22 November 2019

Na Dhien

Puisi Na Dhien : Malam Karam

                       Foto : Na Dhien bersama Setyo Widodo

MALAM KARAM

Malam kehilangan seduhan
Setelah dingin memenangkan sentuhan
Merebut api dari percik- percik pemantik
Secangkir kelam gigilkan angan

Lalu kaupungut selembar kabut
Dari tingkap gelap yang lembab
Kauperam dengan kidung kasih sayang
Bersama penggal-penggal kalam

Malam akhirnya karam
Pada syahdu sujudmu

Jakarta, 23 Januari 2017

________

Puisi Na Dhien : ANGKATAN PENYAIR FACEBOOK

LANGIT MENYEMPIT Tak kupungut serpihan langit Meski awan terburai Meski senja menyelip jingga-jingga Meski temaram lebih cepat memejam Hanya kuhibakan mataku pada kosong Sejauh kumampu meraih tatapan Pada langit yang menjauh Dan makin menjauh sejauh pandangan Tak terengkuh Lalu pada hening diamku lugu Senyapkan gemuruh darah Setelah bait-baitmu melaju Mengalir taburi amarah Nadiku berpacu Melompati nurani tanpa permisi Akhirnya langit menyempit Menjepit awan-awan Aku beranjak dengan sejumput kenangan Tergenggam Jakarta, 301116 ____