21 February 2019

Mahfud MD

Mahfud Sebut Ada Gerakan yang Ingin Gagalkan Pemilu

KONFRONTASI-Pakar hukum tata negara Mohammad Mahfud MD mengatakan saat ini ada sebuah gerakan yang berupaya menggagalkan pemilihan umum (pemilu).

"Sekarang ada teori yang berkembang dari mulut ke mulut, belum ramai, mumpung pemilu, ini ada sebuah gerakan, belum besar, tapi inginnya pemilu ini kacau sehingga nanti gagal, lalu pemerintah tidak ini, tidak itu, kosong," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa siang.

Mahfud mengatakan hal itu saat Dialog Kebangsaan Seri IV dengan tema "Mengokohkan Kebangsaan: Menjaga Nalar Sehat dan Berbudi" yang digelar di halaman Stasiun Purwokerto.

Menurut dia, kondisi tersebut dianggap sebagai peluang untuk memperbaiki negara dan jika pikiran tersebut benar, akan berbahaya karena namanya teori "aduk-aduk ikan di baki".

Dalam hal ini, ikannya dikeluarkan semua, lalu diganti dengan yang bagus.

"Itu tidak boleh. Kita punya proses demokrasi dan itu (teori `aduk-aduk ikan di baki`, red.) berbahaya," tegas Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan itu.

Terkait dengan hal itu, Mahfud mengajak masyarakat untuk menjaga negara Indonesia dengan sebaik-baiknya karena telah dibangun dengan segala susah payah.

Menurut dia, 60 tahun diperintah oleh pemerintah yang tidak adil itu jauh lebih baik daripada negara kacau sehari saja.

"Begitu negara kacau satu malam, besoknya tidak ada lagi negara. Itulah yang banyak dipakai sebagai rujukan untuk menjaga negara," katanya.

Mahfud MD: Ahok Tak Mungkin Gantikan Ma’ruf Amin

Konfrontasi - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Prof. Mahfud MD memastikan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak akan bisa menggantikan Ma’ruf Amin sebagai Wakil Presiden jika Joko Widodo-Ma’ruf Amin terpilih pada Pemilu 2019.

Mahfud menilai, isu tersebut dinilai sama sekali tidak berdasar.

Menurutnya, Ahok tidak mungkin menggantikan Mar’uf menjadi Cawapres Jokowi, baik sebelum pilpres maupun jika nanti sesudah terpilih. Sebab banyak syarat untuk menggantikan cawapres atau wapres menurut undang-undang.

Mahfud MD Puji Jubir Prabowo-Sandi Yang Berani Mengundurkan Diri dari PNS

KONFRONTASI -  Prof. Mahfud MD memilih netral di Pilpres 2019. Namun mantan Ketua MK ini memuji sikap Dahnil Anzar Simanjuntak yang memilih mengundurkan diri dari PNS (ASN) setelah ditunjuk sebagai Koordinator Juru Bicara pasangan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

Sikap Dahnil Anzar Simanjuntak ini patut dicontoh.

Mahfud: Birokrasi Kita Itu Bisa Diperjualbelikan Kok

KONFRONTASI-Demi mewujudkan penegakan hukum, pembenahan birokrasi menjadi suatu keharusan. Seharusnya polemik tersebut menjadi hal serius diperdebatkan oleh dua pasangan calon pada debat pilpres.

Demikian disampaikan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD dalam diskusi "Menakar Komitmen Capres/Cawapres Terhadap Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi" di Auditorium Centre For Strategic And International Studies (CSIS), Jakarta, Selasa (22/1).

Mahfud MD Murka dan Protes ke Pendukung Capres Ini, si Profesor Ancam Pidana

KONFRONTASI -  Biasanya selalu tampil tenang dan santai, kali ini Mahfud MD tiba-tiba marah dan 

Saham Freeport: Dirut PT Inalum Bikin Diam Tompi Yang Sok 'Gonggongi' Rizal Ramli

KONFRONTASI- Menarik. Ini masih soal dialog via twit antara dua mantan menteri di era Abdurrahman Wahid atau Gus Dur terkait pembayaran 51 persen saham PT Freeport Indonesia oleh PT Inalum.

Kedua mantan menteri itu adalah Rizal Ramli dan Mahfud MD. Pada masanya, Rizal dipercaya Gus Dur menduduki sejumlah posisi, mulai dari Kepala Bulog, Menko Perekonomian dan Menteri Keuangan. Selain itu, Rizal Ramli juga mendapat penugasan lain untuk membenahi sejumlah persoalan.

Dialog Dua Menteri Gus Dur Soal Keanehan Pembayaran Saham Freeport

Dua mantan menteri di era pemerintahan Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Rizal Ramli dan Mahfud MD, sempat terlibat tik-tok-twit terkait pembayaran 51 persen saham PT Freeport Indonesia oleh PT Inalum.

Mahfud MD: La Nyalla Masih Bisa Ditangkap

KONFRONTASI - Pengakuan dan maaf tak membuat La Nyalla Mattalitti bebas dari hukum. Bahkan, bekas kader Partai Gerindra itu tetap bisa dijebloskan ke penjara sekalipun Jokowi sudah memberinya maaf.

"Pengakuan dalam hukum pidana itu tidak menghapuskan. Walaupun sudah dimaafkan Jokowi, kasusnya bisa diusut," kata mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD di Jakarta, Senin (16/12).

Mahfud MD Diganjar Paramadina Award

KONFRONTASI-Mohammad Mahfud MD, mantan ketua Mahkamah Konstitusi, mendapatkan Paramadina Award 2018 pada perayaan Wisuda Sarjana dan Magister Ke-29 Universitas Paramadina, Sabtu.

"Kami memberikan penghargaan ini atas kontribusi beliau yang luar biasa dalam dunia peradilan dan penguatan nilai-nilai integritas bangsa di Indonesia," kata Rektor Universitas Paramadina, Firmanzah, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu.

Mahfud MD: Adu Gagasan Saja, Tak Perlu Kampanye Hitam

Kondisi politik jelang Pemilu serentak 2019 berlangsung makin menghangat, kampanye negatif bahkan hitam pun tampak bermunculan.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD menjelaskan praktek kampanye hitam atau black campaign berbeda dengan kampanye negatif sekalipun dua hal itu berjalan beriringan dalam proses pesta demokrasi.

Pages