15 December 2019

Kabinet

Rizal Ramli: Tidak Ada ‘Honeymoon’ Kabinet Sekarang, Kacau Sejak Minggu Pertama

KONFRONTASI- Kabinet Joko Widodo-Ma’ruf Amin belum 100 hari. Tapi tidak ada ‘honeymoon‘. Sebab, dari minggu pertama ada banyak kekacauan.

Demikian disampaikan Tokoh Nasional Rizal Ramli di Kampus Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Ciputat, Sabtu (9/11/2019).

“Karena Pemerintah sibuk dengan radikalisme radikulisme dan radikolisme (3R). Ini mungkin mengalihkan perhatian dari isu lain.

“Isu 3R itu buat becandain pemerintah. Kita harus tegaskan bahwa umat Islam gak radikal,” sambungnya.

Isu Radikalisme Heboh. Rizal Ramli: Ekonomi Mandeg, Kita Bertanya Ini Kabinet Maju atau Mundur?

KONFRONTASI- Tokoh nasional Dr Rizal Ramli (RR) mengingatkan pemerintah, dengan hebohnya isu radikalisme, radikulisme & radikolisme, dan perkembangan ekonomi makro & mikro yang semakin mandeg, kita jadi bertanya-tanya apakah ini ‘Kabinet Maju’ atau ‘Kabinet Atret (achterwaarts) alis Kabinet Mundur’ ?

Rizal Ramli: Visi Pak Jokowi Bisa Terwujud, Tapi Ke Mana Tim Ekonomi Kabinetnya?

KONFRONTASI- Sejak pelantikan menteri Kabinet Indonesia Maju pada (23/10), inovasi maupun kebijakan untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi belum terlihat.

Uenak Tenan, Menteri Baru dan DPR-MPR Baru Dapat Mobil Mewah Baru

KONFRONTASI-Uenak tenan menjadi menteri dan pejabat tinggi baru di Indonesia. Belum lama menjabat baik itu posisi menteri, DPR, MPR dan DPD, mereka sudah mendapatkan mobil baru mewah.

Untuk pengadaan kendaraan dinas baru ini, negara merogoh kocek bersumber Anggaran Pendapat Belanja Negara (APBN) sebesar Rp147 miliar.

Di halaman depan Kompleks Parlamen Senayan Jakarta terlihat sederet sedan Toyota Crown Hybrid berjejer, lengkap dengan pelat nomor RI.

Hak Veto Menko Berpotensi Ciptakan 'Abuse of Power'

KONFRONTASI-Direktur Politik Hukum Wain Advisory Indonesia, Sulthan Muhammad Yus memandang, ide hak veto bagi Menteri Koordinator (Menko) menunjukkan adanya persoalan besar manajemen internal pemerintah.

"Perlu diketahui presiden adalah pimpinan kabinet, bukan Menko," kata Sulthan saat dihubungi SINDOnews, Rabu (30/10/2019).

Seandainya Presiden Jokowi Nanti Mau Mendengar dan Melaksanakan Trisakti Soekarno versi Gagasan dan Strategi Rizal Ramli, Ekonomi RI Tangguh dan Tumbuh

KONFRONTASI- Seandainya Presiden Jokowi  nanti mau mendengar dan melaksanakan gagasan/strategi  Rizal Ramli mengenai bagaimana melaksanakan Trisakti (Berdikari ekonomi, berdaulat politik dan berkepribadian dalam kebudayaan) yang diajarkan Presiden Soekarno, tentu  ekonomi Indonesia akan tangguh dan tumbuh lebih baik dari 5%, serta ketahanan sosial-budaya kita bakal  kuat atau bahkan dahsyat.

Demikian pandangan analis senior Universitas Paramadina Herdi Sahrasad dan Nehemia Lawalata, tokoh Persatuan Alumni GMNI.

Kabinet Jokowi di Mata Rizal Ramli, Siapa Menteri Paling Moncer?

KONFRONTASI- Kabinet Indonesia Maju baru saja disahkan oleh Presiden Joko Widodo. Ada yang memuji, tapi banyak juga yang menghujatnya. Bahkan ada yang menganggap ini sebagai kabinet Indonesia mundur, benarkah?

Lalu bagaimana komposisi kabinet ini menurut tokoh nasional sekaligus begawan ekonomi Rizal Ramli?

Untuk sektor keuangan, Rizal menilai sosok paling bagus adalah Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Sosok ini pekerja keras, ‘delivered‘ dan tidak banyak omong.

Solusi Rizal Ramli Atasi Defisit APBN Era Jokowi yang Bisa Melebar

KONFRONTASI- Tokoh nasional yang juga Mantan menteri Koordinator Perekonomian pada masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid, Rizal Ramli, menanggapi soal defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara

Mengapa Tim Ekonomi Kabinet Kurang Kredibel atau Kurang Mumpuni?

Ronny P. Sasmita
Direktur Eksekutif Economic Action Indonesia

Ada ‘Beking’ Internasional di Balik Mulusnya Sri Mulyani dan Luhut Kembali ke Kabinet

Oleh: Eddi Mulyadi

 

 

PRESIDEN Joko Widodo sudah mengumumkan dan melantik para menteri yang jadi pembantunya. Komentar dan respon pun berhamburan. Ada yang pro, juga kontra. Biasa.

Seperti telah diduga sebelumnya, masuknya Prabowo Subianto dalam jajaran pembantu Joko menyita porsi lumayan dominan dalam parade komentar. Yang pro bilang, Prabowo masuk untuk memperbaiki dari dalam, untuk meningkatkan kualitas pertahanan dan kedaulatan NKRI dari rongrongan musuh eksternal, dan seterusnya, dan sebagainya.

Pages