8 December 2019

Meksiko

Baku Tembak Pecah dengan Kartel Narkoba di Meksiko, 14 Orang Tewas

Konfrontasi - Pertempuran pecah antara pasukan keamanan melawan kartel narkoba Meksiko. baku tembak terjadi selama satu jam di kota Villa Union yang tidak jauh dari perbatasan Amerika Serikat (AS) dan Meksiko. Dalam peristiwa itu, 14 orang dilaporkan tewas.

Dilaporkan Fox 10, polisi bergerak karena kelompok bersenjata menyerang kantor-kantor pemerintahan lokal. Anggota kartel masuk ke Villa Union dengan konvoi truk. Kota Villa Union hanya berpenduduk 3.000 orang.

Gubernur Coahuila Miguel Angel Riquelme menyebut empat orang yang tewas merupakan petugas kepolisian. Sedangkan 10 lainnya diduga anggota Kartel Timur Laut.

Video-video beredar di media sosial ketika asap hitam melambung tinggi suara peluru yang memekakan telinga terdengar di TKP. Warga pun diimbau agar tetap berada di dalam ruangan. Foto-foto dari laman Facebook Tv Laguna 4.1 menunjukan tampak depan kantor pemerintah yang habis dilubangi peluru.

Gubernur Riquelme menuturkan, pasukan keamanan juga akan menetap di kota selama beberapa hari untuk mengembalikan rasa keamanan. Pemerintah juga memberikan pernyataan bahwa mereka akan terus waspada terhadap serangan kartel.

"Kelompok-kelompok ini tidak akan dibiarkan masuk ke wilayah negara bagian," demikian pernyataan pemerintah Coahuila.

Trump Tetapkan Kartel Narkoba Meksiko Sebagai Organisasi Teroris

KONFRONTASI-Presiden Amerika Serikat (AS) Donald John Trump mengumumkan bahwa pemerintahannya mulai menetapkan kartel narkoba Meksiko sebagai organisasi teroris. Keputusan presiden itu merujuk pada sepak terjang mereka dalam perdagangan narkotika dan manusia.

Dalam sebuah wawancara dengan jurnalis ternama Amerika, Bill O'Reilly, yang disiarkan pada hari Selasa, Presiden Trump mengatakan langkah tersebut telah dilakukan selama tiga bulan.

Meksiko Tawarkan Suaka untuk Mantan Presiden Bolivia

KONFRONTASI-Meksiko telah menawarkan suaka kepada mantan Presiden Bolivia Evo Morales, sehari setelah ia mengundurkan diri dari jabatannya menyusul aksi unjuk rasa berminggu-minggu yang memprotes hasil pemilu presiden.

Meksiko menyatakan bahwa keputusan itu diambil untuk "alasan kemanusiaan" atas permintaan Morales. Demikian BBC melaporkan, Selasa (12/11/2019).

Morales sendiri belum memberikan komentar apapun. Sebelumnya, ia mendesak para pendukungnya untuk melawan "kekuatan gelap" yang memaksanya mundur.

Anggota Keluarga yang Ditembak Kartel Narkoba di Meksiko: Kami Seperti Tinggal di Afghanistan

Konfrontasi - Keluarga korban pembantaian geng narkoba di Meksiko menyebut kelompok itu lebih buruk dan barbar ketimbang ISIS. Sembilan orang, yakni tiga perempuan dewasa dan enam anak-anak, dibantai secara sadis dengan ditembak lalu dibakar di mobil mereka.

Para korban merupakan anggota klan Mormon bekewarganegaraan ganda, yakni Amerika Serikat (AS) dan Meksiko. Lima di antaranya yakni satu perempuan dewasa dan empat anak merupakan satu keluarga.

Meksiko Akui Ceroboh Saat Tangkap Putra Gembong Narkoba El Chapo

KONFRONTASI-Para pejabat Meksiko mengakui pada Jumat telah mengacaukan penangkapan putera gembong narkoba Joaquin "El Chapo" Guzman, yang mereka bebaskan dalam baku-tembak dengan kelompok-kelompok pedagang narkoba di jalan-jalan sebuah kota besar, tapi presiden menyatakan strategi keamanannya sudah berjalan.

