19 July 2019

korupsi

KPK Jangan Takut Usut Dugaan Korupsi di KBN

KONFRONTASI-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta tak takut menangani perkara dugaan korupsi dana sebesar Rp7,7 miliar di PT Karya Citra Nusantara (KCN). PT KCN merupakan anak perusahaan PT Kawasan Berikat Nusantara (KBN).

Hal ini disampaikan Ketua Front Masyarakat Antikorupsi Indonesia (F-MAKI), Syaefudin sebagai pihak pelapor kasus tersebut.

KPK Ditantang Sita Aset Empat Tersangka Kasus BLBI

KONFRONTASI-Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan dituding radikal karena semangat menangkap koruptor. Namun Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi kebesaran jiwa menerima tudingan tersebut dan mendesak Novel membuktikan keradikalannya dengan menangkap empat koruptor kelas kakap.

Hal ini dikatakan Ketua Presidium IPW Neta S. Pane dilansir Kantior Berita RMOL, Sabtu (22/6).

KPK Didesak Usut Dugaan Korupsi di KPU

KONFRONTASI-Team Pembela Kedaulatan Rakyat (TPKR) menyerahkan sejumlah bukti kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi di Komisi Pemilihan Umum (KPU) beberapa waktu lalu.

Data tersebut terkait ketidakjelasan dan ketidaktransparanan KPU dalam mempertanggunjawabkan penggunaan anggaran pemilu yang berasal dari APBN.

KPK akan Panggil Ulang Menag Lukman dan Khofifah Pekan Depan

KONFRONTASI-Kesaksian Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dinilai sangat diperlukan dalam sidang perkara jual-beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag). Namun keduanya tidak hadir untuk dimintai kesaksiannya bagi terdakwa Haris Hassanudin dan Muafaq Wirahadi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) hari ini, Rabu (19/6/2019).

KPK Periksa Staf Keuangan Waskita Karya Terkait 14 Proyek Fiktif

KONFRONTASI - KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Staf Keuangan Divisi II PT Waskita Karya, Wagimin, terkait kasus dugaan korupsi 14 proyek fiktif yang digarap PT Waskita Karya.

Wagimin akan diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka mantan Kepala Divisi II PT Waskita Karya, Fathor Rachman. 

"Yang bersangkutan (Wagimin) akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka FR (Fathor Rahman-mantan Kepala Divisi II PT Waskita Karya)," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi awak media, Senin, 17 Juni 2019.

TPKR Bergerak! Besok, ‘Jumbo’ Korupsi di KPU Dilaporkan ke KPK

KONFRONTASI- Pasca dilaunching pada tanggal 1 Juni 2019 kemarin, Team Pembela Kedaulatan Rakyat (TPKR) yang diketuai oleh Ahmad Yani SH, didukung lebih dari seratus Advokat, berencana melakukan dua laporan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Laporan pertama adalah dugaan kasus “jumbo” korupsi yang terjadi di Komisi Pemilihan Umum (KPU). TPKR akan melaporkan langsung ke KPK, besok Selasa 18 Juni 2018.

Gagal Bikin SIM, Nasib Pak Bejo Tak Bejo Saat Coba Sogok Polisi Rp 50 Ribu

Konfrontasi - Polres Metro Bekasi Kota mengamankan seseorang yang diduga telah melakukan tindak pidana suap atau percobaan suap terhadap Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Penyelenggara Negara. Aksi itu terjadi pada Sabtu (15/6), sekitar pukul 10.00 WIB, di Kantor SATPAS SIM Polres Metro Bekasi Kota.

Kasat Lalu Lintas Polres Metro Bekasi AKBP Ojo Ruslani mengatakan, ada seorang bernama Bejo alias BJ ingin membuat SIM. Namun, dirinya dinyatakan gagal oleh petugas.

KPK akan Sita Aset Sjamsul Nursalim untuk Kembalikan Kerugian Negara

KONFRONTASI-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi sejumlah aset milik tersangka kasus dugaan korupsi penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), Sjamsul Nursalim. KPK akan menyita aset tersebut untuk mengembalikan kerugian keuangan negara.

"Asset tracing (penelusuran aset) sudah kami lakukan dan kami sudah mulai menemukan beberapa aset yang diduga milik dari tersangka, atau pun yang diduga terkait atau terafiliasi dengan tersangka atau perkara ini," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (12/6/2019).

Namun, Febri masih enggan memberikan keterangan lebih rinci aset-aset milik Sjamsul Nursalim ‎tersebut. Sebab, aset tersebut masih masuk dalam proses penyidikan.

"Secara lebih rinci tentu kami belum bisa menyampaikan karena proses penyidikan tersebut masih berjalan," tutur Febri.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Sjamsul memiliki sejumlah bisnis di bidang properti, batu bara dan ritel. Salah satu perusahaa yang dimiliki Sjamsul Nursalim yakni Gajah Tunggal Group (GJTL).

Nama Sjamsul memang tid‎ak tertera sebagai pemilik Gajah Tunggal. Namun, kuat dugaan Sjamsul merupakan pemilik produsen ban tersebut. Gajah Tunggal sendiri memproduksi sejumlah merk ban seperti GT Raian, IRC, dan Zeneos.

Gajah Tunggal juga memiliki sejumlah anak usaha diantaranya, PT Softex Indonesia, PT Filamendo Sakti, dan PT Dipasena Citra Darmadja. Selain itu, Sjamsul juga memiliki saham di Polychem Indonesia yang sebelumnya bernama GT Petrochem.

Sjamsul juga disinyalir memiliki saham mayoritas di Mitra Adiperkasa, usaha tersebut menaungi sejumlah merk ternama seperti Sogo, Zara, Sport Station, Starbucks, hingga Burger King. Tak hanya itu, Sjamsul juga memiliki saham di Tuan Sing Holding, perusahaan properti yang berbasis di Singapura.

Kasus BLBI: Sjamsul Nursalim dan Istri Sudah Tersangka, Sri Mulyani Menyusul?

KONFRONTASI-Penuntasan kasus korupsi penerbitan surat keterangan lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) untuk BDNI jangan berhenti pada penetapan status tersangka pasangan suami istri Sjamsul Nursalim saja.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga harus segera memproses hukum Menteri Keuangan, Sri Mulyani.

Kasus BLBI: Sjsmsul Nursalim dan Istri Resmi Ditetapkan KPK Sebagai Tersangka

KONFRONTASI-KPK menetapkan pengusaha Sjamsul Nursalim dan istri sebagai tersangka. Keduanya ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Pages