21 November 2019

Korea Utara

Tahun Depan, Korut Diprediksi Miliki 40 Hulu Ledak Nuklir

KONFRONTASI-Seorang peneliti dari Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI) memperkirakan Korea Utara (Korut) dapat melipatgandakan gudang senjata nuklirnya pada tahun depan.

Dan Smith memprediksi bahwa Pyongyang akan memiliki antara 30 hingga 40 hulu ledak nuklir yang dapat digunakan pada tahun 2020. Demikian laporan surat kabar Korea Selatan (Korsel), Chosun Ilbo, mengutip pernyataannya di kediaman Duta Besar Swedia di Seoul.

Ekonomi Korut Nyungsep, Kim Jong-un Masih Saja Sibuk Main Rudal

KONFRONTASI-Jumat (26/7) Bank of Korea merilis perkiraan produk domestik bruto (PDB) Korea Utara alias Korut pada 2018. Menurut mereka, PDB itu hanya sekitar 35,9 triliun won (Rp 425 triliun). Sedangkan pendapatan per kapita mencapai USD 1.119 alias Rp 15,6 juta per tahun.

Rakyat Korut Terkepung Siklus Keji Korupsi dan Represi

KONFRONTASI-Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia atau Office of the United Nations High Commissioner for Human Rights (OHCHR) melaporkan bahwa rakyat Korea Utara menghadapi kesulitan menyambung hidup karena tingginya "siklus keji deprivasi, korupsi dan represi."

OHCHR juga menuduh pemerintahan Kim Jong-un melakukan kesalahan manajemen ekonomi sehingga rakyat harus berupaya keras memenuhi kebutuhan minimum.

Korut Kembali Uji Coba Nuklir, Trump: Saya Tak Terganggu

Konfrontasi - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengaku tidak terganggu dengan uji coba rudal yang dilakukan oleh Korea Utara (Korut). Trump menyebut Korut hanya melakukan uji coba senjata kecil.

"Korut menembakkan beberapa senjata kecil, yang mengganggu sebagian orang saya, dan yang lain, tetapi bukan saya," kata Trump dalam sebuah pernyataan melalui akun Twitternya, seperti dilansir PressTV pada Minggu (26/5/2019).

Daftar Negara yang Pernah Blokir WhatsApp Selain Indonesia

Konfrontasi - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) akhirnya kembali membuka akses WhatsApp dan media sosial di Indonesia setelah sempat dibatasi. Sebenarnya, tak cuma Indonesia yang pernah menutup akses ke WhatsApp dan jejaring media sosial lainnya.

Sri Lanka

Korut Luncurkan Rudal lagi, Ini Respon Trump

KONFRONTASI- Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pada Jumat ia memandang peluncuran peluru-peluru kendali (rudal) balistik jarak-pendek oleh Korea Utara baru-baru ini "bukan pelanggaran kepercayaan".

Dalam wawancara dengan Politico, Trump meremehkan uji-uji rudal itu oleh Korea Utara, dengan menyebutnya "barang yang sangat standar."

Kim Jong Un Sebut Sikap AS Jadi Penentu Kedamaian di Semenanjung Korea

Konfrontasi - Pemimpin Korea Utara Kim Jon Un, saat bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin, mengatakan perdamaian dan keamanan di Semenanjung Korea akan sepenuhnya tergantung pada sikap Amerika Serikat, lapor kantor berita Korea Utara, KCNA, Jumat (26/4/2019).

Pernyataan Kim itu dilihat sebagai tekanan terus-menerus agar AS “lebih fleksibel” dalam menerima tuntutan Pyongyang untuk melonggarkan sanksi, seperti yang juga ia nyatakan awal bulan ini.

Korut Uji Coba Senjata Taktis Baru

KONFRONTASI-Negeri pimpinan Kim Jong-un, Korea Utara, mengklaim telah menguji coba senjata model baru "yang dipandu secara taktis".

Klaim yang dirilis kantor berita Korea Utara, KCNA, itu tidak menjelaskan secara rinci. Yang jelas, sebagaimana disebutkan dalam laporan itu, senjata tersebut dipasangi "hulu ledak yang kuat". Demikian BBC, Kamis (18/3/2019).

Akhir Bulan Ini Trump dan Kim Bertemu di Vietnam

Konfrontasi - Presiden AS, Donald Trump mengatakan pertemuan puncak dengan pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un akan diadakan di ibukota Vietnam, Hanoi, akhir bulan ini.

"Perwakilan saya baru saja meninggalkan Korea Utara setelah pertemuan yang sangat produktif dan disepakati waktu dan tanggal untuk KTT kedua dengan Kim Jong Un. Itu akan berlangsung di Hanoi, Vietnam, pada 27 & 28 Februari," kata Trump di Twitter pada hari Jumat (8/2/2019) sambil menambahkan selama ini, pertemuan yang sangat produktif.

Perundingan Denuklirisasi Macet, Media Korut Salahkan AS

KONFRONTASI-Amerika Serikat (AS) dipersalahkan atas macetnya perundingan denuklirisasi Korea Utara (Korut). Pernyataan tersebut muncul di sebuah surat kabar Korut sehari setelah Direktur Intelijen Nasional Dan Coats mengatakan kepada anggota Komite Intelijen Senat bahwa tindakan Korut tidak konsisten dengan kesepakatan denuklirisasi penuh.

Surat kabar Partai Buruh Korut, Rodong Sinmun mengatakan, kemajuan pembicaraan telah ditunda karena Washington bersikeras melakukan denuklirisasi sebelum memberikan keringanan sanksi.

Pages