21 November 2017

Medan

KAHMI adalah Keluarga, Bukan Partai Politik

Sebagai perkumpulan keluarga dan himpunan persaudaraan, KAHMI sepatutnya menjunjung tinggi nilai2 dan cara2 kekeluargaan, dan menjauhi praktek2 yang lazim dalam kehidupan partai politik dengan ciri pokok transaksional yang berbasis pada pertimbangan untung-rugi.

Nilai2 luhur itulah yang senantiasa ditanamkan oleh Ayahanda kita Prof. Lafran Pane dan para sesepuh HMI sejak kelahirannya 70 tahun silam.

Tags: 

Mahfud Tegaskan KAHMI Selalu Berkoalisi dengan Presiden

Konfrontasi - Koordinator Presidium KAHMI, Mahfud MD menegaskan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam tidak akan berafiliasi ataupun beroposisi kepada pertai politik manapun. Ia mengatakan, KAHMI bukan merupakan organisasi Politik dan hanya akan berkoalisi dengan tujuan negara.

Listrik Rakyat Megap-mengap: PLN Bakal Pasok 1.000 KW untuk Kawinan Putri Jokowi di Medan

KONFRONTASI -  Lanjutan acara pernikahan Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution di Medan baru akan berlangsung akhir pekan depan. Namun, banyak pihak sudah melakukan persiapan sedari awal, termasuk memastikan aliran listrik tetap berlangsung aman selama pelaksanaan acara ngunduh mantu putri Presiden Jokowi itu.

Dari USU Medan: Utang membengkak jadi Rp 4.500 triliun, Untuk Mengatasinya, Pilihlah Rizal Ramli jadi Presiden

KONFRONTASI- Dalam kuliah umum di Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara (USU) tokoh nasional Rizal Ramli yang juga Menko Prekonomian era Presiden Gus Dur, ditanya mahasiswa  soal bagaimana cara membayar utang negara yang kini membengkak menjadi Rp 4.500 triliun dan bagaimana cara memutus mata rantai neoliberalisme?

Tags: 

Mahasiswa Medan Area: Kami Tunggu Dr Rizal Ramli Segera Jadi Presiden

KONFRONTASI- Seperti ungkapan "pucuk dicita ulam tiba", kehadiran Rizal Ramli di Medan jadi tempat berkeluh kesah para mahasiswa dan warga Medan berkaitan dengan kelanjutan nasib Danau Toba yang merupakan destinasi wisata kebanggaan seluruh warga Sumut. Kali ini tokoh nasional Dr Rizal Ramli hari ini (Sabtu, 4/11/17) tiba di Kota Medan, Sumatera Utara untuk berdialog dengan warga, mahasiswa dan masyarakat umumnya..

Driver Taksi Online Lecehkan Siswi SMU Milik Kak Seto di Mobilnya

Konfrontasi - Seorang driver taksi online Grab harus berurusan dengan polisi lantaran melecehkan penumpangnya.

M Zainuddin S nekat menciumi korban di dalam mobil, hingga mengajaknya menginap ke salah satu hotel. Tapi korban yang berstatus siswi SMU di Medan itu berhasil lolos.

Siswi berinisial NL itu adalah salahsatu murid di Homeschooling milik Kak Seto, di Jl. Tengku Amir Hamzah. Akibat aksi tak terpuji itu, kini M Zainuddin meringkuk di sel Polsek Helvetia.

Terbukti Menipu, Hakim Vonis Ramadhan Pohan 1 Tahun 3 Bulan Penjara

Konfrontasi - Politikus Partai Demokrat Ramadhan Pohan, terbukti melakukan penipuan senilai Rp 15,3 miliar. Dia dijatuhi hukuman 1 tahun 3 bulan penjara.

Majelis hakim diketuai Erintuah Damanik yang menjatuhkan hukuman terhadap Ramadhan di Pengadilan Negeri Medan, Jumat (27/10/2017), tidak memerintahkan penahanan. Mantan anggota DPR itu tetap dapat melenggang bebas keluar dari pengadilan.

Ramadhan dinyatakan telah melakukan perbuatan yang diatur dan diancam dengan Pasal 378 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 65 ayat (1) KHUPidana.

"Menyatakan terdakwa Ramadhan Pohan telah terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah turut serta melakukan tindak pidana penipuan. Menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa selama 1 tahun 3 bulan," kata Erintuah.

