13 November 2019

Katty Perry

Dilamar Orlando Bloom di Helikopter, Ini Perasaan Katty Perry

Konfrontasi - Hari Kasih Sayang tahun ini menjadi hari yang paling membahagiakan bagi Katy Perry. Pada hari itu, dia dilamar kekasihnya, Orlando Bloom. Perry pun menceritakan momen spesial tersebut dalam wawancara dengan Capital Breakfast with Roman Kemp kemarin, Sabtu (1/6/2019) WIB.

''Itu adalah Valentine's Day dan aku kerja saat itu,'' kata Perry, memulai ceritanya.

Katty Perry Ingin Akhiri Perang Dingin dengan Taylor Swift

KONFRONTASI-Katy Perry siap mengakhiri perang dingin dengan Taylor Swift, dia menyebut Taylor "penulis lagu fantastis" dan mengatakan keduanya bisa jadi contoh perempuan kuat di industri musik.

Namun Swift (27) belum merespons itikad baik untuk mengakhiri pertengkaran yang terjadi di antara dua penyanyi pop perempuan terbesar itu.

"Saya siap mengakhirinya," kata Perry di podcast global, Sabtu, saat mempromosikan album baru "Witness".

"Saya memaafkannya (Swift) dan minta maaf atas semua yang saya lakukan, dan saya berharap dia juga melakukan hal yang sama. Saya menyukainya dan ingin yang terbaik untuknya. Dan saya pikir dia seorang penulis lagu yang fantastis," imbuh penyanyi 32 tahun itu.

Perang dingin yang dimulai gara-gara pertengkaran soal penari latar telah mendominasi kehidupan pribadi dan profesional dua penyanyi ini selama lebih dari tiga tahun, bahkan sampai mempengaruhi lagu-lagu mereka.

Swift akhirnya rujuk dengan layanan streaming dan merilis lagu-lagunya di situ setelah selama tiga tahun menarik katalognya dari situ, pada hari yang sama ketika Perry merilis album baru "Witness", yang mengesankan upayanya untuk merebut perhatian dari karya Perry.

Ups, John Mayer Ternyata Belum Bisa 'Move On' dari Katty Perry

KONFRONTASI-Sudah hampir empat tahun sejak John Mayer merilis album full-length, "Paradise Valley", akhirnya album "The Search for Everything" -- yang sudah dirilis dua gelombang sejauh ini -- diluncurkan secara lengkap.

Pada dua gelombang pertama materi album tersebut, Mayer telah merilis delapan lagu, tiga diantaranya mengungkapkan sesuatu yang cukup pribadi tentang pria berusia 39 tahun itu: Dia tidak benar-benar melupakan Katy Perry.

Katy Perry dan Taylor Swift Dukung Gerakan Anti-Trump

KONFRONTASI-Aksi unjuk rasa menolak pelantikan Donald Trump sebagai presiden Amerika Serikat (AS) disuarakan kaum Hawa di berbagai negara. Gerakan anti Trump oleh para wanita ini mendapatkan dukungan dari sejumlah artis ternama AS diantaranya Katy Perry dan Taylor Swift. Melalui akun Twitter, keduanya menyampaikan pendapat mereka atas aksi unjuk rasa yang mengatasnamakan gerakan wanita tersebut. "Unity. Protection. Power. Progress. WOMEN RISE UP! Getting ready to march with my sisters! #WomensMarch," kicau Katy Perry.