21 October 2019

korea

Rizal Ramli di Korea Miris Lihat Pertumbuhan Ekonomi RI Terus Tergerus

KONFRONTASI- Tokoh nasional/Ekonom senior Indonesia, Rizal Ramli mengungkapkan kekecewaannya terkait kondisi ekonomi Indonesia. Hal ini ia sampaikan melalui akun Twitternya @RamliRizal, saat ia melakukan pertemuan di Pangyo Techno Valley, Silicon Valey-nya Korea Selatan.

Ngeri, Cerita Keluarga Song Hye Kyo yang Pernah Diancam oleh Mantan Manajer

Konfrontasi - Sebagai seorang selebriti, Song Hye Kyo tak hanya punya banyak fans. Namun, tak sedikit haters yang kerap menyerangnya, baik secara online maupun secara langsung.

Seperti yang dilaporkan oleh Channel A baru-baru ini. Melalui program 'Rumor Has It', Song Hye Kyo dan sang ibunda pernah mendapatkan surat berupa ancaman pada Januari 2005 silam.

Protes Pembatasan Perdagangan, Korsel Panggil Dubes Jepang

KONFRONTASI-Korea Selatan memanggil duta besar Jepang untuk memprotes keputusan Jepang  menghapus status ekspor jalur cepat Seoul, yang mulai berlaku pada Rabu di tengah perselisihan politik dan ekonomi yang semakin dalam.
Jepang mencoret Korea Selatan dari apa yang disebut "daftar putih" mitra dagang favorit bulan ini. Pencoretan dari daftar itu bisa berarti lebih banyak dokumen dan pemeriksaan di tempat bagi beberapa pengekspor Jepang serta berpotensi memperlambat pasokan berbagai barang.

Menlu Korut: Kami Siap Dialog atau Konflik

KONFRONTASI-Korea Utara memperingatkan bahwa negara itu "siap untuk berdialog atau berkonflik" dengan AS, seraya memperingatkan bahwa Pyongyang telah memberi Washington "cukup waktu" untuk mengubah pendekatannya terhadap pembicaraan nuklir yang macet.

Dalam pesan yang dimuat di kantor berita KCNA, Menteri Luar Negeri Korea Utara Ri Yong Ho juga mengatakan akan terjadi "miskalkulasi" jika Washington memberlakukan sanksi-sanksi lagi terhadap Pyongyang.

Kemesraan Jepang-Korsel Terhalang Dosa Masa Lalu

KONFRONTASI-Dosa-dosa Jepang pada masa Perang Dunia II masih menghantui Negeri Sakura itu sampai sekarang. Isu tersebut terus menghalangi Jepang menjalin hubungan lebih mesra dengan tetangga terdekatnya, Korea Selatan.

Terbaru, Korsel mengakhiri kerja sama intelijen dengan Jepang karena urusan kompensasi bagi korban kerja paksa Perang Dunia II.

Tahun lalu Mahkamah Agung Korea Selatan memerintahkan perusahaan-perusahaan Jepang untuk memberi ganti rugi kepada warga Korsel mengalami kerja paksa.

Trump Sebut Korsel Setuju Bayar Rp14 Triliun agar Dilindungi dari Ancaman Korut

KONFRONTASI- Presiden Donald John Trump mengklaim Korea Selatan (Korsel) setuju membayar banyak uang kepada Amerika Serikat (AS) untuk melindungi negara itu dari ancaman Korea Utara (Korut). Menurutnya, uang yang dibayarkan Seoul sebanyak USD990 juta atau lebih dari Rp14 triliun.

Uang yang diminta Washington itu untuk membiayai pasukannya yang ditempatkan di Seoul.

PBB Sebut Tahanan di Korut Diperlakukan dengan Kejam dan Dilecehkan

KONFRONTASI-Nasib para tahanan Korea Utara (Korut) menjadi sorotan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres dalam laporan baru tentang catatan hak asasi manusia (HAM) di negara itu. Menurut laporan itu, para tahanan mengalami nasib tragis, mulai dari dieksekusi di depan publik hingga mengalami kekerasan seksual.

AS-Korsel Gelar Latihan Gabungan, Kim Jong-un Meradang

KONFRONTASI-Meski dibayangi ancaman Korea Utara (Korut), latihan militer gabungan antara Amerika Serikat dan Korea Selatan (Korsel) akan tetap digelar. Latihan militer ini tetap digelar meski pemimpin Korut Kim Jong-Un terang-terangan mengungkapkan kemarahannya atas latihan itu dan menyerukan penghentian latihan.

Seberangi DMZ, Warga Korut Ditahan Militer Korsel

KONFRONTASI-Militer Korea Selatan mengamankan seorang warga Korea Utara yang menyeberangi zona demiliterisasi (DMZ) dengan penjagaan ketat, yang memisahkan kedua negara, menurut Kepala Staf Gabungan (JSC) Korsel pada Kamis.

Pria tak dikenal itu diketahui menuju ke selatan di dekat Sungai Imjin pada Rabu malam dan pasukan Korsel menangkapnya sebelum tengah malam, kata JSC dalam satu pernyataan.

Ekonomi Susah, Kaum Muda Korsel Pilih Menjomblo

KONFRONTASI-Mayoritas penduduk Korea Selatan pada rentang usia 20-44 tahun masih jomblo. Mereka tak mau dan tak sempat menjalin hubungan asmara. Kesibukan dan tak yakin dengan penghasilan menghambat kisah percintaan.

Kim Joon-hyup baru saja pergi kencan. Itu kencan pertamanya dalam tiga tahun belakangan ini. Tapi, gadis yang dikencaninya juga bukan pacar. Dia hanya teman kuliah. Kencan yang mereka jalani juga bukan sungguhan. Hanya tugas kuliah.

Pages