21 November 2019

juftazani

Apocalypso 9

Juftazani

 

Perubahan Dan Kehancuran Rezim

Juftazani

 

 

Terkutuklah Kalian, Bandit Bandit Zaman Peralihan

Juftazani

 

Agama, Media Menggali Potensi Diri - Puisi

Juftazani

 

Manusia punya kemampuan terbatas

Pengakuan akan keterbatasannya

Menghadirkan keyakinan adanya Dzat yang luar biasa di luar dirinya

Dzat yang luar biasa itu akan membimbing setiap manusia

Yang ingin mengembangkan minat dan bakat sejak masa kanak-kanak

Dzat luar biasa itu menurunkan agama yang menjadi insting

Dan fitrah setiap manusia

 

 

Tundukkan dirimu ke dzat yang luarbiasa dan mengatur pergerakan alam semesta

Islam, Jalan Sukses Tercepat Dalam Kehidupan Dunia Hingga Akhirat

Juftazani

 

 

Islam bukan hanya agama 'langit'
Islam menapak kuat di bumi
Setiap Muslim bukan pemimpi 
Setiap Muslim tahu dengan alat canggih “Theo-stationary dan Geo-stationary”
Dimana posisinya saat ini
Apa yang harus ia lakukan dan kemana ia akan pergi

 

Puisi Apocalypso 4

Juftazani
-------------------------------------
Aku adalah Pompei, yang musnah akibat kiamat hebat 
Di jiwa ruh-ruh penduduk kota yang hancur luluh 
Dihantam letusan gempa gunung Vesuvius
Tapi bukan karena Vesuvius yang menghancurkan aku
Aku adalah Pompei, yang lebur karena kiamat telah menggerogoti 
Tanah-tanah goyah ruh-ruh yang telah terbakar 
Saat aku mendengar gemuruh

Tuhan, Alam Dan Manusia

Juftazani

 

 

Gemuruh badai di ruang-ruang terbuka galaksi bimasakti
Membenamkan semua yang lewat
Satelit datang lenyap ditelan “angin super dahsyat” 
Menghempaskan elemen berat 
Melemparkannya sejauh satu juta tahun cahaya
Benda-benda massif mencair dan memecah-mecah dirinya
Sebagai bahan membentuk bintang

 

 

 

Musim Yang Teratur - Puisi

Oleh:  Juftazani

kuingat ketika kecilmu
ruhmu dipenuhi taman-taman indah
dengan musim yang teratur
tapi sekian tahun kemudian
tamanmu dipenuhi semak perdu yang tak menganggu
o betapa sedihnya hati ini
ketika kutemukan tamanmu telah menjadi hutan rimba

MALAIKAT KECIL YANG SANGAT CANTIK ITU DATANG LAGI - Puisi

oleh Juftazani

 

1. Malaikat kecil ini muncul lagi
Masya Allah!

2. O malaikat kecil
bawalah aku ke surga (ingat akan Tuhan selalu),
dan undanglah para malaikat selalu hadir dalam tidurmu,
dalam jagamu
kesucianmu benar-benar tangguh
karena kesucian yang dijaga para penunggu langit
yang hadir di dunia fana

GERAKAN MALARI 1974 (1)

Oleh:

Juftazani

Masih terasa jejak-jejak proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945
di tanah basah di kramat pela Jakarta Pusat
Gaung pemberontakan PKI 1965 masih juga mewarnai kehidupan mahasiswa
Demonstrasi-demonstrasi kecil di kampus-menyalakan anglo pemberontakan
Disirami bensin ceramah-ceramah pakar ekonomi dari UI
Gaung suara dari meja-meja kampus
Terus memuntahkan uneg-uneg jiwa yang meronta
Menggetarkan pandangan Soeharto
yang tertegun di depan Kakuei Tanaka

Pages