19 July 2019

Komjen Budi Waseso

68 Kg Sabu Jaringan Freddy Budiman Dimusnahkan BNN

KONFRONTASI - Sebanyak 68 kilogram sabu dimusnahkan Badan Narkotika Nasional (BNN). "Kami memusnakan hampir tujuh puluh kilogram sabu dan masih ada kaitannya dengan terpidana mati Freddy Budiman," kata Kepala BNN Komjen Budi Waseso di kantor BNN Cawang, Jakarta Timur, Kamis (4/8/2016)

Hari Anti Narkoba 2016: Dalam Satu Tahun BNN Bongkar 1.015 Kasus Narkoba

Konfrontasi - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Budi Waseso mengungkapkan pencapaian pihaknya dalam upaya penanggulangan Narkoba baik dalam bidang pengurangan permintaan (demand) dan pengurangan pasokan (supply).

Dalam hal pengurangan demand melalui pencegahan, BNN telah melakukan upaya peningkatan ekstensifikasi dan intensifikasi komunikasi, informasi dan edukasi penyalahgunaan Narkoba ke seluruh Indonesia. Dalam hal ini, BNN menggunakan sarana media massa dan sosialisasi langsung.

Tiongkok Importir Utama Narkotika Nasional

Konfrontasi - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso mengungkapakan, peredaran narkotika di Indonesia mayoritas dipasok dari Tiongkok. Narkotika asal negeri Tirai Bambu itu diproduksi melalui industri rumah tangga (home industri).

"Jaringannya macam-macam. Sampai saat ini yang terbesar dari Cina. Kalau Cina ini kan produksinya besar, home industry," kata pria yang akrab disapa Buwas di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Jumat (27/5/2015).

Buwas Cari Anjing Pelacak ke Surabaya

Konfrontasi - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso, berburu anjing pelacak di Surabaya, Jawa Timur. Tujuannya, untuk membantu melakukan pelacakan narkoba.

Pada kesempatan itu, Buwas sapaan akrab Budi Waseso, mencari anjing pelacak lokal milik Sugiarto, di Jalan Sumatera, Surabaya, dengan alasan lebih mudah merawatnya karena sudah terbiasa dengan iklim setempat.

Buwas mengatakan, dipilihnya anjing pelacak dikarenakan lebih banyak kelebihannya jika dibandingkan dengan teknologi X-ray dalam melacak narkoba.

BNN Siap Lakukan Tes Urine Anggota Dewan

Konfrontasi - Maraknya peredaran narkoba, yang juga sudah merambah para politisi, membuat Badan Narkotika Nasional (BNN) berencana untuk melakukan penggeledahan di Gedung DPR.  Bahkan, Kepala BNN, Komjen Pol Budi Waseso (Buwas) menegaskan dia juga siap melakukan tes urine terhadap para anggota dewan.

“Nanti akan kita lakukan tes urine, baik secara berkala, maupun secara acak agar pemberantasan narkoba tidak tebang pilih,” kata Buwas di Surabaya, Sabtu (27/2/2016).

Panglima Lakukan Pembersihan Narkoba di Tubuh TNI, Buwas: Terima Kasih Pak

Konfrontasi - Kepala Badan Narkotika Nasional, Komjen Pol Budi Waseso memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang berupaya keras melakukan pemberantasan narkoba di lingkungan TNI.

"Saya salut dan bangga kepada Panglima TNI yang melakukan pembersihan narkoba di tubuh TNI," kata Budi Waseso di Kantor BNN, Jakarta Timur, Jumat (26/2/2016).

Bos BNN Kritik Politik Hukum Pemberantasan Narkoba

Konfrontasi - Terpidana mati kasus narkoba, Fredy Budiman hingga kini tak kunjung dieksekusi. Kondisi berbeda dilakukan oleh Negeri Jiran Malaysia dan Singapura. Atas kondisi tersebut, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol Budi Waseso mengkritisi politik hukum pemberantasan narkoba.

Buwas Siap Bantu Anang Tangani Sembilan Kasus Korupsi

Konfrontasi - Mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, Komisaris Jenderal Polisi Budi Waseso, mengaku telah menyerahkan sembilan kasus korupsi kepada Kabareskrim baru, Komisaris Jenderal Anang Iskandar, untuk segera dituntaskan.

"Saya serahkan ke Pak Anang Iskandar. Sekarang sedang ditangani," ujar Budi Waseso, di Mabes Polri, Senin (14/9/2015).

Syarief Hasan Minta DPR Pertanyakan Pergantian Kabareskrim ke Presiden

Konfrontasi - Partai Demokrat meminta Dewan Perwakilan Rakyat mempertanyakan kebijakan pergantian Kabareskrim Polri, dari Komjen Pol Budi Waseso ke Komjen Pol Anang Iskandar, kepada pemerintah dengan hak meminta penjelasan kepada pemerintah atau hak interpelasi.

Menurut Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat, Sjarifuddin Hasan dalam konferensi pers di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Minggu (6/9/2015), hal ini disebabkan kebijakan ini telah menjadi perhatian luas publik dan menimbulkan polemik di masyarakat.

Desakan Copot Buwas Menguat, Ini Reaksi Menteri Tedjo

KONFRONTASI - Terkait desakan agar Komjen Budi Waseso dicopot dari jabatannya sebagai Kabareskrim, Menko Polhukam yang menjabat sebagai Ketua Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Tedjo Edhy Purdjianto tidak mau menanggapi desakan tersebut. Alasannya, tidak sejalan dengan kebijakan Presiden. Menurut Tedjo, urusan Buwas, sapaan Budi Waseso, adalah murni wewenang internal, bukan Kompolnas.