Saat ditanya hakim mengenai sikapnya atas putusan itu, Ramadhan menyatakan masih pikir-pikir. "Saya bersama tim penasihat hukum saya menyatakan meminta waktu untuk berpikir-pikir," ucapnya.

Jawaban serupa disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Emmy. "Pikir-pikir juga," katanya.

Putusan majelis hakim memang lebih rendah dibanding tuntutan jaksa. Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Emmy meminta agar Ramadhan Pohan dijatuhi hukuman 3 tahun penjara. JPU juga meminta agar Ramadhan segera ditahan. 

Warga Medan: "Udah Panas-panasan, Bukan Prabowo Pulak yang Datang, Kecewa Kami..."

Sejak pagi, berbagai rombongan mendatangi lapangan Merdeka Medan.

Sekitar pukul 08.00 WIB, ribuan relawan Romo Center melakukan gladi resik apel siaga. Rencananya, pukul 13.00 WIB, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Prabowo Subianto akan memimpin apel tersebut. Dia juga akan memberikan orasi poltiknya.

BRI Ungkap Kronologi Uang Rp 6 Miliar yang Dilarikan 2 Pegawai

Konfrontasi - Pihak Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Medan Putri Hijau akhirnya mengungkap kronologis penggelapan uang Rp 6 miliar yang dilakukan dua pegawainya beberapa waktu lalu.

Dalam penjelasannya, pihak BRI menyebut bahwa dua oknum pegawai Tambahan Kas Kantor (TKK) itu menyalahgunakan kewenangan, bukan kelalaian.

Kepala Departemen Legal BRI Kanwil Sumut, Andy Dwi menyatakan, oknum pegawai berinisial BN merupakan orang yang diberikan kewenangan dalam pengambilan uang di Bank Indonesia Sumut. Namun, oknum itu menyalahgunakan kepercayaan yang diberikan perusahaan.

“Hasil investigasi sementara ini oleh tim yang dibentuk, secara prosedur tidak ada kelalaian dan mutlak penyalagunaan kepercayaan atau kewenangan yang dilakukan oknum,” ujar Andy saat ditemui di Kantor BRI Cabang Medan Putri Hijau, Selasa (17/10/2017).

Menurut dia, prosedur atau SOP dalam pengambilan uang di Bank Indonesia (BI) telah dilakukan. Mulai dari surat tugas dan kuasa hingga mengasuransikan uang.

Kepala Kantor BRI Cabang Medan Putri Hijau, Amal Peranginangin menjelaskan kronologis terjadinya penggelapan uang tersebut awalnya pihaknya melakukan penarikan tambahan uang kas ke kantor BI Sumut sebesar Rp63 miliar.

Penarikan tersebut dilakukan untuk memenuhi permintaan 3 vendor yang akan digunakan pengisian kas ATM.

Maka dari itu, ditugaskan BN bersama seorang sopir untuk melakukan penarikan uang dengan menggunakan kendaraan dinas. Setelah melakukan pengambilan uang, selanjutnya dibagikan kepada tiga vendor yang ikut mendampingi. Sedangkan, para vendor membawa kendaraan masing-masing dengan pengawalan petugas keamanan.

“Ternyata, sebelum diserahkan kepada tiga vendor uang, Rp 63 miliar itu telah dikurangi Rp6 miliar oleh pelaku BN. Alasannya, kantor cabang Putri Hijau mendesak membutuhkan uang Rp 6 miliar. Padahal, belum ada konfirmasi sebelumnya,” papar Amal.

Bawa 14 Kg Ganja dari Aceh, Polisi Ringkus Dua Bersaudara Di Agen Bus

Konfrontasi - Dituduh membawa 14 kg ganja, dua orang bersaudara asal Aceh diringkus polisi di salah satu pool bus di Medan.

Kapolsek Medan Timur Kompol Wilson Pasaribu, Minggu (8/10/2017), mengatakan tersangka Marzuki,48 dan Nurma,40 masih diperiksa. “Mereka sepupuan dan ditangkap kemarin sekitar pukul 11.00 Wib,”kata Pasaribu.

Awalnya, polisi mendapat informasi adanya pengiriman ganja dari Aceh. Lalu, sejumlah polisi melakukan penyelidikan dan meluncur ke pool bus tersebut.

Pages