23 May 2019

Listrik

KAMMI Desak Jokowi Batalkan Kenaikan Tarif Listrik

KONFRONTASI-Terkait dengan kenaikan kembali tarif dasar listrik (TDL) golongan 900 VA sebesar  Rp 329,00 per kWH, Ketua Umum Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI), Kartika Nur Rakhman, mendesak Presiden Joko Widodo untuk membatalkan kenaikan tahap III yang mulai berlaku sejak 1 Mei 2017.
 
"Presiden harus membatalkan kenaikan TDL tahap III karena sangat membebani rakyat di tengah kondisi ekonomi yg tidak menentu," kata Nur Rakhman.
 

Inikah Yang Diperjuangkan Pemerintahan Jokowi Dalam Sektor Listrik?

 Oleh : Salamuddin Daeng*

1. Kenaikan harga listrik untuk mengejar harga internasional atau harga listrik di negara negara maju seperti eropa dan AS. Biaya produksi dalam negeri semakin tinggi. Dengan demikian maka nantinya tidak ada industri nasional dan usaha nasional yang bisa bersaing dengan asing dalam era pasar bebas. (NEOLIBERALISME)

Menteri ESDM Pastikan Tarif Listrik dan BBM Tidak Naik Bulan April-Juni

Konfrontasi - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menegaskan bahwa tarif dasar listrik nonsubsidi dan bahan bakar minyak (BBM) yang dikelola Pemerintah tidak akan mengalami kenaikan harga pada bulan April sampai Juni.

“April sampai dengan Juni tarifnya tidak akan berubah, listrik dan BBM,” kata Ignasius Jonan usai diskusi terkait masa depan Migas Indonesia di Jakarta, Jumat (24/3/2017).

Subsidi untuk 3,8 Juta Pelanggan PLN di Jabar akan Dicabut

KONFRONTASI -  Subsidi listrik yang diterima oleh sekitar 3,8 juta pelanggan 900 VA (volt ampere) di wilayah Jawa Barat akan dicabut oleh pemerintah secara bertahap pada awal Februari 2017.

"Untuk jumlah pelanggan di Jawa Barat yang masuk dalam daftar penerima subsidi mencapai 435.000 dan sebanyak 3,8 juta dari total 4,2 juta pelanggan 900 kVA akan dicabut subsidi listriknya oleh secara bertahap hingga Juli 2017," kata Manager Niaga PT PLN Ditribusi Jawa Barat Marjon Sinaga, di Bandung, Kamis (26/1).

PKS Minta Pemerintah Batalkan Kenaikan TDL dan BBM

KONFRONTASI-Pemerintah diminta mengevaluasi kembali keputusan menaikkan tarif dasar listrik (TDL) untuk golongan 900VA dan harga BBM. Khususnya dengan menimbang kondisi riil masyarakat yang saat ini dalam kondisi ekonomi yang sulit. Demikian sikap Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR.

Presiden Jokowi Sesalkan Mahalnya Biaya Listrik

KONFRONTASI - Presiden Jokowi menyesalkan mahalnya biaya listrik di Indonesia. Dia membeberkan penyebab masyarakat sulit mendapatkan tarif murah pemakaian listrik."Kenapa harga listrik kita mahal? Karena terlalu banyak beban-beban biaya yang sebetulnya tidak perlu," kata Jokowi di selasa-sela kunjungan kerja di Minahasa, Sulawesi Utara, Selasa (27/12).

Selain itu, sambung Jokowi, mahalnya tarif listrik juga disebabkan terlalu banyaknya makelar dalam proyek. "Terlalu banyak orang di tengah, terlalu banyak yang makelari," ucapnya.

Keputusan MK Tak Ganggu Megaproyek 35 Ribu MW

KONFRONTASI - Megaproyek  35 ribu megawatt tak akan terganggu dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyatakan bahwa pasal pelibatan swasta dalam proyek listrik bertentangan dengan UUD 1945.

Pemerintah beranggapan bahwa klausul dalam UU No 30 Tahun 2009 yang telah diujimaterikan tetap menempatkan negara sebagai pengontrol proyek strategis kelistrikan.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian ESDM Sujatmiko mengatakan, aturan Kementerian ESDM sudah sesuai dengan amar putusan MK.

Menteri Jonan: Cadangan Listrik 2019 Bisa Capai 70.000 MW

KONFRONTASI-Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menyebut kapasitas listrik terpasang dan cadangan listrik disebut bisa mencapai hingga 70.000 MW hingga 2019.

"Tenaga listrik yang terpasang dan dipakai saat ini sekitar 51.000 MW. Kita akan tambah sekitar 19.000 MW, jadi target hingga 2019 itu 70.000 MW," kata Jonan dalam acara "Diskusi Akhir Tahun Ketenagalistrikan: Kinerja 2016 dan Outlook 2017" di Jakarta, Kamis.

Kementerian ESDM Kaji Pencabutan Subsidi Listrik Pelanggan 450 VA

Konfrontasi - ‎Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan mengkaji wacana pencabutan subsidi bagi pelanggan listrik golongan 450 volt ampere (VA). Namun pemerintah terlebih dulu akan membereskan pencabutan subsidi listrik untuk rumah tangga mampu (RTM)‎ golongan 900 VA.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM,‎ Jarman mengatakan, jumlah pelanggan golongan 450 VA mencapai lebih dari 23 juta. Dan mayoritas merupakan pelanggan kurang mampu.

Ampun Deh, Tarif Listrik Naik Lagi

KONFRONTASI-PT PLN (Persero) menaikkan tarif listrik untuk 12 golongan pelanggan non subsidi pada Oktober 2016 karena kurs rupiah melemah terhadap dolar AS dan naiknya harga minyak mentah Indonesia (Indonesia crude price/ICP).

"Sementara, indikator lain yakni penurunan inflasi menahan kenaikan tarif," kata Manajer Senior Humas PLN Agung Murdifi di Jakarta, Jumat.

Pages