24 August 2019

Korea Utara

Dua Warga AS Dibebaskan Korea Utara

KONFRONTASI-Korea Utara (Korut) dilaporkan telah membebaskan dua warga negara Amerika Serikat (AS) yang ditahan. Kini keduanya dilaporkan tengah dalam perjalanan kembali ke negara asal. 

Seorang juru bicara Direktur Intelijen Nasional James Clapper mengatakan tengah menemani warga AS Kenneth Bae dan Matthew Miller kembali ke negaranya. Bae dan Miller merupakan warga AS terakhir yang ditahan oleh Korut menyusul pembebasan Jerry Fowle pada bulan lalu. 

Penggunaan Facebook dan Twitter Dilarang Korea Utara

KONFRONTASI-Pemimpin Korea Utara melarang penggunaan media sosial di kalangan masyarakat, termasuk orang asing yang berada di negara ini. Media sosial yang dilarang penggunaannya di Korea Utara yaitu Facebook dan Twitter.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengawasi pelatihan penerbangan di unit Angkatan Udara pada Kamis (30/10) lalu. Sebuah kantor berita Rusia melaporkan Korea Utara melarang semua orang asing di sana untuk menggunakan layanan jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter.

Kepergok Nonton Sinetron, 10 Pejabat Korut Ditembak Mati

KONFRONTASi - Kepergok menonton sinetron asal Korea Selatan, sepuluh pejabat yang berkuasa di Partai Buruh Korea Utara ditembak mati. Dengan kasus ini, Korea Utara telah mengeksekusi setidaknya 50 pejabat yang terlibat isu korupsi atau berselingkuh sepanjang tahun ini.

"Para pejabat yang dieksekusi oleh regu tembak itu karena melakukan berbagai pelanggaran, mulai dari menonton sinetron dari Korea Selatan, terlibat suap, atau main perempuan," kata pejabat Badan Intelijen Nasional Korea Selatan, seperti dilaporkan Fox News, Rabu, 29 Oktober 2014.

Korut Masih di Bawah Kendali Kim Jong-Un

KONFRONTASI-Kim Jong-Un, setidak-tidaknya di permukaan, tampak mengendalikan Korea Utara, kata Menteri Pertahanan Korea Selatan Han Min-Koo, Kamis, setelah mengadakan pembicaraan dengan Kepala Pertahanan Amerika Serikat Chuck Hagel.

Han memberi penilaian terukur dan hati-hati ketika ditanya apakah ia percaya Kim, yang kembali ke mata publik pada awal bulan ini setelah tak muncul hampir enam pekan, sepenuhnya mengendalikan pemerintah bersenjata nuklir itu.

Cegah Ebola, Korea Utara Larang Masuk Turis Asing

Konfrontasi - Korea Utara akan melarang wisatawan asing masuk mulai Jumat untuk mencegah penyebaran virus Ebola, kata operator tur ke negara itu kepada kantor berita Reuters.

"Kami baru saja menerima berita resmi dari pemerintah DPRK bahwa, mulai besok, turis dari negara manapun, terlepas dari negara mana yang baru-baru ini mereka kunjungi, tidak akan diizinkan masuk," kata Gareth Johnson dari Young Pioneers Tours, agen perjalanan berbasis di Tiongkok yang melayani wisata ke Korea Utara.

AS Gigit Jari, Kim Jong-un Tepis Kudeta Politik

Konfrontasi – Desas-desus seputar raibnya tokoh Korea Utara Kim Jong-un berakhir. Pemimpin tertinggi Korut itu kembali tampil meski memakai sebuah tongkat.

Dilansir dari Rodong Sinmun, Jong-un hadir di Distrik Wisong, Ibu Kota Pyongyang pada Senin (13/10). Dia berbincang dengan beberapa karyawan proyek pembangunan. Kehadiran Jong-un ini memberi angin segar meski penyakit akibat kelebihan berat badan terbukti.

Tertarik Mencoba Pelesir ke Korea Utara?

KONFRONTASI-Mau cari destinasi luar negeri yang langka untuk dijelajahi? Bagaimana kalau Korea Utara? Di pameran wisata Kompas Travel Fair 2014 yang berlangsung di Jakarta Convention Center, Jakarta, ada beberapa travel agent (agen perjalanan) yang menawarkan paket tur ke Korea Utara yang digabung dengan Beijing. Salah satunya TX Travel.

"Paket wisata langka ini yang kali kedua, awal tahun ini kita buat ke Sri Lanka. Yang kedua ini ke Korea Utara," ungkap General Manager TX Travel Sarah Barends, Sabtu (27/9/2014).

Warga AS Dihukum Kerja Paksa di Korut

KONFRONTASI-Seorang warga Amerika Serikat dijatuhi kerja paksa selama enam tahun oleh pengadilan Korea Utara atas tuduhan telah melakukan "tindakan bermusuhan". Demikian dilaporkan kantor berita pemerintah KCNA.

Pria bernama Matthew Miller itu ditangkap bulan April, tidak lama setelah tiba di negara itu sebagai wisatawan.

AS menuduh Korut menggunakan Miller dan dua tahanan AS lainnya sebagai pion permainan diplomatik.

Pemerintah Pyongyang tidak merinci tuduhan terhadap Miller, tetapi mengatakan mereka merobek visanya.

Pages