19 May 2019

KPK

Romy: Bukan “Jabatan” Biasa

Oleh: Dina Wachid

Tim operasi tangkap tangan, Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menangkap Ketua Umum PPP, Romahurmuziy, pada hari Jumat (15/3/2019) di restoran Hotel Bumi, Surabaya. Tertangkapnya Romy menambah daftar panjang pejabat yang terciduk oleh lembaga anti rasuah. KPK mengungkapkan bahwa kasus ini berkaitan dengan pengisian jabatan di Kementerian Agama (Kemenag).

KPK Jelaskan Soal Uang Honor di Ruang Kerja Menag

KONFRONTASI -  

Rommy Mengeluh Sakit, KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan

KONFRONTASI-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Romahurmuziy alias Rommy, tersangka kasus suap pengisian jabatan di lingkungan Kementerian Agama RI Tahun 2018-2019 pada Jumat (22/3).

"RMY (Romahurmuziy) akan dijadwalkan ulang besok," kata Juru Bicra KPK Febri Diansyah di Jakarta, Kamis.

Sebelumnya, Rommy mengeluh sakit sebelum diperiksa sebagai tersangka oleh lembaga antirasuah itu pada Kamis.

KPK Bisa Usut Dugaan Jual-Beli Jabatan di UIN Alauddin

KONFRONTASI-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menelusuri dugaan suap jual beli jabatan rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta dan UIN Alauddin Makassar yang melibatkan Kementerian Agama (Kemenag).

Jurubicara KPK Febri Diansyah mengaku pihaknya bisa saja mengungkap kasus tersebut.

“Bisa saja. Sepanjang memang nanti ditemukan bukti-bukti atau petunjuk yang mengarah ke sana,” ujar Febri di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (20/3/2019).

KPK Didesak Geledah UIN Ciputat

KONFRONTASI-Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) didesak untuk menggeledah Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta, di Jalan Raya Ciputat, Tangerang Selatan untuk mengecek dugaan korupsi jual beli jabatan Rektor Prof. Amani Lubis di Kementerian Agama RI setelah Ketua Umum PPP Romahurmuziy tertangkap tangan KPK.

KPK Sita Rp180 Juta dan 30 Ribu Dolar dari Ruang Kerja Menag

KONFRONTASI -  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyita uang senilai Rp180 juta dan 30 ribu dolar AS dari hasil penggeledahan yang dilakukan di ruang kerja Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin di gedung Kemenag, Jakarta, Senin (18/3).

KPK Sita Rp180 Juta Plus USD3 Ribu dari Ruang Kerja Menteri Agama

KONFRONTASI-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyita uang senilai Rp180 juta dan 30 ribu dolar AS dari hasil penggeledahan yang dilakukan di ruang kerja Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin di gedung Kemenag, Jakarta, Senin (18/3).

“Setelah dihitung, jumlah uang yang ditemukan di laci meja kerja di ruang Menteri Agama tersebut sekitar Rp180 juta dan 30 ribu dolar AS,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di gedung KPK, Jakarta, Selasa (19/3).

KPK Periksa Delapan Anggota DPRD Jambi Terkait Kasus Suap RAPBD

KONFRONTASI- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami terhadap delapan anggota DPRD Provinsi Jambi soal aliran dana dalam penyidikan kasus dugaan suap pengesahan RAPBD Provinsi Jambi Tahun 2017 and 2018.

"Saksi-saksi didalami terkait dugaan aliran dana ke anggota DPRD dan proses pembahasan anggaran," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Selasa.

Adapun pemeriksaan terhadap delapan saksi tersebut dilakukan di Mapolda Jambi, Selasa.

Akhirnya KPK Akan Bidik Menteri Agama Terkait Kasus Romahurmuziy

KONFRONTASI -  KPK membuka peluang untuk memanggil Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, sebagai saksi kasus suap pengisian jabatan di lingkungan Kementerian Agama 2018-2019. 

"Kemungkinan itu terbuka ya sepanjang dibutuhkan bagi kepentingan penyidikan apalagi juga ada beberapa dokumen dan uang yang diamankan atau disita dari ruangan menteri agama hari ini," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, di Gedung KPK, Jakarta, Senin (18/3/2019).

KPK Merekomendasikan Calon yang Jujur, Profesional dan Berintegritas. Jelas itu Bukan Jokowi

Oleh : Nasrudin Joha

 

Beredar luas rekaman video Ketua KPK , Agus Raharjo menghimbau agar pemilih meneliti rekam jejak calon, terkait Pilpres dan pemilu yang tinggal beberapa minggu lagi. 

Secara spesifik, ketua KPK berkomitmen akan memilih calon pemimpin yang jujur, profesional dan berintegritas.

Pages