23 February 2018

Listrik

Dirut PLN Jamin Tarif Listrik Tak Naik Asal Harga Batu Ini Turun

Konfrontasi - Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir berani menjamin jika tarif listrik tidak akan naik. Syaratnya, pemerintah harus bisa menurunkan harga batu bara, khususnya untuk kebutuhan pembangkit listrik di dalam negeri.

Sofyan mengatakan, sebenarnya tarif listrik bisa stabil asalkan ‎harga batu bara tidak melonjak. Sebab, batu bara merupakan bahan bakar yang paling banyak digunakan untuk pembangkit listrik di Indonesia.

Tarif Listrik RI Bisa Kalah Saing, Jika Tak Ada Batu Bara Khusus

Konfrontasi - Dewan Energi Nasional (DEN) khawatir tarif listrik Indonesia akan kalah bersaing dengan negara lain, jika pemerintah tidak memberlakukan harga batu bara khusus bagi sektor kelistrikan. 

Anggota DEN Tumiran mengatakan, saat ini tarif listrik Indonesia sudah bersaing dengan negara lain. Namun, kondisi tersebut bisa berubah jika Biaya Pokok Produksi (BPP) listrik ‎mengalami kenaikan yang berujung pada kenaikan tarif listrik.

Jokowi Harus Basmi Korupsi Infrastrulktur, Listrik, Migas oleh Elite Oligarki Istana

KONFRONTASI-  Presiden Jokowi harus membasmi korupsi infrastruktur di kalangan elite kabinet dan elite istana sendiri, termasuk sektor energi (migas dan listrik) yang membuat harga energi naik dan banyak kebocoran KKN. Jika tidak berbuat, maka Jokowi melakukan kejahatan pembiaran (by omission) yang bisa digugat  masyarakat madani di hari nanti karena dia  melanggar sumpah jabatannya kepada Allah SWT sendiri. Demikian pendapat para analis dan tokoh masyarakat.

Untuk Warga Terisolir di Babel PLN Siapkan Rp17 Miliar Guna Salurkan Listrik

KONFRONTASI -  PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menyiapkan Rp17 miliar untuk menyalurkan listrik bagi 1.443 kepala keluarga di tempat terisolir di Bangka Belitung.

General Manager PT Perusahaan Listrik Negara Wilayah Bangka Belitung Susiana Mutia mengatakan secara rasio elektrifikasi, Bangka Belitung telah mencapai 100% meskipun biaya pokok pembangkitan (BPP) dan harga jual listrik tergolong tinggi. Di sisi lain, masih ada warga di beberapa pulau minim penghuni yang belum menikmati listrik.

Listrik Tak Lagi Dikuasai Negara, Dibajak Komplotan Neo-Koruptor

Oleh: Salamuddin Daeng
Peneliti Ekonomi Politik

Negara Indonesia adalah negara yang berdasarkan filosofi Pancasila dan Konstitusi UUD 1945. Seluruh aspek penyelenggaraan negara dan pemerintahan telah diatur di dalam Pembukaan, Batang Tubuh UUD 1945.

Dengan demikian makan dalam menjalankan ketenagalistrikan nasional, pemeritahan Jokowi –JK seharusnya berpijak pada Pancasila dan UUD 1945. Dalam Undang Undang Dasar 1945 (UUD 1945) pasal 33 ayat 2 dan ayat 3 telah ditegaskan bahwa :

Tips Cara Kalau Mau Listrik Lebih Hemat

Konfrontasi - Listrik merupakan salah satu elemen penting bagi kehidupan manusia di seluruh dunia. Tanpa kehadiran listrik, aktivitas sehari-hari sudah tentu tidak akan mampu berjalan.

Mengingat begitu besar perannya, tak heran pesan masyarakat yang mengimbau hemat listrik selalu nyaring disuarakan.

Menghemat penggunaan listrik tidak semata-mata untuk mengurangi tagihannya saja, melainkan juga turut andil dalam menjaga keseimbangan alam, terlebih meningkatnya isu pemanasan global.

Ada banyak cara berhemat listrik, tak sekadar menggunakan barang-barang yang hemat energi. Kebiasaan dalam menggunakan listrik itu sendiri punya andil lebih besar. Baca juga: Hati-hati! Jangan Tertipu Paket Subsidi Listrik PLN

Pemakaian Steker

Tak banyak orang yang menyadari, meskipun tidak dipakai, membiarkan steker listrik tetap terpasang ternyata menguras daya listrik. Untuk itu, pastikan untuk mencabut semua barang elektronik Anda jika tidak benar-benar dipakai. Biasakan untuk mengeceknya sebelum tidur malam.

