23 October 2019

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo)

Aturan Baru Ini Bikin WhatsApp Pengin Pengguna Kurangi Kebiasaan Ini

Konfrontasi - Mulai tahun lalu, WhatsApp membatasi jumlah pesan terusan di berbagai negara.

Kebijakan ini mulai diterapkan di Indonesia pada awal 2019. Dengan pembatasan tersebut, pengguna hanya bisa meneruskan pesan maksimal ke lima kontak dalam sekali terusan. Dengan pembatasan ini, WhatsApp punya tujuan lho guys! Apa sih?

Menurut Director of Communication WhatsApp, Sravanthi, kebijakan ini membuat orang berpikir sebelum meneruskan pesan, yaitu mengapa dan pada siapa pesan terusan itu diberikan.

Kominfo Tunggu Revisi PP 82 Tahun 2012 untuk Kejar Pajak Google

Konfrontasi - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) masih menunggu hasil revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 82 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PSTE) untuk disahkan.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan menilai jika aturan ini resmi diberlakukan, maka perusahaan seperti Google, Youtube, Netflix dan masih banyak perusahaan digital lainnya akan patuh dalam membayar pajak.

OJK Masih Temukan 123 Pinjaman Online Ilegal

Konfrontasi - Satgas Waspada Investasi menemukan 123 fintech lending illegal atau pinjaman online ilegal, 30 usaha gadai yang tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan atau OJK dan 49 entitas penawaran investasi yang tidak berizin.

Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam Tobing mengatakan keberadaan pinjaman online ilegal masih sangat mengkhawatirkan karena jumlah yang beredar di internet dan aplikasi telepon genggam tetap banyak. Padahal Satgas sudah meminta Kementerian Kominfo untuk langsung memblokirnya.

Kemenkominfo: Lebih Dari 300 Ribu Hoax Perkeruh Konflik Papua

Konfrontasi - Kementerian Komunikasi dan Informatika mencatat lebih dari 300.000 tautan atau Uniform Resource Locator (URL) hoaks terkait kerusuhan di Papua. Ini dimanfaatkan salah satu pihak untuk memperkeruh suasana.

Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Ferdinandus Setu mengatakan bahwa ratusan ribu URL itu telah diblokir pemerintah agar tidak sampai ke masyarakat Papua.

Hoax Masih Masif, Pemerintah Masih Akan Blokir Internet di Papua

Konfrontasi - Pemblokiran data internet yang dilakukan pemerintah lewat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) di Papua dan Papua Barat masih akan terus berlanjut. 

Pemblokiran layanan data internet tersebut akan berlangsung sampai situasi dan kondisi Tanah Papua benar-benar normal.

Lindungi Anak-anak, Kemenkominfo Baru Blokir 1 Juta Website yang Berbau Konten Pornografi

Konfrontasi - Kasubdit Pengendalian Konten Internet Kementerian Komunikasi dan Informatika, Antonius Malau mengatakan, pihaknya terus berupaya memblokir konten pornografi yang beredar di internet.

Tercatat hingga saat ini sudah ada jutaan website yang telah dibelokir.

“Kami selalu aktif melakukan pencarian konten pornografi. Hingga saat ini kita telah memblokir lebih dari satu juta website, termasuk yang dari medsos,” ujar Malau di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (29/7/2019).

Alasan Pemerintah Pulihkan Kembali Akses Media Sosial

Konfrontasi - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menginformasikan bahwa pembatasan penggunaan media sosial dan aplikasi pesan singkat dalam mengunggah gambar serta video sudah kembali kondusif.

Dengan demikian, masyarakat kini bisa menggunakan kembali media sosial mereka untuk berkirim pesan maupun gambar.

"Antara jam 14.00 - 15.00 sudah bisa normal," ujar Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara kepada awak media, Sabtu (25/5/2019).

Cabut Pembatasan Medsos, Kemenkominfo Imbau Uninstall VPN Karena Bahaya

Konfrontasi - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah mencabut pembatasan media sosial dan pesan pada Sabtu siang, 25 Mei 2019.

Seiring dicabutnya pembatasan tersebut, maka Kemenkominfo juga mengimbau agar pengguna internet tak lagi menggunakan aplikasi virtual private network atau VPN.

Imbauan ini dikeluarkan, karena pada saat diberlakukan pembatasan media sosial dan pesan, banyak pengguna internet yang memasang aplikasi VPN untuk mengakses internet secara lancar.