23 May 2019

Korea Utara

Nuklir Pyongyang Hanya Targetkan AS

KONFRONTASI-Ketegangan di Semenanjung Korea jauh dari kata berakhir seiring keputusan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, memasukkan Pyongyang sebagai sponsor terorisme pekan lalu. Terbaru, seorang pejabat tinggi Korea Utara (Korut) menyatakan program nuklir negara komunis itu tidak menargetkan negara lain selain AS.

Cerita Pembelot Korea Utara Paparkan Kehidupan Mereka Lewat Komik Online

KONFRONTASI - Perjalanan melarikan diri dari Korea Utara menuju kebebasan di Korea Selatan adalah hal yang berat dan mengerikan. Tapi, seorang pengungsi dari negara tertutup itu mencoba melihat dari sisi yang lain. Dia menyisipkan humor dalam perjalanan dan transisi sulit yang dialami rekan se-negaranya dalam komik online.

Berikut kisah lengkapnya seperti dilansir dari Program Asia Calling produksi Kantor Berita Radio (KBR).

Semenanjung Korea Memanas, AS akan Kirim Pesawat Siluman ke Korsel

Konfrontasi - Amerika Serikat (AS) akan mengirimkan pesawat tempur siluman F-22 Raptor ke Korea Selatan (Korsel) untuk latihan bersama, menurut sejumlah laporan pada Jumat (24/11/2017), dalam sebuah aksi pamer kekuasaan yang ditujukan kepada Pyongyang.

Enam jet tempur, yang biasanya berbasis di Okinawa, Jepang, akan dikerahkan ke Korea Selatan untuk latihan militer lima hari, Vigilant Ace, yang dimulai pada 4 Desember, lapor media setempat seperti dikutip AFP.

Dukung Korut, Kuba Serukan Perdamaian di Semenanjung Korea

KONFRONTASI-Kuba, satu dari sedikit sekutu Korea Utara, menyerukan "perdamaian dan stabilitas" di semenanjung Korea dan menekankan perlunya dialog untuk mengurangi ketegangan antara Pyongyang dan Washington.

Saat menerima timpalannya dari Korea Utara Ri Yong-Ho di Havana, Rabu, Menteri Urusan Luar Negeri Kuba Bruno Rodriguez mengatakan Kuba "mendukung perdamaian dan stabilitas", menambahkan bahwa "hanya setelah dialog dan perundingan solusi politik yang langgeng bisa dicapai" menurut siaran media Kuba.

AS Perluas Sanksi atas Korut

KONFRONTASI-Amerika Serikat (AS) mengumumkan sanksi-sanksi ekonomi baru yang menyasar perusahaan ekspedisi Korea Utara dan pedagang China yang berbisnis dengan Pyongyang.

Kebijakan tersebut diambil sehari setelah Presiden Donald Trump menetapkan Korea Utara sebagai negara pendukung terorisme dan memperingatkan serangkaian sanksi baru atas program nuklir terlarangnya.

AS Sebut Korut Pendukung Teror, China Serukan Perundingan

KONFRONTASI-China pada Selasa mengatakan bahwa "lebih banyak yang harus dilakukan" untuk menyelesaikan krisis nuklir Korea Utara melalui dialog setelah Amerika Serikat (AS) kembali menyebut Pyongyang sebagai negara yang mendukung terorisme.

Dokter Korsel: Isi Tubuh Tentara Korut Penuh Cacing Parasit

Konfrontasi - Hal mengerikan ditemukan di tubuh tentara Korea Utara yang ditembak saat melewati zona demiliterisasi (DMZ) atau perbatasan Korea Utara dan Korea Selatan. Banyaknya parasit di tubuh tentara Korut itu diungkapkan oleh dokter yang memeriksanya di salah satu rumah sakit di Korsel.

Manfaatkan Forum APEC, Trump Minta Bantuan Putin untuk Jinakkan Korut

Konfrontasi - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berharap bisa bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada pertemuan puncak APEC di Vietnam. Pertemuan itu akan digunakannya untuk membahas permasalahan Korea Utara (Korut).

"Saya pikir kita berharap bertemu dengan Putin, ya," kata Trump kepada wartawan di pesawat Air Force One dalam perjalanan ke Jepang.

"Kami ingin bantuan Putin di Korea Utara, dan kami akan bertemu dengan banyak pemimpin yang berbeda," sambungnya seperti disitat dari Daily Mail, Minggu (5/11/2017).

Trump ke Asia, Korea Utara Sambut dengan Nuklir

Konfrontasi - Badan Intelijen Nasional Korea Selatan (NIS) memprediksi Korea Utara tengah bersiap menguji coba nuklir dan peluru kendali baru. Hal ini disimpulkan setelah "pergerakan aktif" terdeteksi di sekitar situs penelitian rudal di Pyongyang.

"Terowongan 3 [lokasi uji coba nuklir Punggye-ri] siap melakukan uji coba kapan pun," bunyi laporan yang ditulis NIS pada Jumat (3/11/2017).

Korut Tak Terima Dituduh Sebagai Dalang Serangan Ransomware WannaCry

KONFRONTASI-Korea Utara (Korut) mengecam Inggris karena menuduhnya menjadi dalang serangan ransomware global yang melanda Dinas Kesehatan Nasional, dengan menyebut tuduhan tersebut sebagai "upaya jahat" demi memperketat sanksi internasional terhadap Pyongyang.

Sepertiga rumah sakit umum Inggris terkena serangan WannaCry pada Mei, menurut sebuah laporan pemerintah.

Pages