24 June 2019

KPK

KPK Amankan Barang Bukti Dolar AS dari Operasi Tangkap Tangan di Karawang

KONFRONTASI - Juru Bicara KPK, Johan Budi mengatakan pihaknya turut mengamankan sejumlah uang dalam bentuk dollar Amerika Serikat saat operasi tangkap tangan yang dilakukan pada Kamis malam, 17 Juli 2014. Namun belum dapat diketahui secara pasti jumlah uang yang diamankan oleh tim. Namun, diperkirakan uang tersebut nilainya mencapai miliaran rupiah.

"Kalau dirupiahkan, nilainya miliaran rupiah," ujar Johan dalam jumpa pers, di Gedung KPK, Jakarta, Jumat dini hari 18 Juli 2014.

Yang Ditangkap KPK di Karawang Tidak Terkait Pilpres

KONFRONTASI - KPK menegaskan bahwa Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK di Karawang yang mengamankan lima orang tidak terkait dengan penyelenggaraan pemilihan presiden (pilpres).

"Saya jelaskan OTT KPK tak ada kaitannya sama sekali dengan penyelenggaraan pilpres. Kelima orang yang diamankan, ada saudara bupati Karawang, ada juga dari swasta. Saya kira itu dulu. Bersabar dulu, nanti dijelaskan detailnya," kata Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Johan Budi dalam konferensi pers di gedung KPK Jakarta pada Jumat dini hari.

KPK Tangkap Lima Terduga Koruptor di Karawang

KONFRONTASI - Dalam Operasi Tangkap Tangan atau OTT, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap lima orang terduga korupsi di Karawang, Kamis (17/7) siang. "KPK melakukan OTT di daerah Karawang. Tadi ada sekitar lima orang yang diamankan oleh penyidik KPK," kata Juru Bicara KPK Johan Budi di Jakarta, Jumat (18/7) dini hari.

KPK Bawa Koper dan Dua Kardus Kecil dari Rumah Sutan Bhatoegana

KONFRONTASI - Penyidik KPK meninggalkan rumah Sutan Bhatoegana dengan membawa satu koper ungu dan satu kardus, pada Kamis malam, sekitar pukul 22.48 WIB.

Tim KPK yang berjumlah sekitar 21 orang tersebut pergi meninggalkan rumah Sutan Bhatoegana dengan menggunakan empat minibus Innova masing-masing B 1947 UFR, B 1557 RFV, B 1736 UFI dan B 1892 UFR.

Saat keluar dari rumah Sutan Bhatoegana KPK membawa satu koper berwarna biru dan dua kardus kecil.

Jero Wacik Kembali Digarap KPK

KONFRONTASI - Menteri ESDM, Jero Wacik, akan menjalani pemeriksaan di KPK terkait penyelidikan kasus dugaan korupsi proyek pengadaan sejumlah kegiatan di Kementerian ESDM tahun anggaran 2011-2013. Juru bicara KPK Johan Budi SP mengatakan, politisi Partai Demokrat itu di panggil penyidik KPK untuk dimintai keterangan sebagai terperiksa dalam penyelidikan kasus tersebut.

"Jero Wacik dipanggil untuk dimintai keterangan terkait penyelidikan," kata Johan dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Jakarta, Selasa (15/7) malam.

KPK Cecar Sekjen DPR Soal Gaji Sutan Bhatoegana

KONFRONTASI - KPK telah selesai melakukan pemeriksaan terhadap Sekretaris Jenderal DPR Winantuningtyastiti, sebagai saksi untuk tersangka anggota Komisi VII DPR, Sutan Bhatoegana. Lima jam diperiksa, Ia mengaku dicecar sejumlah data milik kader partai Demokrat tersebut, dan beberapa rapat DPR. Salah satu yang ditanyakan, yakni soal gaji Sutan sebagai anggota DPR.

"Gaji anggota DPR sama saja. Tapi tidak ada yang beda 42 juta. hanya tunjangannya yang macam-macam." ujar dia, di gedung KPK, Jakarta, Selasa (15/7).

Dugaan Kecurangan Pilpres Dilaporkan ke KPK

KONFRONTASI - Koalisi masyarakat sipil melaporkan dugaan kecurangan dalam penyelenggaran pilpres (pemilu presiden) tanggal 9 Juli 2014 lalu kepada KPK.  Koordinator Kontras, Haris Azhar mengatakan kedatangannya dan teman-teman masyarakat sipil untuk melaporkan dugaan keterlibatan kepala daerah dan birokrat dalam upaya mengubah hasil pilpres tanggal 9 Juli 2014.

KPK Boyong Djoko Susilo ke LP Sukamiskin

KONFRONTASI-Komisi Pemberantasan Korupsi memindahkan mantan Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Irjen Pol Djoko Susilo ke Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin Bandung, Jawa Barat karena sudah ada putusan berkekuatan hukum tetap yaitu hukuman penjara selama 18 tahun.

"Sudah, sudah dieksekusi ke Lapas Sukamiskin," kata Direktur Penuntutan KPK Ranu Miharja di Jakarta, Selasa.

Menurut Ranu, KPK mengekesekusi Djoko Susilo segera setelah KPK menerima putusan majelis hakim Mahkamah Agung.

"Ya sejak kita terima putusan pada Juni lalu," tambah Ranu.

Alumni Partai Demokrat, Nazaruddin Masih Mampu Kendalikan Perusahaan dari Hotel Prodeo

KONFRONTASI -  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) prihatin mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin, masih dapat mengendalikan perusahaan saat sudah berada di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

“Kami prihatin. Jika itu memang terjadi, kami prihatin. Sebelumnya sudah digembargemborkan bahwa LP Sukamiskin ketat pengawasannya sehingga, jika ini benar, perlu ada keprihatinan,” kata Juru Bicara KPK, Johan Budi, di Jakarta, Senin (7/7).

Istri Jero Wacik Digarap KPK Terkait Dugaan Korupsi di Kementerian ESDM

KONFRONTASI - KPK meminta keterangan istri Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik, Triesnawati Jero Wacik, dalam penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi proyek pengadaan di Kementerian ESDM.

"Benar yang bersangkutan dimintai keterangan untuk penyelidikan, sudah datang tadi," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha di Jakarta, Kamis.

Triesnawati diketahui sudah tiba di gedung KPK sejak sekitar 08.45 WIB.

Pages