksa Agung dalam pemerintahan Joko Widodo jilid II.

Kursi Jaksa Agung saat ini ditempati oleh M Prasetyo yang pernah menjadi anggota DPR dari Nasdem.

"Karena semua melirik maka Nasdem tetap melirik. Boleh kan," ujar Taufiq di Media Center DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (30/7).

Cak Imin Ingin Jadi Ketua MPR, Paloh: Dia Memang Selalu Merasa Paling Pantas

KONFRONTASI-Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menanggapi soal keinginan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menjadi Ketua MPR. Dia menyebut Cak Imin selalu merasa paling pantas.
Surya mengatakan partainya tahu diri untuk mendapat kursi Ketua MPR. Apalagi partainya juga bukan pemenang Pemilu 2019.

Nasdem Tak Setuju Pembentukan Tim Pencari Fakta Kerusuhan 22 Mei

KONFRONTASI - Fraksi partai pendukung pemerintah di DPR menolak usulan pembentukan tim gabungan pencari fakta (TGPF) kerusuhan 22 Mei 2019 (225) 

Anggota Fraksi Partai Nasdem, Taufiqulhadi menegaskan, pembentukan TGPF kerusuhan 225 belum diperlukan.

"Tidak perlu menunggu adanya panitia-panitia khusus yang dibentuk untuk menelusuri hal tersebut," kata Anggota Komisi III DPR RI ini saat menyampaikan interupsi di rapat paripurna DPR RI, Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (28/5).

Pages