25 June 2019

kalah

Rakyat Tidak Mentolerir Kejahatan Pemilu Curang. Jokowi Kalah dan Prabowo Presiden Rakyat?

KONFRONTASI- Para analis menilai Prabowo-Sandi menang, dan Jokowi-Maruf pasti kalah karena mayoritas rakyat telah memilh paslon 02. Dan rakyat tidak mentolerir kejahatan pemilu curang di TPS/KPPS sampai KPU yang akan memaksakan menang paslon 01 (Jokowi) 22 Mei.

Prabowo Sudah Menang , Jokowi hanya Dapat Suara Menang di 14 Provinsi?

KONFRONTASI – Segala kecurangan oleh KPU , Bawaslu, aparat  dan petugas  baik itu polisi, camat,lurah/kepala desa dan semua pelaku curang, telah mempermalukan bangsa Indonesia di mata dunia internasional. DKPP harus memproses mereka sampai tuntas, dan para pelaku kecurangan brutal itu beserta para dalangnya sudah dikenakan mubahalah oleh para ulama/ustadz..

Perhatikan Lima Alasan Ini, Mengapa Jokowi Sudah Pasti Kalah

KONFRONTASI -  HINGGA hari ini kubu Jokowi dan komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih mencoba meyakinkan rakyat, Jokowi menang. Upaya ini seperti menegakkan benang basah.Publik sudah paham, menyaksikan sendiri, dan yang paling penting sangat meyakini Prabowo menang. 

Bila Jokowi-Ma'ruf Kalah, CEO Cyrus Akan Pensiun dari Dunia Survei

KONFRONTASI -  CEO Cyrus Network Hasan Nasbi yakin pemenang Pilpres 2019 adalah pasangan Joko Widodo - Kh Maruf Amin. Dirinya berani bertaruh untuk kemenangan Jokowi, jika kalah dirinya siap mempertaruhkan nama besarnya dengan pensiun dari dunia survei nasional.

"Kami yakin Jokowi akan menangi pilpres 2019 nanti, selisihnya dengan Prabowo dua digit," Kata Hasan saat berbincang di Jakarta Selatan, Jumat (12/4/2019).

Mahkota Raja Jokowi Menusuk Sri Sultan Dan Keluarga Ningrat Di Jawa!

TULISAN ini adalah lanjutan dari 2 tulisan  tentang kekuasaan dalam perspektif Jawa dalam tahun ini. 2 judul sebelumnya “Kumbakarna Mati, Rahwana Akan Tumbang dan Pemimpin Yang Ambisius Selalu Kobarkan Perang, "Ngluruk Tanpo Bolo, Menang Tanpo Ngasorake, Sekti Tanpo Aji.”

Jaga Pilpres Dari Tangan-tangan Yang Tak Siap Kalah

Jaga Pilpres Dari Tangan-tangan Yang Tak Siap Kalah

PRABOWO menang! Begitulah banyak yang sudah mulai berani membuat kesimpulan.

Ada dua indikator yang mereka gunakan. Pertama, tak ada yang bisa melawan kekuatan rakyat.

Jokowi sedang berhadap-hadapan dengan rakyatnya sendiri. Rakyat yang kecewa atas tata kelola pemerintahannya yang tak sesuai janji dan ekspektasi.

Kekecewaan itu yang membuat rakyat melimpahkan harapannya kepada Prabowo. Satu-satunya rival Jokowi di pilpres 2019.

Debat Keempat: Salam Perpisahan Joko widodo

Oleh : Hersubeno Arief.

“Pak Prabowo, saya itu senang naik sepeda. Dan sering ketika naik sepeda rantainya putus. Tapi percayalah kepada saya Pak Prabowo, bahwa rantai persahabatan kita tidak akan pernah putus!”

Pernyataan penutup ( clossing statement ) Jokowi pada debat keempat Sabtu malam (30/3) sungguh sangat mengejutkan. Tak terduga! Prabowo sempat terperangah, namun sejurus kemudian dia mengangkat tangan sambil mengepalkan tinjunya.

Dukungan dan Euforia Rakyat Banjir ke Prabowo. Jokowi Delegitimasi. Mustahil Jokowi bisa Menangi Pilpres

Kalah dari Gerindra, PDIP Minta Golkar Naikkan Elektabilitas

KONFRONTASI -   Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto meminta Partai Golkar menaikan elektabilitas pada Pemilu 2019 lantaran dari hasil survei Litbang Kompas posisi Golkar dibawah Gerindra.

"PDIP sangat berkepentingan pemerintahan Jokowi-KH Ma"ruf Amin kuat, efektif dan solid. Karena itulah dalam rangka penguatan sistem presidensial, gambaran ideal terjadi apabila Golkar bisa menduduki posisi no 2, mengalahkan Gerindra, dan PKB no 3," kata Hasto dalam pesan singkatnya, Kamis (21/3/2019).

Pesan dari Survei Eep Saefulloh Fatah: Posisi Jokowi Sangat Rawan untuk Kalah 2019

KONFRONTASI- Hasil survei terbaru PolMark Indonesia menempatkan posisi Calon Presiden 01 Joko Widodo saat ini sangat rawan untuk kalah  karena tingkat elektabilitasnya hanya sebesar 40,4 persen. Sedangkan  dukungan untuk Prabowo cenderung naik cukup tajam.

Demikian pesan yang kita tangkap dari CEO PolMark Indonesia Eep Saefulloh Fatah saat memaparkan hasil survei PolMark pada Forum Pikiran, Akal dan Nalar di Hotel Mercure Surabaya, Selasa (5/3/019).

Pages