13 December 2019

Kesehatan

Dinkes Bekasi akan Tarik Obat Ranitidin yang Terkontaminasi NDMA

KONFRONTASI-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi segera menyebarkan surat edaran penarikan produk obat bermerek dagang Ranitidin yang terkontaminasi N-Nitrosodimethylamine (NDMA) atau zat yang disebut dapat memicu kanker. Saat ini, Ranitidin tidak diperbolehkan dikonsumsi warga Bekasi.

Ini Penyebab Tubuh Penderita Kanker Bisa Sangat Kurus

KONFRONTASI-Malanutrisi atau ketidakseimbangan nutrisi kerap menjadi masalah yang pasien kanker alami sehingga bisa terlihat dari tubuh mereka yang sangat kurus.

Medical Department Kalbe Farma dr Dedyanto Henky Saputra, M.Gizi mengatakan, sel kanker menyebabkan peradangan, sementara metabolisme tubuh tinggi dan berdampak pada kebutuhan energi yang tinggi.

Di sisi lain, sitokin tubuh menekan nafsu makan pasien sehingga menyulitkan tubuh mendapatkan asupan yang dibutuhkan.

Buah Semangka Ternyata Baik untuk Jantung Lho

KONFRONTASI-Saat cuaca panas dan terik matahari terasa tak tertahankan, buah semangka menjadi salah satu pelepas dahaga yang diincar banyak orang. Usut punya usut, buah bundar yang banyak airnya ini punya segudang manfaat buat tubuh, selain mengusir dehidrasi.

Penasaran apa saja manfaat buah semangka yang lain? Berikut ini penjelasannya, seperti dilansir laman MSN, Minggu (6/10/2019).

1. Semangka kaya akan lycopene yang melawan kanker

Benarkah Daging Merah Buruk untuk Kesehatan?

KONFRONTASI-Ada beberapa laporan yang mengatakan bahwa daging merah dapat menyebabkan berbagai konsekuensi kesehatan, mulai risiko kanker yang lebih tinggi, masalah kardiovaskular hingga kematian dini di antara hasil kesehatan negatif lainnya. 

Dalam makalah penelitian yang diterbitkan di NutriRECS (Konsorsium Rekomendasi Gizi) menyatakan bahwa para profesional merasa perlu untuk mengevaluasi kembali bukti yang ada tentang hubungan antara konsumsi daging merah dan hasil kesehatan negatif karena beberapa alasan.

Awas! Sering Konsumsi Makanan Cepat Saji Picu Kematian

Konfrontasi - Gaya hidup tak sehat dan konsumsi makanan cepat saji menjadi pemicu tingginya angka kematian manusia.

Penyebabnya beragam, kompleksitas penyakit anggota tubuh bagian dalam yang bermuara menjadi penyakit jantung dan stroke pemicunya.

Menurut Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (Papdi) Sally Aman Nasution saat ini banyak pasien datang ke poli penyakit dalam lantaran dipicu kompleksitas penyakit.

Jangan Sedih Mblo, Ini 6 Keuntungan Status Jomblo

Konfrontasi - Jomblo bukanlah akhir dari segalanya. Pasalnya, jomblo mempunyai keuntungan yang tidak dimiliki oleh seseorang yang sudah berpasangan.

Melihat seseorang berpasangan terkadang dapat membuat jomblo iri. Tapi, kamu perlu bersyukur karena status jomblo itu tidak selalu membuatmu terlihat menyedihkan.

Kopi dan Teh Hijau Bisa Bantu Turunkan Berat Badan Lho!

KONFRONTASI-Kunci untuk menurunkan berat badan adalah olahraga teratur dan mengurangi asupan makanan. Meski demikian, mengkonsumsi kopi dan teh hijau juga bisa sedikit membantu rencana diet.

Benarkah Konsumsi Telur Berdampak Pada Kesehatan Jantung?

KONFRONTASI-Jika ada yang namanya makanan sempurna, telur pasti jadi kandidatnya.

Telur mudah didapat, dimasak, harganya terjangkau dan kaya protein.

"Telur memiliki semua 'bumbu' yang tepat untuk pertumbuhan suatu organisme, jadi jelas telur sangat padat nutrisi," kata Christopher Blesso, profesor ilmu gizi di University of Connecticut di AS.

Mengonsumsi telur bersama makanan lain dapat membantu tubuh kita menyerap lebih banyak vitamin juga.

Benarkah Tidur Miring ke Kiri Selama Hamil Lebih Baik?

Konfrontasi - Kita semua memiliki posisi favorit saat tidur, tetapi ketika Anda hamil, kebiasaan tidur menjadi berubah. Bayi memutuskan bagaimana Anda tidur!

Sudah lama, ibu hamil percaya bahwa tidur di sisi kiri sangat penting. Bagi sebagian orang, tidur dengan miring ke kiri berfungsi sebagai posisi paling nyaman tanpa menyakiti punggung karena tekanan yang berlebihan pada perut.

Duh, Mie Mengandung Formalin dan Boraks Beredar Lagi

KONFRONTASI-Mi mengandung bahan berbahaya jenis formalin dan boraks kembali beredar di wilayah Jakarta dan sebagian Jawa Barat. Hal itu terungkap setelah aparat kepolisian menangkap tiga pelaku yang memproduksi mi dengan kandungan bahan kimia tersebut.

Mereka yang ditangkap di lokasi berbeda itu memproduksi mi rumahan dan beroperasi sendiri-sendiri, bukan jaringan. Ketiga tersangka, yakni M (57), As (53), dan RH (39).

Pages