Dituduh Pemerkosa, Pria Meksiko Disiksa dan Dikebiri dengan Anjing Pitbull

KONFRONTASI-Sebuah geng di Meksiko menyiksa seorang pria yang dituduh sebagai pemerkosa perempuan. Pria itu ditelanjangi dan dikebiri dengan cara membiarkan seekor anjing pit bull memakan organ kemaluannya.

Pria tersebut berusia sekitar 30-an tahun. Dia dituduh melakukan serangan seksual terhadap seorang perempuan di Mexico City.

Rekaman video penyiksaan dirilis oleh geng tersebut. Pria itu ditelanjangi, diborgol, dan dijepit ke tanah oleh lima pria yang mengelilinginya.

Seekor anjing pit bull putih kemudian mulai menganiaya dia di antara kaki dan memangsa organ vitalnya. Menurut laporan The Sun, Senin (9/9/2019), geng yang menyiksa pria itu diyakini bagian dari kartel narkoba.

Pria yang disiksa terlihat berteriak dalam bahasa Spanyol yang bila diterjemahkan berbunyi; "Berhenti, tinggalkan saya sekarang, tinggalkan saya."

Salah satu anggota geng yang terganggung dengan teriakannya kemudian menutup mulut pria tersebut dengan kain untuk menahan tangisannya.

Anjing kedua, yakni pit bull coklat, juga muncul tetapi tidak bergabung untuk menyerang. Video penyiksaan itu muncul bulan lalu, di mana para penyerang mengaku sengaja memublikasikannya sebagai peringatan bagi para "calon mangsa" binatang buas lainnya.

Media lokal melaporkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir metode penyiksaan oleh organisasi kriminal Meksiko telah meningkatkan tingkat kekejaman mereka. Serangan seperti itu menjadi semakin sering.

Tidak diketahui apakah pria yang disiksa dalam video itu masih hidup atau telah tewas.

Anggota Geng Bakar Bar, Puluhan Orang Tewas di Meksiko

KONFRONTASI-Setidaknya 26 orang tewas dalam serangan pembakaran oleh tersangka anggota geng di sebuah bar di pelabuhan Coatzacoalcos kemarin malam, kata Presiden Meksiko, Andres Manuel Lopez Obrador.

Serangan itu merupakan sebuah pukulan baru terhadap upayanya pemerintah untuk meredam aksi kekerasan.

Menyebut serangan itu “sangat mengerikan,” Lopez Obrador mengatakan pada konferensi pers bahwa pembakaran dilakukan setelah tersangka anggota geng menutup pintu keluar darurat bar di Coatzacoalcos dan kemudian menyulut api.

Wartawan Meksiko Ditemukan Tewas dengan Luka Tusuk

Konfrontasi - Wartawan Meksiko ditemukan tak bernyawa dengan luka tusuk di tubuhnya pada Sabtu (24/8/2019), kata pihak berwenang, menambah daftar kematian wartawan di salah satu negara paling berbahaya di dunia bagi pers.

Jaksa negara bagian Meksiko melaporkan pihaknya sedang mendalami penyebab kematian Nevith N, 42, yang mayatnya ditemukan di kota Tejupilco sekitar 122 km dari Mexico City.

Ribuan Perempuan Meksiko Demo Maraknya Kasus Pemerkosaan Oleh Polisi

Konfrontasi - Kasus pemerkosaan melibatkan anggota kepolisian marak di Meksiko. Sekitar dua ribu demonstran mayoritas perempuan melakukan protes atas kasus pemerkosaan tersebut.

Dikutip dari dw.com, jumlah polisi bertambah untuk ditahan dan diadili atas tuduhan pemerkosaan terhadap seorang karyawan wanita muda di sebuah museum kota.

Gadis ABG Diperkosa Empat Polisi, Publik Meksiko Murka

KONFRONTASI-Ratusan orang, mayoritas perempuan, demo melampiaskan kemarahan di Mexico City, Meksiko, Senin waktu setempat atau Selasa (13/8/2019) WIB. Mereka menuntut keadilan setelah empat polisi memerkosa seorang gadis 17 tahun.

Massa yang berjumlah sekitar 300 orang, mendatangi kantor kejaksaan ibu kota Meksiko. Mereka mendobrak pintu kejaksaan dan meninggalkan potongan kepala babi di luar pintu.

Pages