23 February 2018

Korea Utara

Korut Negara Terkorup se-Asia Pasifik, di Mana Posisi RI

Konfrontasi - Rezim Korea Utara, dilaporkan menjadi negara yang paling korup di Asia, menurut sebuah indeks, diikuti oleh Kamboja yang pemerintahannya dianggap semakin otoriter.

Indeks Persepsi Korupsi 2017, yang dirilis oleh badan yang berbasis di Berlin, Transparency International, menemukan bahwa sebagian besar negara hanya membuat sedikit, atau bahkan tidak ada kemajuan dalam mengakhiri korupsi.

Korea Utara Terima Bahan Pembuat Nuklir Melalui Kedubes Jerman

KONFRONTASI - Kepala Badan Intelijen Dalam Negeri Jerman mengetahui tindakan Korea Utara yang mendapatkan peralatan dan teknologi untuk membuat nuklir dan senjata api melalui kedutaan Berlin di Korea Utara. Kepala BfV, Hans-Georg Maassen mengatakan anggotanya sudah memperhatikan banyak kegiatan pengadaan yang dilakukan di kedutaan tersebut.

"Dari sudut pandang kami, barang-barang itu bukan hanya untuk program rudal, tetapi sebagian lagi untuk program nuklir," kata Maassen, dilansir dari laman Channel News Asia, Minggu (4/2/2018).

Jangan Coba-coba Ganggu Reunifikasi Korea

KONFRONTASI-Peringatan keras dilontarkan rezim Korea Utara (Korut) bagi pihak ketiga untuk tidak memicu ketegangan dan campur tangan dalam proses rekonsiliasi antara Korea. Pyongyang mengklaim bahwa pihaknya telah melakukan "upaya besar" untuk menyatukan kembali semenanjung tersebut dengan latar belakang ancaman nuklir Amerika Serikat (AS).

"Kami akan dengan berani menghancurkan semua tantangan keinginan bangsa Korea untuk disatukan kembali," bunyi pernyataan pemerintah Korut yang diberitakan kantor berita resmi KCNA.

Mengejutkan, Korut Tiba-tiba Serukan Reunifikasi Korea

KONFRONTASI-Secara mengejutkan Korea Utara (Korut) mengirim sebuah pengumuman langka yang ditujukan kepada semua warga Korea di dalam dan luar negeri. Rezim Pyongyang mengatakan bahwa seluruh warga Korea harus melakukan "terobosan" untuk penyatuan (unifikasi) tanpa bantuan negara lain.

Korut Mendadak Batal Kirim Delegasi ke Korea Selatan

Konfrontasi - Korea Utara secara mendadak batal mengirim delegasi saat Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang di Korea Selatan bulan depan. Mendengar keputusan tersebut, Korsel minta Korut menjadwal ulang kunjungan delegasi mereka.

Menteri Unifikasi Korea Selatan Cho Myoung-gyon mengatakan Korut bisa langsung menjadwal ulang kunjungannya segera.

Korut-Korsel Bersatu di Olimpiade Musim Dingin

KONFRONTASI-Korea Utara dan Korea Selatan sepakat membentuk tim Olimpiade bersama di bawah bendera "Persatuan" pada acara pembukaan Olimpiade Musim Dingin 2018, bulan depan.

Jalan buntu negeri berseteru tersebut dapat terpecahkan setelah delegasi tingkat tinggi kedua negara bertemu pada Rabu, 17 Januari 2018, guna menurunkan ketegangan di Semenanjung Korea menyusul uji coba bom hidrogen Korea Utara akhir tahun lalu.

Korut Kini Punya Online Shop dengan Layanan 24 Jam

Konfrontasi - Seolah tak ingin ketinggalan zaman, Korea Utara (Korut) kini meluncurkan online shop atau toko online bernama Abnal. Bahkan, toko online Abnal ini disebut menyediakan layanan 24 jam dan menawarkan jasa gratis ongkos kirim.

Pakar: 3 Negara Gabung Kim Jong-un Jika Perang dengan AS

Konfrontasi - Pakar East Asia di Amerika Serikat (AS), Gordon Chang, mengatakan bahwa setidaknya tiga negara akan siap bergabung dengan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un jika perang dengan AS benar-benar terjadi. Ketiga negara itu adalah China, Rusia dan Iran.

Perseteruan antara Washington dan Pyongyang telah memicu kekhawatiran pecahnya Perang Dunia III setelah Kim Jong-un menolak tekanan AS untuk melucuti program senjata nuklirnya.

Kim Jong Un Siap Berdialog dengan Korsel

KONFRONTASI-Pemimpin Korea Utara ( Korut), Kim Jong Un, menegaskan siap membuka pintu dialog dengan tetangganya, Korea Selatan ( Korsel).

Dalam pandangan Kim, baik Utara maupun Selatan harus mengesampingkan masal lalu dan meningkatkan relasi dalam usaha melakukan reunifikasi.

"Masing-masing harus menurunkan ketegangan di kalangan militer demi tercapainya kedamaian di Semenanjung Korea," ujar Kim dalam pidato Tahun Baru dikutip AFP Senin (1/1/2018).

Korsel Sita Minyak yang Ditransfer ke Kapal Korut

Konfrontasi - Korea Selatan memeriksa dan menyita sementara kapal asal Hong Kong pada Oktober lalu atas tuduhan menyalurkan produk olahan minyak ke sebuah kapal berbendera Korea Utara (Korut). Transfer minyak ini dinilai melanggar sanksi dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terhadap Korut.

The Lighthouse Winmore, kapal yang disewa sebuah perusahaan Taiwan dan membawa sekitar 600 ton produk minyak dari pelabuhan Yeosu di Korsel, memindahkan sebagian muatannya ke sebuah kapal Korut pada 19 Oktober.

Pages