26 May 2019

jurdil

Pemilu 'Zaman Now' Jangan Khianati Reformasi

Jakarta-Hampir sepekan pesta demokrasi lima tahunan telah berlalu. Namun protes dan kritik terhadap pelaksanaan Pemilu yang berlangsung pada 17 April kemarin terus bergulir.
 
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN), Sodik Mujahid mengingatkan kritik dan protes yang disampaikan publik ditujukan untuk mewujudkan Pemilu yang jujur dan adil (jurdil).
 
Menurutnya, hal ini sebagai wujud demokrasi yang konsisten dengan semangat reformasi. 
 

Pemilu 2019 Dinilai Jauh dari Prinsip Jurdil

Jakarta-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) merekomendasikan sejumlah pemungutan suara ulang di sejumlah lokasi.
 
Tak hanya di luar negeri seperti di Malaysia, di dalam negeri juga terdapat rekomendasi serupa seperti di 103 TPS di Sumatera Barat, 20 TPS di Jawa Tengah, 112 TPS di Riau dan beberapa tempat lainnya.
 
Bahkan, Badan Pemenangan Nasional (BPN) menemukan 1.261 laporan kecurangan pada Pemilu 2019. 
 

Alhamdulillah, Muncul Sosok Penyelamat Pemilu Yang Jurdil dan Dipercaya

KONFRONTASI -   Inilah sosok PAHLAWAN ITU: BPK YULAINDRE DARWIS, Ketua KOMISI PENYIARAN INDONESIA: Di saat semua lembaga negara  diam seribu bahasa  membiarkan kecurangan-kecurangan yang sangat nyata, beliau tampil ke depan menghentikan semua QuickCount di stasiun Televisi, dan siap menyelidiki siapa saja yang terlibat dalam kecurangan itu, sanksi terberat adalah pencabutan Hak Siar Televisi  dan memberangus lembaga survey tersebut dan seumur hidup  tak boleh berkecimpung dalam dunia survey, sedangkan masalah pidananya adalah wewenang Bareskrim Polri, #INAelectionO

Prabowo: Pemilu/Pilpres Harus Jurdil, Bersih

KONFRONTASI- Calon presiden 02, Prabowo Subianto meminta kepada semua pihak pelaksana pemilu untuk bertindak jujur dan adil pada 17 April 2019. Karena, Prabowo melihat antusias rakyat yang ingin adanya perubahan dalam kepemiminan nasional.

Hal itu menurut Prabowo penuhnya rakyat yang hadir dalam kampanye akbar di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta pada Minggu (7/4/2019).

"Saya kira rakyat massif, rakyat ingin perubahan, rakyat ingin perbaikan hidup," kata Prabowo.

Petisi LPKAN Indonesia dan 400 Elemen Masyarakat Serahkan Petisi Luber dan Jurdil Pilpres 2019

KONFRONTASI -   Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara (DPP LPKAN Indonesia) telah menyerahkan Petisi “Pilpres 2019 Luber Jurdil” ke KPU RI.

Pembina LPKAN Wibisono mengatakan, bahwa UU pemilu tahun 2017 sangat multitafsir terutama tentang hal cuti kampanye bagi calon Presiden (petahana), maka kami beserta 400 elemen masyarakat mengajukan petisi ini.

Hariman Siregar dan Petisi Pilpres Netral & Jurdil

KONFRONTASI- Hariman Siregar adalah tokoh di balik layar bagi konsolidasi para jenderal,intelektual, aktivis pergerakan dan civil society untuk mendesakkan Petisi Pilpres Netral, Jujur dan Adil yang sangat diapresiasi masyarakat dan media. ''Kita bergerak aja,bacakan petisi ini agar negara dan masyarakat tahu,'' kata Hariman Siregar, Mantan Ketua Umum Dewan Mahasiswa UI dan Tokoh Malari 1974.

Deklarasi bagi penandatangan Petisi Pilpres 2019 Desak TNI, Polri, BIN dan ASN bertindak Netral, Jujur dan Adil

KONFRONTASI- Para jenderal Purnawirawan (Purn) TNI dan Polri serta akademisi dan intelektual melakukan deklarasi bagi penandatangan petisi Pilpres 2019 yang netral, jujur dan adil. Perisi itu mendesak TNI, Polri, BIN dan ASN bertindak netral, jujur dan adil.

Deklarasi digelar di kediaman mantan Kapolda Metro Jaya, Nugroho Djayusman, Jl. Bangka IX No. 1 B, Kemang, Jakarta Selatan, Senin (28/1/2019).

Djoko Santoso, Hariman Siregar, Nugroho Jayusman, Rizal Ramli dan Para Tokoh Lain Gerakkan Petisi Pilpres Jurdil dan Netral

KONFRONTASI- Sedikitnya 99 eksponen menyampaikan Petisi Pilpres 2019 yang Netral, Jujur dan Adil. Mereka sudah melihat gelagat buruk bahwa TNI, Polri, BIN dan Aparatur Sipil Negara (ASN) dikerahkan oleh penguasa (rezim Jokowi) untuk memenangkan petahana. '' Demorkasi adalah peradaban yang baik, namun kalau pemilu/pilpres tidak jurdil, maka itu bentuk peradaban yang primitif. Itu sanga tidak baik,'' lata Djoko Santoso, Mantan Panglima TNI..

Pilpres harus Jurdil, Bersih, apalagi dalam Pantauan Dunia Internasional

KONFRONTASI- Tokoh senior nasionalis/Mantan Komandan Barisan Soekarno dari ITB yakni  Suko Sudarso  mengingatkan bahwa masyarakat  ingin pilpres jurdil, bersih  dan bermartabat sehingga tidak boleh curang dengan mengerahkan aparat negara (babinsa, kamtibmas, TNI/Polri) dan lembaga2 survei maupun  ahli IT dan pihak-pihak yang tak bertanggung jawab. Sebab AS/Eropa dan negara maju sudah mencium dan mengetahui gelagat buruk itu, dan mereka punya SDM maupun teknologi untuk membuka kecurangan itu nantinya.

Rizal Ramli Ingatkan, Jika Pilpres 2019 Curang, Akan Hadapi Perlawanan Rakyat

KONFRONTASI- Tokoh nasional Rizal Ramli mengingatkan perlawanan rakyat bangkit jika penyelenggaraan Pemilihan Presiden 2019 nanti sampai dicurangi.

Terlebih kecurangan itu dilakukan secara struktur, sistematis, dan masif dengan kecanggihan teknologi.

 

Rizal Ramli

Pages