20 July 2019

Listrik

Presiden Jokowi Sesalkan Mahalnya Biaya Listrik

KONFRONTASI - Presiden Jokowi menyesalkan mahalnya biaya listrik di Indonesia. Dia membeberkan penyebab masyarakat sulit mendapatkan tarif murah pemakaian listrik."Kenapa harga listrik kita mahal? Karena terlalu banyak beban-beban biaya yang sebetulnya tidak perlu," kata Jokowi di selasa-sela kunjungan kerja di Minahasa, Sulawesi Utara, Selasa (27/12).

Selain itu, sambung Jokowi, mahalnya tarif listrik juga disebabkan terlalu banyaknya makelar dalam proyek. "Terlalu banyak orang di tengah, terlalu banyak yang makelari," ucapnya.

Keputusan MK Tak Ganggu Megaproyek 35 Ribu MW

KONFRONTASI - Megaproyek  35 ribu megawatt tak akan terganggu dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyatakan bahwa pasal pelibatan swasta dalam proyek listrik bertentangan dengan UUD 1945.

Pemerintah beranggapan bahwa klausul dalam UU No 30 Tahun 2009 yang telah diujimaterikan tetap menempatkan negara sebagai pengontrol proyek strategis kelistrikan.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM Sujatmiko mengatakan, aturan Kementerian ESDM sudah sesuai dengan amar putusan MK.

Menteri Jonan: Cadangan Listrik 2019 Bisa Capai 70.000 MW

KONFRONTASI-Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menyebut kapasitas listrik terpasang dan cadangan listrik disebut bisa mencapai hingga 70.000 MW hingga 2019.

"Tenaga listrik yang terpasang dan dipakai saat ini sekitar 51.000 MW. Kita akan tambah sekitar 19.000 MW, jadi target hingga 2019 itu 70.000 MW," kata Jonan dalam acara "Diskusi Akhir Tahun Ketenagalistrikan: Kinerja 2016 dan Outlook 2017" di Jakarta, Kamis.

Kementerian ESDM Kaji Pencabutan Subsidi Listrik Pelanggan 450 VA

Konfrontasi - ‎Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan mengkaji wacana pencabutan subsidi bagi pelanggan listrik golongan 450 volt ampere (VA). Namun pemerintah terlebih dulu akan membereskan pencabutan subsidi listrik untuk rumah tangga mampu (RTM)‎ golongan 900 VA.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM,‎ Jarman mengatakan, jumlah pelanggan golongan 450 VA mencapai lebih dari 23 juta. Dan mayoritas merupakan pelanggan kurang mampu.

Ampun Deh, Tarif Listrik Naik Lagi

KONFRONTASI-PT PLN (Persero) menaikkan tarif listrik untuk 12 golongan pelanggan non subsidi pada Oktober 2016 karena kurs rupiah melemah terhadap dolar AS dan naiknya harga minyak mentah Indonesia (Indonesia crude price/ICP).

"Sementara, indikator lain yakni penurunan inflasi menahan kenaikan tarif," kata Manajer Senior Humas PLN Agung Murdifi di Jakarta, Jumat.

BPK Diminta Audit Proyek Listrik 35.000 Megawatt

KONFRONTASI-Wakil Ketua Komisi VII DPR Syaikhul Islam Ali berpendapat Badan Pemeriksa Keuangan perlu mengaudit secara komprehensif megaproyek pembangunan pembangkit listrik berkapasitas 35.000 megawatt.

"BPK bisa melakukan audit kinerja atau investigasi," katanya di Jakarta, Kamis.

Anggota Dewan dari Fraksi PKB itu menyoroti masih rendahnya penyelesaian proyek 35.000 MW bernilai di atas Rp1.000 triliun, yang sudah berjalan setengah masa pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Swasta Indonesia Juga Parah, Diserahkan Proyek Listrik 35.000 MW, Mandek

KONFRONTASI -  Dewan Energi Nasional (DEN) memandang pembangunan proyek listrik 35.000 megawatt (MW) mengalami banyak kendala. Hal ini lantaran sebagian besar pelaksanaan megaproyek tersebut diserahkan terhadap swasta atau Independent Power Producer (IPP).

Anggota DEN Rinaldy Dalimi mengatakan, pada dasarnya sejak awal pembangunan proyek ini sudah berjalan baik. Namun, hambatan terbesar yang membuat tersendat adalah proses pembebasan lahan yang sangat sulit.

Proyek 35.000 MW: PLN Buka Empat Tender

KONFRONTASI-PT PLN (Persero) membuka tender empat proyek pembangkit listrik bagian program 35.000 MW dengan skema pengembang swasta (independent power producer/IPP).

Manajer Senior Humas PLN Agung Murdifi di Jakarta, Jumat mengatakan, keempat proyek dengan total daya 800 MW tersebut adalah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Bangka-1 berkapasitas 2x100 MW, PLTU Kalselteng-3 2x100 MW, PLTU Kaltim-3 1x200 MW dan PLTU Kaltim-6 1x200 MW.

"Tahap prakualifikasi dokumen dibuka mulai 11 hingga 25 Agustus 2016," katanya.

Progres Lamban, Akankah Target Listrik 35 Ribu MW Tercapai di 2019?

KONFRONTASI-Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Alihudin Sitompul mengatakan, pemerintah tidak akan mengubah besaran target pembangunan program listrik 35 ribu megawatt (MW). Dalam Perpres No 4/2016 dijelaskan bahwa pemerintah sebagai stakeholder mengawal aturan ini.

Archandra tahar Cium Bau Busuk di Proyek Listrik 35Ribu Mega Watt

Konfrontasi - Baru dua hari kerja, Menteri ESDM, Arcandra Tahar mengaku telah mengidentifikasi masalah yang ada di sektor listrik. Dia menjanjikan dalam waktu relatif singkat akan menyelesaikan kendala yang muncul dengan lembaga lain yang selama ini dianggap sebagai penghambat program Kementeriannya.

Pages