16 October 2019

lengser

Kinerja Emiten Lemah, Wall Street Lengser dari Rekor Tertinggi

KONFRONTASI - Bursa saham Amerika Serikat jatuh dari rekor tertinggi pada perdagangan Kamis (25/7/2019) menyusul kinerja kuartalan Ford Motor dan perusahaan lain yang lesu. Selain itu, komentar kepala Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB) Mario Draghi mengecewakan investor yang berharap adanya sikap kebijakan moneter yang lebih dovish. Nasdaq Composite jatuh 1 persen ke level 8.238,54. Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,47 persen ke level 27.141,05, sedangkan indeks Standard & Poor’s 500 melemah 0,53 persen ke level 3.003,7.

Jokowi Dipastikan Lengser Pada 2019

KONFRONTASI -   Aktivis Malari 1974, Hariman Siregar, memastikan jika Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan tumbang pada pemilu 2019 mendatang. Untuk itu, dia meminta tidak lagi perlu membicarakan apapun terkait Jokowi.

“Kita jangan bicara Jokowi lagi, dia pasti (tumbang),” kata Hariman dalam diskusi bertajuk ‘Prospek Gerakan #2019GantiPresiden’ di kantor Indonesia Democracy Monitor (InDemo), Jakarta Pusat, Rabu (17/10/18).

Jangan-jangan Jokowi Yang Dipidanakan Setelah Lengser, kata Waketum Gerindra

KONFRONTASI -  Presiden Joko Widodo dianggap telah mengintervensi hukum dan melanggar konstitusi. Hal itu terkait permintaannya agar penegak hukum agar tidak memidanakan pejabat pemerintah yang telah melakukan atau menetapkan suatu kebijakan yang diduga melanggar peraturan dan mengakibatkan kerugian negara atau rakyat.

Tunggu Gerakan Rakyat untuk Gulingkan Jokowi, Presiden Langgar Konstitusi

KONFRONTASI - Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI, HR Muhammad Syafi’i menilai Presiden Joko Widodo telah melanggar konstitusi. Karena, Jokowi telah mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8/2016 tentang Langkah-langkah Penghematan Belanja Kementrian/Lembaga Dalam Rangka Pelaksanaan APBN-P 2016 yang memotong anggaran 83 kementerian/lembaga.

Adapun konstitusi yang dilanggar kata Syafi’i adalah, UU Nomor 17/2003 tentang Keuangan Negara yang mengamanatkan Pemerintah untuk membahas pemotongan anggaran kementerian/lembaga dengan Badan Anggaran DPR.

Setya Novanto harus Mundur. Kalau Tidak Mau Mundur, Harus Dilengserkan. Citra DPR Bobrok

KONFRONTASI-  Dengan adanya laporan Menteri ESDM Sudirman Said kepada MKD DPR terkait Ketua DPR RI Setya Novanto atas dugaan pencatutan nama Presiden Jokowi dan Wapres JK untuk meminta saham ke PT Freeport Indonesia,  maka Novanto harus mundur dari DPR RI, sebab citra DPR sudah bobrok. Setya Novanto harus mundur, kalau tidak mau, maka ia harus dilengserkan oleh  DPR dan publik.Semua itu untuk menjaga kredibilitas dan nama baik lembaga DPR RI, bangsa dan Negara ini.

Budayawan: Blunder Besar kalau PAN Masuk Kabinet. Jokowi bakal Hancur, Lengser.

KONFRONTASI-Budayawan Ridwan Saidi menilai masuknya Partai Amanat Nasional (PAN) ke dalam pemerintahan akan menggemukan kabinet.

Ridwan mengatakan, jika reshuffle untuk menggemukkan kabinet maka hal itu akan menjadi blunder.

"Menggemukkan kabinet pintu masuk bagi kejatuhan Jokowi. Sedangkan reshuffle dengan opsi membenahi kabinet justru akan menciptakan konflik dengan partai pendukung," kata Ridwan Saidi dalam diskusi Forum Senator untuk Rakyat bertema 'Mungkinkah Kabinet 100 persen Jokowi, di Jakarta, Minggu (15/11/2015).

PDIP: Ekonomi Terpuruk, Jokowi Diminta Lengser, Turun Tahta karena Tidak Mampu Memimpin

KONFRONTASI- Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai Demokraksi Indonesia Perjuangan (PDI), Effendi Simbolon mengatakan sebaiknya Presiden Joko Widodo mengakui jika tak mampu memimpin Indonesia. Hal itu disampaikan karena melihat kondisi ekonomi Indonesia yang saat ini melemah dan hampir krisis.

"Sebaiknya Pak Presiden sportif mengakui tidak mampu memimpin bangsa dan negara, selanjutnya turun tahta atau meletakkan jabatan presiden," katanya kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (1/9).

Mengenang 17 Tahun Momen Lengsernya Rezim Soeharto

Konfrontasi-Inilah isi Pidato Presiden Soeharto saat mengundurkan diri,  "Saya memutuskan untuk menyatakan berhenti dari jabatan saya sebagai Presiden RI, terhitung sejak saya bacakan pernyataan ini pada hari ini, Kamis 21 Mei 1998.

Modus Pelengseran Ahok

JAKARTA, KONFRONTASI — Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) DPRD DKI Jakarta Jhonny Simanjuntak menilai, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok memiliki posisi strategis untuk menjadi orang penting karena telah memengaruhi Jakarta.

Jhonny menyatakan, pelaksanaan pengangkatan Ahok harus dijalankan DPRD berdasarkan undang-undang yang berlaku.

"Seandainya DPRD DKI Jakarta tidak mau melaksanakan, apalagi rapat paripurna untuk mengumumkan Ahok, itu berarti penyalahgunaan kekuasaan," kata Jhonny di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (12/11/2014).

Jelang Lengser, SBY Terima Gelar Profesor

KONFRONTASI-Semakin banyak kado yang diberikan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di akhir masa pemerintahannya. Paling gres, petinggi Partai Demokrat itu akan mendapatkan gelar guru besar atau profesor. Gelar prestisius di kalangan ilmuwan itu diusulkan oleh Universitas Pertahanan Nasional (Unhan) dan disematkan Kamis depan (12/6).

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh membenarkan pemberian gelar guru besar untuk SBY itu. "Jalur yang dipakai adalah status dosen tidak tetap," kata Nuh di ruang kerjanya kemarin.

Pages