22 January 2018

Korupsi Kondensat

Uih, Gila! Begitu Ganasnya Korupsi Kondensat, Terbesar Kedua Setelah BLBI

KONFRONTASI -  Kalau ditanya, kasus korupsi apakah yang terbesar di Indonesia? Jawabnya adalah kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang mencapai Rp650 triliun. Selanjutnya? Orang pasti akan menunjuk korupsi kasus kondensat senilai Rp35 triliun.

Begitulah Indonesia, yang tak putus dirundung korupsi. Satu korupsi berlangsung dan belum selesai, sudah datang lagi korupsi jenis baru. Korupsi jenis baru belum lagi rampung, sudah datang lagi kasus berikutnya. Kapan kah jejaring korupsi ini selesai?

Kasus Mega Korupsi Kondensat-TPPI Rugikan Negara Rp35 Triliun, KPK Diminta Ambil Alih

KONFRONTASI - Kasus mega korupsi Kondensat-TPPI yang merugikan negara sebesar Rp 35 triliun mendapat sorotan publik. Kasus yang sudah diselidiki kepolisian ini sejak 2015 dalam perkembangannya justru mandeg di tengah jalan.  Sejumlah kalangan meminta Komisi Peberantasan Korupsi (KPK) mengambilalih penanganan kasus ini agar menjadi terang benderang.

Desakan agar KPK mengambilalih kasus tersebut disampaikan Pergerakan Pemuda (PP) Merah Putih saat bertemu  dengan Pimpinan KPK, Kamis (21/12/2017).

KPK Harus Ambil Alih Kasus Korupsi Kondensat Rp 35 T

Oleh: Wenry Anshory Putra

Pada Selasa 5 Mei 2015, publik dikejutkan dengan penggeledahan dan penyitaan dokumen di Kantor SKK Migas oleh penyidik Bareskrim Polri.

Penggeledahan Bareskrim Polri itu terkait kasus Mega Skandal Kondensat yang melibatkan pejabat Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas). Bareskrim Polri saat itu dipimpin oleh Komisaris Jenderal (Pol) Budi Waseso.

Skandal TPPI: Akankah Sri Mulyani Jadi Tersangka?

KONFRONTASI-Nama Sri Mulyani Indrawati ikut dikaitkan dalam kasus dugaan korupsi penjualan kondensat oleh Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (BP Migas)--kini Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas)--serta Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI). Namun demikian Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Badan Reserse Kriminal Kepolisian RI Brigadir Jenderal Victor Simanjuntak mengatakan, Mantan Menteri Keuangan tersebut kemungkinan tidak dijadikan tersangka