25 August 2019

Jokowi

Perang Baratayuda Bakal Muncul di Era Jokowi, Hancurkah NKRI?

KONFRONTASI - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memprediksi perang Baratayuda akan terjadi di era kepemimpinan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Dalam Youtube yang diunggah pada Minggu 14 September 2014 malam, SBY memberikan dua kemungkinan dalam era pemerintahan Jokowi-JK. Selain soal Baratayuda, kemungkinan lainnya situasi dalam negeri diprediksi berjalan lancar.

Soal Kabinet Jokowi, Pengamat: Sami Mawon Dengan Sekarang

KONFRONTASI- Struktur kabinet yang akan dibentuk untuk membantu pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla lima tahun ke depan baru saja diumumkan. Kabinet pemerintahan mendatang tetap akan mempertahankan jumlah 34 kementerian yang ada saat ini.

Jokowi mengatakan bahwa 34 kementerian ini rencananya 18 di antaranya akan diisi oleh orang profesional murni. Sementara itu, 16 kementerian lainnya rencananya akan diberikan kepada orang partai, meskipun orang partai tersebut diembel- embeli olah orang partai profesional.

Kabinet Jokowi Harus Profesional dan Komit pada Rakyat

JAKARTA- Dalam wawancara dengan jurnalis Global TV, pengamat politik Universitas Paramadina, Herdi Sahrasad, menyatakan Kabinet Jokowi-JK diharapkan merupakan Kabinet Kerja yang profesional dengan komposisi 70 persen diisi para profesional yang berintegritas dan kompeten, dan sisanya baru para poltiisi dari Koalisi PDIP yang mendukung Jokowi.

Kabinet Gemuk Jokowi-JK, Posisi Menko dan Wamenlu Tetap Dipertahankan

KONFRONTASI - Presiden terpilih, Joko Widodo akan memertahankan tiga menteri koordinator (menko) dalam kabinetnya nanti.Jabatan wakil menteri (wamen), kecuali untuk Kementerian Luar Negeri dihapus Jokowi. "Menko (menteri koordinator) tetap tiga, wamen (wakil menteri) sementara ini menurut penilaian kita masih diperlukan di kementerian luar negeri," katanya saat menggelar konferensi pers bersama dengan Jusuf Kalla di Kantor Transisi,  Jakarta Pusat Senin (15/9) malam.

Kabinet Ramping Omong Kosong, Jokowi Sebut 16 Kementerian Jatah Parpol

KONFRONTASI - Janji kampanye Presiden terpilih Joko Widodo soal perampingan kabinet ternyata omong kosong. Dalam jumpa pers di Kantor Transisi, Jakarta, Senin (15/09), Jokowi tidak akan merampingkan kabinet dan akan tetap mempertahankan komposisi 34 menteri sebagaimana kabinet Indonesia Bersatu pimpinan pendahulunya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Bahkan, Jokowi menyebut bahwa kabinetnya akan terdiri dari 18 orang profesional nonpartai dan 16 profesional partai.

Jika Jokowi Tak Sependapat dengan RUU Pilkada, Ajukan Perubahan Bila Sudah Berkuasa, Jangan Berpolemik di Media

Konfrontasi - Ketua DPP Partai Gerindra Desmond J Mahesa menilai permintaan Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) untuk menunda pembahasan RUU Pilkada adalah sah-sah saja. Menurutnya, RUU Pilkada bakal tetap diketok dan disahkan menjadi undang-undang dalam sidang paripurna, 25 September mendatang.

"Pasti diketok tanggal 25," tegas Desmond kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Senin (15/9).

Jokowi Desak Pemerintahan SBY Tarik RUU Pilkada

KONFRONTASI - Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) mendesak Pemerintahan SBY-Boediono segera menarik Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) karena pengesahan RUU tersebut memotong hak politik rakyat.

"Sejak awal sudah saya sampaikan, hak politik rakyat jangan dipotong dengan alasan-alasan masalah anggaran lah, konflik horizontal lah. Justru hal-hal seperti itu yang akan mendewasakan masyarakat," kata Jokowi di Balaikota, Senin.

Jokowi menginginkan RUU Pilkada ditunda atau ditarik agar aspirasi politik rakyat bisa tersalurkan.

Dilema Pilkada (Tidak) Langsung

 Presiden SBY melalui Menteri Dalam Negeri dan Menteri Hukum dan HAM mengusulkan RUU Pilkada ke DPR RI pada 15 Desember 2011. Karena satu dan lain hal, pembahasannya sempat terbengkalai dan belakangan ini dibahas kembali. Belakangan, polemik RUU Pilkada kian memanas seiring dengan munculnya wacana mengembalikan pemilihan melalui DPRD.

Soal Postur Kabinet, Jokowi: Nanti Sore atau Malam Ini

KONFRONTASI - Presiden terpilih Joko Widodo akan menggelar pertemuan di Rumah Transisi. Pertemuan  ini, sekaligus membicarakan soal beberapa kementerian. Beberapa pihak mengatakan kabinet akan dirampingkan.

Dengan begitu, beberapa kementerian akan digabung. Namun, prediksi lain adalah postur kabinet tetap dipertahankan, seperti era Presiden SBY.

Presiden terpilih Jokowi, saat dimintai komentarnya, enggan membeberkan lebih dalam. "Nanti sore. Di Rumah Transisi," kata Jokowi, di Balaikota, Senin (15/9/2014).

Jokowi Tak Konsiten soal Postur Kabinet Ramping, Janji kok Diingkari?

KONFRONTASI - Janji Presiden terpilih Joko Widodo saat kampanye tidak sesuai harapan.‎ Sejak diusung resmi oleh PDIP dalam Pilpres 2014, mantan Walikota Solo itu sesumbar akan membuat perampingan dalam kabinetnya nanti bila terpilih.‎

Namun, politisi PDI Perjuangan, Hendrawan Supratikno memastikan kabinet Joko Widodo-Jusuf Kalla memakai pola 34 kementerian-lembaga negara. ‎"Kan sudah dinyatakan tetap," katanya singkat,  di Jakarta, Senin (15/9).‎‎

Pages