24 July 2019

Muhammadiyah

Muhammadiyah: Pilpres Sudah Berlalu, Mari Kembali Bersatu

KONFRONTASI-Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah KH Haedar Nashir mengajak semua lapisan masyarakat untuk bersatu kembali setelah Pemilihan Presiden 2019 demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ia pun mengimbau kepada pengurus Muhammadiyah aktif dalam merekatkan kembali masyarakat.

Muhammadiyah Tetapkan Idulfitri 1440 H Jatuh pada 5 Juni 2019

Konfrontasi - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menetapkan Idulfitri 1 Syawal 1440 Hijriah jatuh pada, Rabu 5 Juni 2019.

Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir menjelaskan, keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil hisab haqiqi Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah.

“Karena itu, berkaitan dengan Idulfitri 1440 Hijriah kami mengucapkan selamat Idulfitri, taqabbalallahu minna wa minkum, mohon maaf lahir dan batin,” kata Haedar Nashir kepada wartawan di Kantor PP Muhammadiyah, Jalan Cik Ditiro, Yogyakarta.

Suhu Politik Memanas, Muhammadiyah Minta Senayan Ikut Tanggung Jawab

KONFRONTASI- Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyoroti suhu perpolitikan nasional yang kian memanas pasca Pemilu 2019. PP Muhammadiyah meminta anggota parlemen di Senayan dan partai politik bertanggungjawab atas kondisi tersebut.

"Yang di Senayan ini, partai-partai politik juga untuk ikut bertanggungjawab," kata Ketua Umum (Ketum) PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, kepada wartawan di Kantor PP Muhammadiyah Jalan Cik Ditiro No 23 Yogyakarta, Kamis (30/5/2019).

Penetapan UBN Sebagai Tersangka Tak Lazim, Muhammadiyah akan Kawal Proses Hukumnya

KONFRONTASI– Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah meminta kepolisian jernih melihat kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang diduga melibatkan mantan Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Ustadz Bachtiar Nasir (UBN).

Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Sunanto menyatakan, penetapan UBN sebagai tersangka dapat memicu kegaduhan. Pasalnya, penetapan terjadi pada tahapan Pemilu 2019 yang belum selesai.

Pemilu 2019 Makan Banyak Korban, Muhammadiyah Setuju Dibentuk TPF

KONFRONTASI-Muhammadiyah menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas terjadinya musibah banyaknya korban meninggal dan sakit yang menimpa petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) pada Pemilu 2019 ini.

Wakil Ketua Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah Maneger Nasution menilai, tragedi ini sebagai kejadian luar biasa (KLB) yang belum pernah terjadi di Indonesia maupun di negara-negara lain. Ini juga layak disebut sebagai tragedi demokrasi dan kemanusiaan.

Muhammadiyah Minta KPU dan Bawaslu Jujur dan Adil

KONFRONTASI-PP Muhammadiyah menilai perlu adanya pemulihan suasana di masyarakat usai Pemilu untuk meredam gejolak politis.

“Jadi Pemilu sudah selesai, bikin masyarakat kembali kepada tempatnya untuk beraktivitas lalu ada suasana jeda bahkan suasana ‘recovery’,” kata Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir ditulis Selasa (23/4).

Menurut Haedar, jika terus terjadi mobilisasi massa menentang kecurangan Pemilu, maka ketegangan usai Pemilu tidak akan pernah selesai.

Minta Masyarakat Bersabar, Kementerian Agama Gelar Sidang Penetapan Awal Puasa 5 Mei

Konfrontasi - Kementerian Agama (Kemenag) meminta masyarakat menunggu keputusan pemerintah terkait penetapan awal puasa. Rencananya Kemenag bakal menggelar sidang isbat penetapan 1 Ramadan 1440 Hijriah, Minggu 5 Mei 2019.

Dirjen Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag Muhammadiyah Amin menuturkan bahwa seperti biasanya, penetapan awal puasa, Lebaran, dan Iduladha diputuskan melalui sidang isbat.

1 Ramadhan 1440 H, Muhammadiyah: Tanggal 6 Mei 2019

Konfrontasi - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah mengeluarkan maklumat Ramadhan dan Idul Fitri. Dari maklumat tersebut diketahui 1 Ramadan jatuh pada 6 Mei 2019. Sementara Idulfitri 1 Syawal bertepatan pada 5 Juni 2019.

"Berdasarkan hasil hisab, Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan 1440 H jatuh pada Senin, 6 Mei 2019 dan 1 Syawal 1440 H jatuh pada 5 Juni 2019," kata Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dalam keterangannya, Senin (25/3/2019).

Surat Terbuka Muhammadiyah untuk Hanura: Stop Intimidasi Kampus!

Kepada Yth:

Oesman Sapta Odang (Ketua Umum Partai Hanura),

DPP Partai Hanura dan Seluruh Fungsionaris Partai Hanura Seluruh Indonesia

 

Assalamualaikum Wr. Wb.

Muhammadiyah berdiri di Indonesia sejak 1912 dari awal KH. Ahmad Dahlan mencontohkan bagaimana perjuangan beliau untuk agama dan bangsanya hingga kini kemudian diteruskan oleh kader – kader Muhammadiyah

Eksponen Muhammadiyah Siap Sumbang 25,7 Juta Suara untuk Prabowo

KONFRONTASI -  Eksponen organisasi Islam Muhammadiyah dan Aisyiah yang bergabung dalam Aliansi Pencerah Indonesia mendeklarasikan dukungan kepada calon presiden-wakil presiden 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Dalam deklarasi tersebut, Aliansi Pencerah Indonesia mengklaim siap menyumbang 25,7 juta suara untuk Prabowo-Sandiaga di pemilihan presiden 2019.

 

Pages