20 May 2019

Kampung Melayu

Kapolri Klaim 31 Terduga Teroris Ditangkap Sejak Bom Kampung Melayu

Konfrontasi - Antisipasi teror bom saat pelaksanaan hari Raya Idul Fitri, Kepolisian Republik Indonesia telah melakukan pengawasan terhadap sel-sel jaringan teroris di Indonesia. Di mana sejak terjadinya ledakan bom di Kampung Melayu, Jakarta Timur beberapa waktu lalu, Polisi telah mengamankan sebanyak 31 orang terkait jaringan yang terlibat bom Terminal Kampung Melayu.

BIN Beberkan Alasan Terduga Teroris Cepat Ditangkap Setelah Ledakan

Konfrontasi - Masih ada yang menyebut serangkaian aksi terorisme di Indonesia sebagai rekayasa. BIN menjelaskan mekanisme penangkapan teroris.

Tak bisa dimungkiri ada saja suara sumbang di balik aksi aparat memberantas terorisme. Misalnya saat ledakan di Kampung Melayu pada 24 Mei lalu, keberhasilan aparat menangkap sejumlah orang terkait aksi terorisme itu ada yang menganggapnya sebagai rekayasa. Mengapa bisa teroris ditangkap sedemikian cepat?

Polri Tangkap ARP, Karena Dianggap Buat Status Bom Kampung Melayu Rekayasa

KONFRONTASI -  Seorang warga berinisial ARP (37) ditangkap oleh Tim Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

Ia ditangkap karena menyebarkan informasi bohong yang menyebutkan peristiwa bom bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta Timur adalah rekayasa melalui akun Facebooknya.

"Iya betul, yang bersangkutan sudah ditangkap. Besok akan dirilis oleh Humas Mabes Polri," ujar Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Fadil Imran saat dikonfirmasi wartawan, Senin (28/5).

Pemerintahan Jokowi Diminta Perdulikan Korban Bom Kampung Melayu

JAKARTA- Sejumlah keluarga korban bom di Terminal Kampung Melayu berharap pemerintah memberikan perhatian kepada keluarga korban, baik korban selamat maupun korban meninggal dunia.

"Bisa lebih diperhatikan lah korban-korban dan kejadian ini tidak terulang lagi, kalau mau jihad (teroris) di luar negeri saja sana, kasian korbannya di Indonesia enggak tahu apa-apa," kata Trini (40) istri dari Tasik Saputra.

Reaksi Panglima TNI Ketika Indonesia Rawan Disusupi ISIS dari Filipina

Konfrontasi - Konflik bersenjata di Filipina dan adanya teror di Kampung Melayu, Jakarta Timur, membuat Indonesia disebut-sebut rawan disusupi oleh kelompok ISIS dari Filipina. 

Menanggapi hal itu, Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Jenderal Gatot Nurmantyo menyatakan kesiapannya untuk menghalau mereka. Dia pun menyiapkan patroli bahkan dari laut. 

Cegah Tragedi Kampung Melayu, Kemenhub Perketat Bandara

Konfrontasi - Kementerian Perhubungan akan memperketat keamanan di bandara seluruh Indonesia. Hal ini merespons kejadian teror bom di Terminal Kampung Melayu yang merupakan salah satu simbol transportasi dari Kemenhub. 

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Agus Santoso, mengatakan pihaknya telah menyiapkan keamanan di bandara, dua lapis lebih kuat ketimbang hari-hari biasa. Sehingga dipastikan saat memasuki musim Lebaran, masyarakat yang hendak mudik ke kampung halaman merasa aman. 

Petugas Bersihkan Halte Kampung Melayu dengan Disinfektan

Konfrontasi - Halte Transjakarta Kampung Melayu menjadi tempat yang terkena dampak ledakan bom di Terminal Kampung Melayu, Rabu (24/5/2017) lalu.

Halte Kampung Melayu yang hanya berjarak beberapa meter dari titik ledakan membuat kaca-kaca halte pecah. Dinding-dinding halte juga dipenuhi bercak darah dari korban ledakan.

Humas Polri: Adik Pelaku Bom Kampung Melayu Dipulangkan

Konfrontasi - Pasangan suami istri atas nama HR dan IS, warga Kampung Paledang, Kelurahan Suci Kaler, Kecamatan Karangpawitan, Garut, Jawa Barat, yang merupakan adik dari salah satu pelaku bom bunuh diri Kampung Melayu, AS, telah dibebaskan. 

"Yang kemarin ditangkap ada adiknya pelaku, suami istri, sudah dibebaskan. Sudah dikembalikan. Sudah dipulangkan," kata Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta , Minggu, 28 Mei 2017.

Densus 88 Menangkap Satu Lagi Terduga Bom Kampung Melayu

KONFRONTASI -  Densus 88 Mabes Polri kembali mengamankan salah satu terduga pelaku penyerangan bom bunuh diri Terminal Kampung Melayu. Pelaku tersebut berinisial R alias B asal Rembang, Jawa Tengah.

"R ditangkap pada tanggal 27 Mei 2017 di kawasan Cibubur, Jakarta Timur. Pria ini diduga memiliki kaitan dengan pelaku teror bom Kampung Melayu," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta, Minggu (28/5)

Seluruh Polres Jawa Tengah Pasang Bendera Setengah Tiang untuk Korban Bom Kampung Melayu

Konfrontasi - Ledakan bom bunuh diri terjadi di Kampung Melayu, Jakarta dan menewaskan tiga anggota kepolisian. Di sejumlah kantor kepolisian di Jawa Tengah, dipasang bendera setengah tiang sebagai ungkapan belasungkawa atas tewasnya anggota Korps Bhayangkara dalam insiden bom Kampung Melayu itu.

Pages