19 July 2019

Kementerian Luar Negeri

16 Investor Amerika Lirik Pulau Jawa dan Bali

Konfrontasi - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) “all out” berupaya meningkatkan minat investasi pengusaha Amerika Serikat (AS) ke Indonesia

Direktorat Amerika I, Kementerian Luar Negeri, kali ini, membutikan bekerjasama dengan KJRI New York, menyelenggarakan “Seminar Investasi Nasional “How to Attract Investors from US Investors Perspective”. Seminar ini ternyata dihadiri 16 orang investor yang sengaja datang dari Amerika Serikat.

3 Alasan Pemerintah AS Tolak Permohonan Suaka WNI

Konfrontasi - Presiden Amerika Serikat Donald Trump membuat kebijakan tentang mendeportasi warga AS yang ilegal. Kebijakan yang dia buat beralasan agar negara yang dipimpin bisa lebih aman. Kebijakan deportasi ini, kini menjadi momok menakutkan WNI ilegal yang menetap di sana. Mereka berusaha meminta suaka agar tidak menjadi korban deportasi negara tersebut.

Amerika Serikat Batalkan Kunjungan Jenderal Gatot, Ini Kata Kemenlu

Konfrontasi - Panglima TNI Gatot Nurmantyo batal berangkat ke AS karena ditolak oleh negara tersebut. Pembatalan keberangkatan Gatot disampaikan oleh pihak maskapai Emirat.

Pihak Kementerian Luar Negeri menyesalkan kejadian tersebut. Menurut Dirjen Amerika dan Eropa Mohammad Anshor,  memang ada masalah internal dari pihak US tapi terlambat disampaikan ke maskapai Ettihad.

Indonesia Pamerkan 300 Macam Buku di Frankfurt Book Fair

Konfrontasi - Indonesia membawa 300 judul buku ke Frankfurt Book Fair 2017 yang berlangsung 11-15 Oktober di Kota Frankfurt, Jerman.

Siaran pers Kementerian Luar Negeri di Jakarta, Minggu (15/10/2017), menyebutkan buku-buku yang dihadirkan dalam pameran itu meliputi buku fiksi, non fiksi, buku anak, dan komik dari 11 penerbit asal Indonesia. 

Indonesia juga menghadirkan beberapa penulis asal Indonesia seperti Petty Elliot, Ada Avianti Armand, Ben Sohib, dan Aan Mansyur dalam acara tersebut.

Kemlu Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban Ledakan Turki

Konfrontasi - Kementerian Luar Negeri RI menyatakan, tidak ada Warga Negara Indonesia yang menjadi korban ledakan bom di luar stadion olahraga Besiktas Vodafone, Istanbul Turki, Sabtu pagi, 10 Desember, sekitar pukul 10.20 waktu setempat.

"Hingga saat ini, tidak diperoleh informasi mengenai adanya WNI yang menjadi korban dalam peistiwa tersebut," ujar Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemenlu, Lalu Muhammad Iqbal dalam pesan singkat seperti dilansir VIVA.co.id, Minggu (11/12/2016).