21 August 2019

LGBT

Astaghfirullah, Diduga 1.017 Orang di Majalengka Berperilaku LGBT, Ada Yang Terjangkit ADIS

KONFRONTASI -  Kementerian Agama Kabupaten Majalengka melaporkan, terdapat 1.017 orang di Majalengka yang berperilaku LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender), 300 waria, 500 pekerja seks komersial, dan 125 di antaranya sudah terjangkit HIV-AIDS.

Kepala Kementerian Agama Majalengka Yayat Hidayat mengatakan, data tersebut diperoleh Kementerian Agama dari Komisi Penanggulangan AIDS beberapa waktu lalu.

Menteri Malaysia Terekam Lakukan Hubungan Seks Sesama Jenis dalam Sebuah Video Viral

Konfrontasi - Kepolisian Malaysia diminta untuk melakukan penyelidikan terhadap sebuah video yang memperlihatkan seorang menteri kabinet melakukan hubungan seksual dengan seorang pria lainnya yang beredar dan menjadi viral di media sosial Negeri Jiran. Video berdurasi satu setengah menit dan foto-foto kegiatan homoseksual itu menyebar melalui aplikasi pesan WhatsApp.

Takut Dirajam sampai Mati, LGBT Kabur dari Brunei

KONFRONTASI - Banyak orang dari komunitas lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) di Brunei Darussalam sudah meninggalkan negara itu ketika pemerintah pada 2013 mengumumkan akan mengadopsi Syariat Islam yang ketat. Hukum yang diadopsi itu termasuk merajam pelaku seks sesama jenis hingga mati.

Resmi Berlakukan hukum Islam, Brunei akan Jatuhkan Hukuman Mati bagi Pelaku Perzinaan dan LGBT

KONFRONTASI -   Sebuah undang-undang baru yang mulai berlaku minggu depan akan menghukum pelaku perzinahan dan homoseksual dengan hukuman mati di kerajaan Brunei, sebuah negara kecil di Asia Tenggara.

Mulai tanggal tiga April, setiap orang yang dinyatakan bersalah akan dilempari batu sampai mati, menurut hukum pidana baru. Hukuman akan disaksikan oleh sekelompok masyarakat muslim.

Sistem Rusak Menyuburkan LGBT

Oleh: Dina Wachid

Awas, Pelaku LGBT Pengaruhi Anak Lewat Gawai

KONFRONTASI-Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) M Yani mengatakan bahwa kemajuan teknologi dan keberadaan gawai yang sudah dipegang oleh anak-anak bisa berpotensi digunakan oleh pihak lain sebagai untuk menyebarkan ajakan untuk berperilaku seksual menyimpang.

Video LGBT Bikin Resah Warga Pariaman

KONFRONTASI-Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat, segera mengusut kebenaran video diduga berisi Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) yang beredar luas di kalangan masyarakat setempat.

"Secara pribadi saya belum melihat langsung video diduga LGBT tersebut, namun jika benar Satuan Polisi Pamong Praja diminta untuk mencari tahu keabsahannya," kata Wali Kota Pariaman, Genius Umar di Pariaman, Rabu.

Langkah tersebut untuk mengantisipasi keresahan di tengah masyarakat yang telah melihat langsung video diduga LGBT di Kota Pariaman.

LGBT Meningkat, Pemkab Cianjur Rilis Surat Edaran

KONFRONTASI- Pemkab Cianjur, Jawa Barat, mengeluarkan surat edaran tentang penyampaian khotbah Jumat terkait pencegahan penyimpangan seksual atau LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender). 

"Ini kami lakukan sebagai upaya mencegah semakin luasnya penyakit masyarakat tersebut yang tertuang dalam surat edaran dengan nomor: 400/5368/Kesra yang dikeluarkan 15 Oktober," kata Wakil Bupati Cianjur Herman Suherman di Cianjur Rabu.

Nah Lho, Pembuat Grup LGBT di Facebook Diburu Polisi

KONFRONTASI-Kepolisian Resor Garut terus mencari pembuat akun grup media sosial Facebook kelompok penyuka sesama jenis pria atau "gay" karena telah menimbulkan keresahan masyarakat di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

"Kita dalami, cari siapa yang membuatnya sampai nantinya berhasil kita tangkap agar masyarakat tidak resah," kata Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Budi Satria Wiguna kepada wartawan di Garut, Kamis.

Ia menuturkan, kepolisian sudah mendapatkan informasi tentang adanya grup "gay" yang tergabung dalam media sosial Facebook wilayah Garut.

Acara LGBT Dibatalkan, MUI Apresiasi Polri

KONFRONTASI-Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Zainut Tauhid Saadi mengapresiasi kepolisian yang membatalkan acara Grand Final Mister dan Miss Gaya Dewata 2018 di Bali.

"MUI memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kepolisian RI yang membatalkan rencana penyelenggaraan tersebut," kata Zainut di Jakarta, Kamis.

Pages