23 October 2018

kapolri

Kapolri Mutasi 149 Perwira Tinggi Polri

JAKARTA- Kapolri Jenderal Tito Karnavian kembali mengeluarkan surat telegram yang berisikan mutasi sejumlah jajarannnya. Sebanyak 149 perwira tinggi (PATI) Polri dimutasi.

Surat Telegram Kapolri ini dikeluarkan dalam 4 nomor yakni ST/2593/X/KEP./2018, ST/2594/X/KEP./2018, ST/2595/X/KEP./2018, ST/2596/X/KEP./2018, ST/2597/X/KEP./2018, ST/2598/X/KEP./2018 tanggal 14 Oktober 2018 yang ditandatangani Asisten SDM Kapolri Irjen Eko Indra Heri.

Lagi Soal Buku Merah, Waketum Gerindra: Ada Keanehan dan Operasi Terstrutur untuk Copot Kapolri Tito

KONFRONTASI- Kontroversi soal Buku Merah mewarnai ruang publik. Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono angkat bicara soal merebaknya pemberitaan seputar buku kas bersampul merah atas nama Serang Noer IR yang di dalamnya menyebut nama Kapolri Tito Karnavian sebagai salah satu penerima dana dari pengusaha Basuki Hariman.

Puyouno mencium adanya keanehan dan operasi terstrutur untuk mencopot Tito Karnavian dari Posisi Kapolri. Dia pun menyebut upaya tersebut sebagai bentuk ketidakadilan terhadap Tito.

IndonesiaLeaks dan Kredibilitas Polri Kini Diuji

KONFRONTASI- Kontroversi seputar laporan hasil investigasi IndonesiaLeaks tampaknya akan berbuntut panjang dan perlu disikapi dengan bijakBeberapa pihak menuding temuan IndonesiaLeaks terkait isu gratifikasi sebagai kabar bohong, namun di sisi lain, pengelola lembaga tersebut bersikukuh temuan mereka valid, berdasarkan fakta dan data.

Lima Kali Nama Kapolri Dicatut, Polda Metro Diminta Tangkap Pelakunya

KONFRONTASI- Neta S Pane, Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) mendesak Polda Metro Jaya segera mengusut kasus hoax Indonesialeaks dan menangkap pelakunya.

Menurut Neta, pengusutan itu penting dilakukan agar dugaan kasus fitnah serta pencatutan nama Kapolri Tito Karnavian tidak terus berulang.

Ada yang Tak Suka dengan Prestasi Tito Karnavian

KONFRONTASI-Isu buku merah diduga sengaja digulirkan oleh pihak-pihak yang tidak senang dengan keberhasilan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dalam memimpin Polri.

Demikian disampaikan Ketua BEM FPBS UPI, Beli Saputra dalam keterangan tertulisnya, Minggu (14/10).

“Ada keanehan dalam hal ini karena yang jadi sasaran tembak hanyalah pak Tito Karnavian seorang,” ungkap Beli Saputra.

Padahal, sambung Beli, kasus dugaan suap ini sudah lama, namun kenapa kembali dimunculkan ditahun politik menjelang Pemilihan Presiden.

Ada Konspirasi untuk Lengserkan Kapolri

KONFRONTASI-Ada konspirasi menjatuhkan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian. Dugaan itu menyusul mencuatnya kembali dugaan pengrusakan barang bukti kasus suap oleh dua penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPP) dari unsur kepolisian.

Dalam laporan investigasi Indonesialeaks, muncul nama Tito saat masih menjabat Kapolda Metro Jaya, dalam daftar penerima uang yang diberikan oleh pengusaha CV Sumber Laut Perkasa tersebut.

Dihantam Isu Korupsi, Kapolri Harus Tetap Fokus Kerja

KONFRONTASI - Angkat bicara soal isu yang menggoyang Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Ketua DPR Bambang Soesatyo berharap, Tito tetap fokus kerja karena masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

"Saya meminta Kapolri tetap fokus bekerja sesuai tupoksinya. Tak perlu larut ataupun terganggu atas isu adanya dugaan aliran dana dari Basuki Hariman dalam kasus impor daging kepada dirinya," saran Bamsoet, Kamis (11/10).

Kompolnas Minta Penuding Kapolri Tito Diproses Jika Tak Bisa Berikan Bukti

KONFRONTASI- Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menilai pihak yang menuding keberadaan aliran dana kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian dari seorang pengusaha impor daging, Basuki Hariman, harus membuktikannya.

Sebelumnya, mantan Ketua MPR Amien Rais meminta Presiden Joko Widodo untuk mencopot Tito sebagai Kapolri atas dasar tudingan keberadaan aliran dana itu.

Tuduhan Korupsi atas Kapolri Tito Dinilai sebagai Serangan Politik untuk Jokowi

KONFRONTASI- Pengamat Politik, Pertahanan dan Keamanan, Hermawan Sulistyo mengatakan munculnya isu dugaan korupsi terhadap Kapolri Jenderal Tito Karnavian sangat kental dengan aroma politik.

"Ya jelas ini pertarungan politik," kata Hermawan kepada INILAHCOM, Kamis (11/10/2018).

Dia menambahkan, nuansa politik isu tersebut bahkan sampai kepada Presiden Jokowi. Menurutnya, serangan kepada Tito adalah serangan kepada Jokowi.

"Jokowi menghadapi kekuatan lama. Yang diincar adalah Jokowi," ujarnya.

Arief Poyuono: Ada Operasi Terstruktur Mencopot Tito Dari Posisi Kapolri

KONFRONTASI -  Ada konspirasi menjatuhkan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian. Dugaan itu menyusul mencuatnya kembali dugaan pengrusakan barang bukti kasus suap oleh dua penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPP) dari unsur kepolisian. Dalam laporan investigasi Indonesialeaks, muncul nama Tito saat masih menjabat Kapolda Metro Jaya, dalam daftar penerima uang yang diberikan oleh pengusaha CV Sumber Laut Perkasa tersebut.

Pages