19 March 2019

Narkoba

Polisi Kecele, Batu Tawas Dikira Sabu

KONFRONTASI-Polres Sidenreng Rapang (Sidrap), Sulawesi Selatan (Sulsel) mengungkap upaya peredaran narkoba jenis sabu-sabu. Tak main-main beratnya mencapai 7 kg.

Sayangnya setelah melalui serangkaian proses, barang bukti yang awalnya diduga sabu ternyata hanya batu tawas.

“Dugaan sabu yang ditemukan di Sidrap, hasil Laboratorium Forensik (Labfor) menyatakan bukan sabu tetapi sejenis tawas,” terang Direktur Reserse Narkoba Polda Sulsel Kombespol Hermawan di Makassar, Selasa (12/3).

Sepasang Kekasih Ini Kompak Edarkan Sabu

KONFRONTASI-Satresnarkoba Polrestabes Surabaya kembali membongkar kasus peredaran narkoba jaringan lapas.

Kali ini, yang ditangkap adalah sepasang kekasih pengedar sabu-sabu di salah satu apartemen kawasan Surabaya Barat.

Keduanya adalah Farid (30) dan Taurus Ella Gayu (27). Menurut AKBP Indra Mardiana - Kasatnarkoba Polrestabes Surabaya, saat penggerebekan, salah satu pelaku sempat membuang poket sabu-sabu untuk menghilangkan barang bukti.

Zul Zivilia Terancam Hukuman Mati, Ini Respon Sang Istri

KONFRONTASI-Retno Paradinah hanya bisa pasrah mengetahui suaminya, Zul Zivilia terancam hukuman mati atau penjara seumur hidup karena kasus penyalahgunaan narkoba.

Meski sempat syok, Retno ikhlas dengan hukuman yang akan diterima suaminya itu. Seperti diungkap kuasa hukum Zul Zivilia, Elbasri.

"Syok pasti ya, apalagi anaknya ada empat. Tapi dia tabah. Sudah seperti ini dan ikhlas," kata Elbasri saat ditemui di Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, kemarin.

Terlibat Jaringan Narkoba, Zul Zivilia Pasrah Dihukum Mati

KONFRONTASI-Vokalis grup musik Zivilia, Zulkifli terancam hukuman mati atau seumur hidup setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkoba.

Zul Zivilia disebut terlibat dalam jaringan narkoba sebagai sub bandar bersama 7 rekan lainnya.

Pelantun Aishiteru ini mengaku tahu risiko yang akan didapat atas perbuatannya. Dia pun pasrah jika nantinya akan dihukum mati.

Hal itu lantaran dia tak punya pilihan lain karena merasa berutang budi dengan rekannya, Rian, yang juga turut diamankan bersama dia.

Narkoba Masuk Dunia Politik Skenario Hancurkan Indonesia

 

KONFRONTASI  -   Penangkapan politisi Partai Demokrat Andi Arief semakin membuktikan status Indonesia darurat narkoba. Negeri ini "surga bagi peredaran narkoba'. BNN menyebutkan, sekitar 50 orang meninggal setiap hari karena penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang itu. Korbannya mulai dari selebritis, politisi, penegak hukum, hingga remaja dan anak-anak. Dikhawatirkan, narkoba sebuah skenario menghancurkan bangsa ini.

Alasan Politikus Gunakan Narkoba karena Coba-coba

KONFRONTASI -  Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Andi Arief merupakan satu contoh politikus pengguna narkoba. Mantan Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana Alam era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu ditangkap aparat Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri di Hotel Menara Peninsula, Jakarta Barat, Minggu 3 Maret 2019 malam.

Polisi Akhirnya Akui Ada Perempuan Bersama Andi Arief Saat Penggerebekan

KONFRONTASI-Teka-teki terkait adanya perempuan saat penggerebekan wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief karena narkoba, perlahan mulai terkuak. Polisi akhirnya mengakui keberadaan cewek di kamar 1214 Hotel Menara Peninsula, pada saat penangkapan, Minggu (3/3/2019) malam.

Keberadaan perempuan misterius itu dibenarkan Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Mohammad Iqbal, saat diwawancara di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (5/3/2019). Kepastiannya berasal dari pengembangan kasus yang dilakukan penyidik.

Keluarga Andi Arief Ajukan Permohonan Rehabilitasi

KONFRONTASI-Keluarga politisi AA (Andi Arief) yang terbukti positif menggunakan sabu mengajukan permohonan rehabilitasi kepada penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse dan Kriminal Polri.

“Hari ini pengacara mau pun keluarga Saudara AA mengajukan permohonan rehabilitasi kepada penyidik,” ujar Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Gedung Mabes Polri, Jakarta, Selasa (5/3).

Dedi Prasetyo menuturkan kuasa hukum dan keluarga mengajukan permohonan rehabilitasi saat menjenguk AA pada Selasa pagi.

Andi Arief Ditangkap karena Narkoba

 

KONFRONTASI -  Andi Arief ditangkap karena narkoba. Wasekjen Demokrat itu ditangkap di hotel di kawasan Slipi, Jakarta Barat.

Penangkapan ini dilakukan tim Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri. Belum diketahui barang bukti narkoba yang ditemukan saat penangkapan Andi Arief.

"Ya, benar," kata Kabareskrim Polri Komjen Idham Azis, Senin (4/3/2019).


Tim Bareskrim menggeledah kamar yang ditempati Andi Arief, termasuk kamar mandi. Penggeledahan dilakukan untuk mencari barang bukti narkoba.

Bawa Sabu, Dua Oknum TNI AD Diciduk di Bandara Soetta

KONFRONTASI-Dua oknum anggota TNI AD kesatuan Denma Mabes AD, yakni Serka HJS dan Serka H diamankan karena terlibat kasus penyalahgunaan narkoba. Keduanya diamankan pada Sabtu (2/3) lalu.

“Benar dari hasil pengembangan informasi pada tanggal (2/3) pukul 16.00 WIB telah diadakan penangkapan oleh Tim Gabungan Pomdam Jaya, Polri, Bea Cukai terhadap 2 oknum,” kata Kapendam Jaya, Letkol Inf Kristomei Sianturi saat dikonfirmasi, Senin (4/3).

Pages