24 January 2020

Kementerian Perindustrian

Kemenperin Targetkan 2.000 Pelaku UKM Ikut Pelatihan Pemasaran Online

Konfrontasi - Kementerian Perindustrian menargetkan untuk melatih sebanyak 2.000 pelaku industri kecil menengah tentang pemasaran produk secara daring (online) menggunakan media internet melalui program "e-Smart" pada 2018.

"Tahun ini kami melatih sebanyak 1.000 IKM, kemudian pada 2018 targetnya 2.000 perusahaan dan berikutnya ditambah sebanyak 3.000 perusahaan," kata Sekretaris Direktorat Jenderal IKM Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Eddy Siswanto di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (1/10/2017).

Respon Kemenperin Terkait Pailitnya Nyonya Meneer

Konfrontasi - Keputusan Pengadilan Negeri Semarang menetapkan perusahaan jamu PT Nyonya Meneer pailit membuat tak sedikit pihak terkejut. Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih juga menyayangkan hal tersebut. 

“Karena pasar jamu masih terbuka luas. Sangat disayangkan,” ujarnya dilansir Tempo, Sabtu, 5 Agustus 2017. Apalagi dalam dua tahun ke depan, perusahaan akan berusia tepat satu abad.

Kemenperin Dorong Kerajinan Perca Bernilai Tambah

KONFRONTASI - Kementerian Perindustrian mendorong kerajinan perca yang bernilai tambah dengan mendukung pelatihan perca oleh Dekranas dan diikuti Dharma Wanita Kemenperin.

"Sisa-sisa perca kalau dibiarkan akan jadi onggokan sampah. Nah, sekarang ibu-ibu bisa memanfaatkan perca-perca itu di rumah," kata Dirjen Industri Kecil Menengah (IKM) Kementerian Perindustrian Euis Saedah kepada Antaranews di Jakarta, Selasa (5/4).

Kementerian Perindustrian: Harga Gas Murah Kunci Industri Sukses Hadapi MEA

Konfrontasi - Harga gas murah menjadi kunci industri yang memiliki daya saing untuk bisa berkompetisi dengan negara lain menghadapi perdagangan bebas ASEAN maupun global.

"Kalau harga energinya murah, listrik, gas, itu daya saing kita akan terdorong," kata Dirjen Ketahanan dan Pengembangan Akses Industri Kementerian Perindustrian, Achmad S Dwiwahjono, di Jakarta, Jumat (22/1/2016).

Dia mengatakan, harga gas yang tinggi kerap membuat Indonesia kehilangan peluang investasi dari dalam maupun luar negeri.

Kemenperin Minta Penegak Hukum Koordinasi Soal Produk Tanpa SNI

Konfrontasi - Kementerian Perindustrian meminta agar penegak hukum berkoordinasi dengan Kemenperin terkait produk-produk karya anak bangsa yang belum bersertifikat SNI.

"Jangan langsung dimusnahkan, tapi penegak hukum bisa berkoordinasi dengan Kemenperin," kata Dirjen Industri Kecil Menengah (IKM) Euis Saedah di Jakarta, Selasa (19/1).

Euis menyampaikan hal tersebut berkaitan dengan produk televisi rakitan milik UD Haris Elektronika asal Karanganyar, Jawa Tengah, yang dimusnahkan karena belum ber-SNI.