19 July 2019

Kongres

Tjatur Yakin PAN Tidak Akan Pecah Siapapun Pemenang Kongres

Konfrontasi - Ketua Fraksi PAN Tjatur Sapto Edy meyakini partainya tidak akan terpecah-belah siapapun pemenang kursi ketua umum dalam Kongres IV PAN 28 Februari 2015.

"Saya sangat percaya siapapun yang menang (menjadi ketua umum) PAN tidak akan pecah, karena rakernas sudah dilakukan bersama, waktu dan pelaksanaan kongres sudah disepakati bersama," ujar Tjatur kepada wartawan di Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (24/2).

Manifesto Hukum Partai Amanat Nasional

Sesuai cita cita proklamasi sebagaimana dituangkan dalam UUD 1945, bahwa Indonesia adalah negara berdasarkan hukum(rechtsstaat) dan bukan atas dasar kekuasaan(maachstaat). Namun keudian pada kenyataannya banyak prinsip prinsip negara hukum yang dilanggar serta proses penegakan negara hukum yang belum berjalan sebagaimana mestinya. Berangkat dari kenyataan ini maka PAN memandang perlu untuk membangun kembali dan memperkuat sistem hukum nasional dengan jalan memperkuat kompenen kompenen hukum itu sendiri.

Demokrat Gelar Kongres di Surabaya

KONFRONTASI - Partai Demokrat akan menggelar kongres di Kota Surabaya awal April 2015. "Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono kagum dengan keamanan dan kenyamanan di Jawa Timur, terlebih pembangunan di segala bidang berjalan cepat serta berkelanjutan," ujar Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Soekarwo, di Surabaya, Kamis (12/2).

Selain itu, SBY merasa senang karena banyak duta-duta besar dan tamu kehormatan dari negara asing dan menjadikan provinsi ini sebagai salah satu tujuan investasi pengusaha, baik lokal maupun internasional.

Masa Depan PAN Ditentukan Sosok Pemimpin yang Energik dan Progresif

KONFRONTASI - Berbagai persoalan yang selama ini melingkupi kepemimpinan DPP PAN mulai bermunculan jelang kongres Bali. Ketua DPD PAN Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan, Abdul Wahid, misalnya, menilai kepemimpinan PAN lima tahun terakhir ini tidak terkelola baik, bahkan cenderung sentralistis dan sangat birokratis. 

Pelayanan DPP PAN terhadap kader-kader partai dari daerah-daerah sangat berbelit-belit. Akibatnya, setiap persoalan yang berkaitan dengan kebijakan DPP PAN selalu high cost.

Kader PAN Dianggap Tak Pantas Menjelek-Jelekan Zulhas dan Hatta

KONFRONTASI -  Ketua DPP PAN, Dewi Coryati berharap dua kubu calon ketua umum, Zulkifli Hasan dan Hatta Rajasa, bersaing secara sehat. Para pendukung masing-masing calon ketua umum juga diharapkan tidak saling menjatuhkan dalam mem­promosikan jago-jagonya.

"Kita jangan saling black campaign. Kan yang bertandingsaudara semua. Slogan di PAN itukan saudaraku,"  kata Dewi Coryati ke­pada wartawan di Gedung DPR, Senayan, kemarin.

Manifesto Politik Partai Amanat Nasional

Sesuai amanat konstitusi UUD 1945, Partai Amanat Nasional berpendapat bahwa negara wajib menghormati dan melindungi kehidupan dan martabat rakyatnya. Negara dalam hal ini pemerintah harus mampu menghadirkan suasana yang kondusif bagi warga negara untuk mengembangkan potensi dirinya, menikmati hak hak invidu dalam menjalankan kewajiban sosial politiknya tanpa hambatan dan gangguan yang berarti

Kongres IV PAN Harus Jadi Momentum Pembeda

Partai Amanat Nasional (PAN) lahir sebagai sebuah kehendak sejarah ditengah hiruk pikuk reformasi. Partai yang kehadirannya sebagai anti tesa orde baru yang tiran penuh dengan kolusi, korupsi dan nepotisme. Sebuah cita cita besar reformasi yang sampai saat ini pencapaiannya masih setinggi bukit dari gagasan awal yang membentang setinggi langit. Kongres PAN ke IV inilah sebagai momentum besar untuk menggagas kembali reformasi gelombang kedua sebagai momentum pembeda.

Ini Komentar Kang Abik Terkait Peran Sastra Bagi Pendidikan Islam di Indonesia

Konfrontasi - Rangkaian acara Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) memasuki sesi pleno membahas penguatan peran budaya umat Islam. Salah satu peserta kongres, novelis Habiburrahman El Shirazy (Kang Abik) menyatakan, pembahasan kali ini juga meneguhkan peran sastra bagi pendidikan Islam di Indonesia. Sebab, pendidikan menentukan arah bagi umat Islam.

Kongres di Papua, KNPI Minta Dukungan Pers

KONFRONTASI - KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) akan menggelar kongres  di Jayapura. Ketua Umum DPP KNPI Taufan EN Rotorasiko meminta dukungan pers untuk menyukseskan acara tersebut karena untuk pertama kalinya wadah organisasi pemuda itu mengadakan kongres di Papua sekaligus melengkapi sumpah pemuda tahun 1928 di Jakarta.

"Keinginan kongres KNPI di Papua karena keinginan kuat DPD KNPI Papua. Mereka mengatakan ketinggalan kereta ketika Sumpah Pemuda tahun 1928 di Jakarta yang mempersatukan berbagai suku bangsa menjadi cikal bakal Indonesia," katanya di Jakarta, Senin.

Kehidupan Politik di Indonesia Menerapkan Demokrasi Liberal

Konfrontasi - Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) ke-IV memasuki sesi rapat pleno pertama, yang membahas penguatan peran politik umat Islam Indonesia. Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin, menjelaskan, kongres kali ini merupakan rangkaian pembicaraan untuk mengevaluasi secara kritis internal dan eksternal umat Islam.

"Evaluasi kritis ke luar dan ke dalam. Ke luar, maksudnya (mengkritisi) ke negara ini. Sebab, umat Islam berjasa besar melahirkan Indonesia," ujar Din di Yogyakarta, Senin (9/2).

Pages