21 February 2020

kasus

Wah, Kaligis Suruh Gerry Pasang Badan

KONFRONTASI- Ini soal OC Kaligis. Kuasa hukum M Yagari Bhastara, Haeruddin Masarro, mengatakan, kliennya mengaku ditekan oleh pengacara Otto Cornelis (OC) Kaligis setelah ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Kaligis, kata Masarro, meminta Gerry "pasang badan" demi kelangsungan kantor firma hukum OC Kaligis and Associates.

Menurut Gerry, kata Haeruddin, peristiwa tersebut terjadi saat hari raya Idul Fitri, Jumat (17/7/2015).

Prestasi Buruk dan Bermasalah, Darmin Nasution Tidak Pantas Masuk Kabinet Jokowi

KONFRONTASI-  Untuk kesekian kali, Presiden Joko Widodo diingatkan bahwa sosok Darmin Nasution  berpotensi memiliki masalah hukum. Darmin  Nasution disebut-sebut ikut terseret kasus korupsi pajak Gayus Tambunan.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mengusung Trisakti Soekarno  dan Nawa Cita diminta untuk lebih selektif dalam memilih figur yang akan diakomodir dalam Kabinet Kerja pada saat reshuffle nanti.

Usulkan Sri Mulyani ke Kabinet, Ekonom UGM A.Tony Prasetyantono Jerumuskan Jokowi ke Killing Ground

KONFRONTASI-Di hadapan Presiden Jokowi (29/06) di Istana Negara, ekonom asal UGM Tony Prasetyantono berpendapat bahwa tim ekonomi Jokowi ke depan pasca retooling harus dipimpin oleh ekonom yang dipercaya pasar. Seperti contohnya Sri Mulyani yang bermazhab neoliberal, neoklasik. Atas hal ini pengamat ekonomi dari  Universitas Bung Karno (UBK) Gede Sandra MA, menyatakan usulan Tony ke Presiden justru jerumuskan Jokowi menuju Killing Ground karena Neoliberalisme/Neokolonialisme  bertentangan dengan Nawa Cita dan Trisakti.

Beras Plastik itu Ancam Keselamatan Keluarga

KONFRONTASI-Setelah merasa lebih sehat, Naiman (55) korban beras plastik di wilayah Cipayung, Depok, Jawa Barat mengaku trauma. Pasalnya, setelah menyantap nasi bersama keluarga, Naiman bersama keluarganya mengalami mual dan pusing dan terpaksa dirawat di rumah sakit. Budaya makan nasi jelas tak bisa diganti dengan beras plastik yang beracun dan berbahaya bagi kesehatan kita.

Dirinya mengaku secara tidak sengaja mengonsumsi nasi yang sebagian diduga dari bahan sintetis atau plastik hasil sumbangan dari warga Perumahan Depok Jaya.

Hari-hari Sepi 'Dukun' Guntur Bumi

Konfrontasi – Nasib tragis harus dihadapi ‘Dukun’ Cilik Guntur Bumi Al Qurthubi. Pria bernama asli Muhammad Susilo Wibowo ini mendekam di penjara Polres Balikpapan sendirian.

Guntur Bumi ditangkap karena kasus pencurian 200 gram emas senilai Rp 840 juta. Kapolres Balikpapan Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Andi Azis Nizar mengatakan tersangka dijemput langsung setelah ditahan di Rutan Salemba Jakarta Pusat.

"Sejak itu belum ada yang menjenguk tersangka, baik keluarga atau siapa. Kondisinya sendiri sehat dan stabil," jelas Kapolres.

TKW Indonesia Dimutilasi Pria Hong Kong

Konfrontasi – Nasib tragis menimpa seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Indonesia. Sumarti Ningsih ditemukan tewas dalam koper oleh Polisi Hong Kong.

Pihak kepolisian Hong Kong menyatakan Sumarti dihabisi oleh Rurik Jutting di apartemen mewah wilayah Wan Chai, Hong Kong. Jutting membunuh dua wanita yang diketahui sebagai pekerja tuna susila. Kedua korban mati  tanpa busana dengan luka di leher.

KKN, Wakil Rektor Universitas Jenderal Soedirman Ditahan Kejaksaan

PURWOKERTO- Ini kasus KKN yang memilukan. Pembantu Rektor III Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto Eko Haryanto, Selasa (23/9), ditahan kejaksaan.

Ia diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi senilai Rp 10 miliar di perguruan tinggi itu.

Penahanan tersebut dilakukan usai pelimpahan berkas penyidikan dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah ke Kejaksaan Tinggi.

Selain Eko, turut ditahan pula dua tersangka lain dalam kasus tersebut yakni Pembantu Dekan Fakultas Ekonomi Unsoed Anjar Taruna Ari Sudewa serta dosen Fakultas Pertanian Bondansari.

Pages