20 January 2019

Malaysia

Waspadai Celah Keamanan, Malaysia akan Blokir Teknologi 5G China

Konfrontasi - Setelah Amerika Serikat dan negara-negara Eropa menolak teknologi 5G asal China, kini Malaysia akan segera melakukan hal tersebut.
 
Malaysia akan melakukan studi pendahuluan untuk mendapatkan rincian sebelum bertindak memblokir Huawei, telekomunikasi raksasa dari China, dari membangun infrastruktur 5G di Malaysia, menyusul kekhawatiran atas meningkatnya spionase cyber.
 

2 WNI Lolos dari Hukuman Mati di Malaysia

Konfrontasi - Siti Nurhidayah dan Mattari dipulangkan ke keluarga mereka di Indonesia setelah dibebaskan dari hukuman mati di Malaysia. Mereka adalah dua dari lebih dari seratus WNI yang terancam hukuman mati.

Siti Nurhidayah, WNI asal Brebes, Jawa Tengah, ditangkap pada 6 November 2013 dalam penerbangan transit di Penang dari Guang Zhou dan dinyatakan terbukti membawa narkotika jenis shabu.

Otoritas Malaysia Gagalkan Penyelundupan 23Kg Sabu ke indonesia

Konfrontasi - Otoritas Malaysia berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sabu seberat 23 kilogram yang ditaksir bernilai 3,4 juta Ringgit (Rp 11,6 miliar). Narkoba itu diduga kuat akan diselundupkan ke Indonesia. 
 

Sultan Muhammad V Mundur, Malaysia Segera Gelar Pemilihan Raja Baru

KONFRONTASI-Musyawarah Majelis Raja yang berlangsung di Istana Negara Kuala Lumpur, Senin, menetapkan pemilihan Yang di-Pertuan Agong atau Raja Malaysia XVI akan dilakukan dalam Musyawarah Khusus Majelis Raja, Kamis (24/01).

Ingatkan Pengunjung Tidak Merokok, Pelayan Malaysia Ditampar

Konfrontasi - Polisi Malaysia mencari seorang pria setelah dia menampar seorang pelayan yang memintanya untuk berhenti merokok di ruangan restoran di Shah Alam.
 
Kejadian berlansung pada saat pelayan berusia 25 tahun, mendekati tiga orang yang sedang merokok di dalam restoran Ameer Corner, pada Selasa 1 Januari 2019.
 

Dipuji, Komitmen Mahathir Serahkan Jabatan PM ke Anwar Ibrahim

KONFRONTASI-Wakil Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) Dr Xavier Jayakumar memuji pernyataan Perdana Menteri Malaysia Tun Dr Mahathir Mohamad yang akan melakukan peralihan jabatan kepada Datuk Seri Anwar Ibrahim.

Gagal Telikung Thailand dan Malaysia, Cina Mengadu Peruntungan di Indonesia

KONFRONTASI -  China hampir berhasil di Malaysia, tapi akhirnya gagal juga dgn terpukuhnya pm  malaysia yg baru

China gagal di Thailand karena rakyat dan angkatan daratnya segera sadar

 

China di indonesia sdh 60% menguasai indonesia tinggal selangkah lagi pilpres 2019 akan datang.

 

Kisah nyata pengalaman rakyat thailand yang dibodohin oleh pemimpin mereka.

(perdana menteri/presiden) yang jago pencitraan

 

Negara Kerajaan Thailand pernah dipimpin oleh Perdana Menteri yang merakyat,

Australia Akui Yerusalem Ibu Kota Israel, Malaysia: Prematur dan Hina Palestina

Konfrontasi - Keputusan Australia mengakui secara resmi Yerusalem Barat sebagai ibu kota kembali menuai tanggapan negatif. Kali ini, protes keras datang dari Malaysia, salah satu negara berpenduduk mayoritas Muslim di Asia Tenggara.

"Malaysia menentang keras keputusan Australia mengakui Yerusalem Barat sebagai ibu kota Israel," tulis Kementerian Luar Negeri Malaysia dalam rilis resmi, Minggu (16/12/2018).

Menteri PUPR Era Soeharto Akui China Paling Rakus Soal Klaim Perbatasan

Konfrontasi - Menteri Perumahan Rakyat era presiden Soeharto, Siswono Yudo Husodo, mengingatkan pemerintah bahwa Indonesia masih memiliki sejumlah masalah sengketa perbatasan dengan negara-negara tetangga, bahkan sejak masa Orde Baru. Dua di antaranya ialah sengketa perbatasan dengan Malaysia dan Cina.

Sengketa dengan Malaysia, menurut Siswono, sesungguhnya pernah cukup pelik tetapi secara bertahap mulai terselesaikan meski belum semua. “Tapi secara umum kita tidak mempunyai masalah yang membahayakan karena sebagian ada di laut,” katanya saat menerima Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menjadi dosen tamu di kampus Universitas Pancasila, Jakarta, Kamis, 13 Desember 2018.

Sengketa yang masih berlarut-larut, katanya, ialah dengan Cina atau Tiongkok tentang zona ekonomi di atas perairan Natuna. Beberapa kilometer persegi perairan itu sesungguhnya bagian dari wilayah Indonesia tetapi Cina mengklaim itu milik mereka.

Persoalan itu kian rumit karena juga melibatkan beberapa negara lain dalam perebutan klaim Laut Cina Selatan, di antaranya mencakup Filipina, Thailand, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Indonesia.

“Kita tahu Cina sangat rakus soal mengklaim perbatasan negaranya sampai jauh ke bawah laut Cina selatan, berbentur dengan Filipina, berbentur dengan Thailand, Malaysia, kemudian Brunei. Dengan kita bukan perbatasan; hanya zona ekonomi. Saya yakin kita bisa meng-handle-nya (mengatasinya) dengan baik,” katanya.

Ketua Dewan Pembina Yayayan Universitas Pancasila itu mengakui, masalah perbatasan tidak selamanya dapat diselesaikan dengan cepat. Merunut pengalaman Indonesia ketika berebut wilayah Pulau Sipadan dan Ligitan dengan Malaysia, yang prosesnya begitu lama tetapi akhirnya kedua pulau itu direnggut Malaysia.

Dia menyarankan, pemerintah Indonesia mesti berupaya keras menyelesaikan setiap sengketa perbatasan. Tetapi, belajar dari pengalaman kasus Sipadan dan Ligitan, kalau memang proses negosiasi tak menguntungkan Indonesia, lebih baik tak perlu diselesaikan.

“Jadi soal perbatasan bukan seperti bangun rumah. Ada hal yang harus cepat diselesaikan maupun sebaliknya,” ujarnya.

Kisah Pilu Najib Razak, Ditangkap Saat Istri Ultah

KONFRONTASI-Najib Razak, mengungkapkan kisah pilu dirinya. Mantan Perdana Menteri Malaysia kembali ditangkap untuk ketiga kalinya oleh Komisi Antikorupsi Malaysia terkait skandal korupsi 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Seolah melengkapi kepiluan itu, Najib ditangkap bertepatan di hari ulang tahun istrinya, Rosmah Mansor, yang ke-67 tahun. Putri pasangan tersebut, Nooryana Najwa memposting kata-kata emosional terkait penangkapan itu.

Pages