24 February 2020

Nasdem

Wawalkot Tanjungpinang Pindah ke Nasdem, Golkar Merasa Dikhianati

KONFRONTASI-Pengurus Partai Golkar merasa dikhianati Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Rahma, yang mendadak pindah ke Partai NasDem.

Sekretaris DPD Partai Golkar Tanjungpinang, Untung Budiawan, di Tanjungpinang, Sabtu, mengatakan, Rahma memiliki janji politik untuk membesarkan Partai Golkar.

"Ada komitmen yang dibangun ketika kami mengusung beliau berpasangan dengan Pak Syahrul, tetapi tidak dilaksanakan. Tentu kami merasa dikhianati," ujarnya.

Pengamat: Politik Tanpa Mahar Itu Cuma Isapan Jempol

KONFRONTASI-Tagline atau jargon Partai Nasdem "politik tanpa mahar" yang sering didengung-dengungkan dan dibangga-banggakan hanya isapan jempol.

Nagara Institute (NI) yang dibidani politisi Partai Demokrat Akbar Faizal memotret, Partai Nasdem adalah partai politik peringkat pertama yang terpapar dinasti politik hasil pemilihan anggota DPR 2019.

Paloh: Jika Panja Jiwasraya Tak Efektif, Bentuk Pansus

KONFRONTASI-Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh meminta agar DPR membentuk Panitia Khusus (Pansus) bila Panitia Kerja (Panja) yang dibentuk DPR tidak efektif untuk mengungkap dugaan tindak pidana korupsi asuransi Jiwasraya yang telah mengakibatkan negara mengalami kerugian triliunan rupiah.

"Saya rasa masalahnya ketika ada tindakan-tindakan yang sudah dilakukan, tingkat Panja itu, maka itu tidak ada salahnya," kata Surya Paloh usai membuka Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) DPW Partai NasDem se-Indonesia, di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu.

Soal Harun Masiku, Yasonna Diduga Kuat Miliki Konflik Kepentingan

KONFRONTASI-Banyak kalangan menyayangkan Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly yang tidak konsisten terkait keberadaan tersangka Harun Masiku.

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Nasdem, Taufik Basari mengatakan bahwa kuat kemungkinan Yasonna memiliki konflik kepentingan antara dirinya sebagai pengurus PDIP dan seorang menteri.

Seharusnya, lanjut Ketua DPP Partai Nasdem ini, Yasonna menjaga wibawanya sebagai Menkumham dalam rangka penegakan hukum yang harus berjalan semestinya.

Usulan Perpanjangan Masa Jabatan Presiden Merusak Tatanan Demokrasi

KONFRONTASI-Partai Nasional Demokrat (Nasdem) mengusulkan masa jabatan presiden dalam amandemen Undang-Undang Dasar atau UUD 1945 diubah. Awalnya, rencana amandemen UUD 1945 hanya sebatas menghidupkan kembali Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN). Namun Sekjen Partai Nasdem Johnny Gerard Plate mengusulkan masa jabatan presiden menjadi salah satu isu yang dibahas dalam amandemen tersebut.

Usulan tersebut diperkuat dengan pernyataan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dalam wawancara dengan BeritaSatu TV, Jumat (15/11/2019).

Tiga Kader NasDem dapat Jatah di Kementerian?

KONFRONTASI - Tiga nama elite Partai Nasdem disebut-sebut mendapat jabatan di kementerian. Mereka adalah  Taufiqulhadi, Irma Suryani Chaniago dan Zulfan Lindan. 

Ketua DPP Nasdem, Taufiqulhadi,  terpilih sebagai Staf Khusus Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR).

Taufiqulhadi mengatakan ia menjabat Staf Khusus Menteri ATR Bidang Media Massa dan Hubungan Antar-Lembaga.

"Saya di sana (Kementerian ATR menduduki) jabatan politis, staf khusus," jelas Taufiqulhadi kepada wartawan, Selasa (19/11).

Paloh Temui PKS, Ini Penjelasan Nasdem

KONFRONTASI-Politisi Partai Nasdem Charles Meikyansyah menanggapi pertemuan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dengan pimpinan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di kantor DPP PKS TB Simatupang, Rabu, 30 Oktober 2019 lalu. Sebelumnya pertemuan tersebut menimbulkan banyak pertanyaan.

Charles mengatakan, Surya Paloh bertemu dengan sejumlah pimpinan partai politik oposisi karena tidak ingin di Indonesia kembali memiliki sejarah yang kelam yakni kembalinya politik otoritarian.

Jika Nasdem Oposisi, Apa Resikonya Bagi Jokowi?

KONFRONTASI-Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) Ujang Komaruddin menilai kaolisi Jokowi-Ma'ruf Amin terlihat mulai tidak solid. Menurut Ujang, pernyataan Ketua Umum Partai Nasdem menyiratkan hal tersebut.

"Iya, betul (koalisi Jokowi-Ma'ruf terlihat tidak solid," ujar Ujang Komaruddin di Jakarta, Senin (21/10/2019).

Gerindra Dapat Dua Menteri, Ini Reaksi Nasdem

KONFRONTASI-Partai NasDem menerima dengan lapang dada atau "legawa" terkait kemungkinan Partai Gerindra mendapatkan dua kursi menteri dalam Kabinet Kerja Jilid Joko Widodo-Ma'ruf Amin.
"Partai NasDem legawa kemungkinan Gerindra dapat dua jatah menteri," kata Ketua DPP Partai NasDem, Willy Aditya menanggapi kedatangan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Edy Prabowo ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin.

Menurut dia, kemungkinan Gerindra dapat dua jatah menteri dalam koalisi pemerintahan Jokowi-Ma'ruf masih dalam batas kewajaran.

Pimpinan MPR Temui Megawati, Perwakilan dari NasDem Tak Terlihat

KONFRONTASI -   Jajaran pimpinan MPR RI bertandang ke kediaman Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Jakarta Pusat. Dari 10 pimpinan MPR, hanya dari Partai NasDem, yakni Lestari Moerdijat yang tidak terlihat sosoknya.

Pertemuan tersebut digelar di kediaman Megawati yang berada di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (10/10/2019). Jajaran pimpinan MPR tiba di lokasi mulai pukul 15.45 WIB.

Pages