Biasanya, penggunaan komputer desktop yang paling banyak menguras energi listrik. Barang-barang berikutnya yang perlu Anda cek, yaitu televisi, kipas angin, pemanas air, dan barang-barang kecil lain.

Gunakan Aplikasi dan Teknologi

Saat ini beberapa perumahan baru seperti Villa Sawangan Asri, Martadinata Residence, sampai Harmony East, menerapkan konsep rumah pintar di tiap unitnya. Berbeda fitur, namun intinya tetap mengusung kemajuan teknologi yang ujung-ujungnya berpengaruh terhadap konsumsi listrik di rumah.

Pada konsep smart home, segala pengaturan produk elektronik mulai dari televisi, DVD, sound system, hingga lampu, akan dikendalikan dalam sebuah gadget. Anda cukup mengontrolnya sehingga tidak perlu khawatir dengan jumlah remote yang banyak.

Salah satu produsen di bidang pencahayaan Philips Lighting juga baru-baru ini meluncurkan Lighting Application Center (LAC) yang diklaim bisa membuat masyarakat untuk konsisten dalam menghemat listrik.

Philips LAC menampilkan bagaimana integrasi dari teknologi LED, sistem kontrol pencahayaan, dan perangkat lunak, mampu menciptakan kegunaan dan layanan baru yang memberi manfaat aplikasi pencahayaan baru bagi konsumen.

“Pencahayaan terkoneksi dapat menjadi tulang punggung kota pintar, di mana lampu bisa dinyalakan kapan saja dan di mana saja saat diperlukan, mengoptimalkan pengoperasian, menghemat biaya, dan membantu orang merasa lebih aman dan lebih nyaman,” jelas Rami Hajjar, Country Leader Philips Lighting Indonesia kepada Rumah.com.

“Tidak hanya itu, fitur ini juga akan menunjukkan bagaimana integrasi teknologi LED, kontrol pencahayaan, dan perangkat lunak, memungkinkan fungsi dan layanan baru yang memampukan masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi-aplikasi baru.”

Tags: 

Rizal Ramli, Sofyan Basir, dan Tingginya Harga Listrik dari Pembangkit Swasta. Bahaya KKN sektor Listrik Disorot

KONFRONTASI- Dua problem besar yang kini membelit PT PLN (Persero) adalah pembelian listrik dari pembangkit swasta dan batubara. Muara kedua masalah itu sama, harga yang kelewat tinggi.

Tingginya harga listrik dari pembangkit swasta benar-benar menguras pundi-pundi PLN. Begitu juga dengan harga batubara. Harga batubara yang selama enam-tujuh bulan ini terus naik memaksa PLN merogoh kocek lebih dalam lagi. Tidak tanggung-tanggung, mencapai Rp10 triliun lebih. Tentu saja kondisi ini memberi tekanan lumayan dahsyat pada keuangan perusahaan.

Penyatuan Golongan Listrik Tak Sebabkan Inflasi, Sebut Darmin Nasution

KONFRONTASI - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution meyatakan rencana pemerintah menyatukan golongan pelanggan listrik tidak akan menyebabkan kenaikan harga-harga alias inflasi. Meskipun, kebijakan tersebut berpeluang membuat konsumsi listrik meningkat.

Ia menjelaskan, selama tarif listrik tetap sama maka tidak akan membuat inflasi. "Inflasi itu kan kalau pengeluaran harganya naik. Kalau konsumsi lebih banyak itu tidak membuat inflasi," kata Darmin di kantornya, Jakarta, Jumat (17/11).

Kelicikan Pemerintahan Jokowi Terkait Tarif Listrik

Oleh: Salamuddin Daeng

Dalam situasi ekonomi masyarakat yang tengah dilanda paceklik yang ditandai dengan industry bangkrut, PHK merajalela, upah murah, pendapatan masyarakat merosot, dan lain sebagainya, Pemerintah Jokowi justru mencari gara gara dengan menaikkan tariff barang/jasa publik.

Indef: Penyeragaman Tarif Listrik Hanya Kedok Pemerintah untuk Naikkan TDL

KONFRONTASI -   PT PLN (Persero) dikabarkan akan melakukan penyeragaman tarif dasar listrik (TDL) untuk kalangan penerima non subsidi. Sehingga yang tersisa nantinya adalah kapasitas listrik 4.400 volt ampere (VA) dan 6.600 VA ke atas. Untuk kapasitas 4.400 VA akan ditiadakan. Atau klam bahasa PLN akan ada penyeragaman tarif.

Saat ini untuk kapasitas listrik non subsidi mulai dari 900 VA, 1300 VA, 2200 VA, 3500 VA, 4400VA, 5500 VA dan 6600 VA ke atas.

Tags: 

Pages