24 May 2019

Jokowi

Pemilu Tak Kredibel, jika KPU Paksakan Jokowi Unggul., bakal Negatif. Sebab Prabowo yang Menang, kata aktivis senior ini

Pemilu Terburuk, Joko Widodo Dibayangi Krisis Politik dan Krisis Kepercayaan

KONFRONTASI- Para analis politik menilai dan melihat krisis politik dan krisis kepercayaan  membayangi rezim Joko widodoI akibat kegagalan KPU dan pemerintah menyelenggarakan pemilu yang kredibel dan jurdil. Pemilu sangat- sangat buruk, kecurangan masif,  dan menimbulkan ketidakpercayaan rakyat maupun pasar dan duniai nternasional.

Isu PAN Merapat ke Koalisi Jokowi, Ini Jawaban Amien Rais

Konfrontasi - Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais menegaskan isu pindahnya haluan Partai Amanat Nasional (PAN) ke koalisi pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin adalah omong kosong belaka.

Isu merapatnya PAN ke koalisi Jokowi-Ma’ruf muncul setelah adanya pertemuan Jokowi dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

"Itu omong kosong," kata Amien, di Seknas Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, di Jakarta Pusat, Sabtu, 4 Mei 2019.

Rizal Ramli : Mau Pindahkan Ibu Kota, Pak Joko Widodo Bayar BPJS Dulu!

KONFRONTASI- Celoteh kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memindahkan Ibu Kota negara di luar DKI Jakarta dinilai keputusan yang irasional dan menciderai perasaan rakyat.

“Memang wacana pemindahan ibu kota sudah lama. Tapi, nasib Pak Jokowi aja belum jelas, kok sudah ambil keputusan strategis. Ini kan juga harus dibahas terbuka dengan DPR yang baru,” ujar ekonom senior, Rizal Ramli di Jakarta, Kamis (2/5/2019).

Celoteh Jokowi soal Pemindahan Ibu Kota, Rizal Ramli: Itu Keputusan Irasional dan Cederai Perasaan Rakyat

KONFRONTASI- Tokoh nasional/Ekonom Senior, Rizal Ramli menilai Kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang berceloteh memindahkan Ibu Kota negara di luar DKI Jakarta merupakan sebuah keputusan yang irasional dan menciderai perasaan-hati nurani rakyat.

“Memang wacana pemindahan ibu kota sudah lama. Tapi, nasib Pak Jokowi aja belum jelas, kok sudah ambil keputusan strategis. Ini kan juga harus dibahas terbuka dengan DPR yang baru,” ujar Rizal Ramli di Jakarta, Kamis (02/05/2019).

Suara Rakyat Kecil: Jokowi Berkuasa Lagi, Indonesia Terancam Punah

Oleh: Sutopo
Rakyat Kecil Cinta NKRI

Dari sekian pemerintahan yg pernah ada, hanya rezim Jokowi yg memiliki daya rusak yg mengerikan atas tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara. Dulu prilaku korupsi, berdusta, dan kecurangan dilakukan secara sembunyi2 karena dinilai sebagai tindakan amoral dan aib. Kini pada masa rezim jokowi dilakukan secara telanjang dan  tdk malu2 lagi.

Merapat ke Jokowi, AHY Redup Sebelum Bersinar: Berakhirnya Dinasti Cikeas

Oleh: Tony Rosyid
Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Secara sosial-politik, Indonesia mengenal dua polarisasi yaitu santri dan abangan. Kata "santri" kemudian bermetamorfosis menjadi "umat". 

Soal Pemindahan Ibu Kota, RR: Jokowi Mesti Contoh Mahathir, Tingkatkan Ekonomi 8 Persen

KONFRONTASI -   Begawan ekonomi Rizal Ramli mengingatkan Presiden Joko Widodo alias Jokowi agar belajar dari pengalaman Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad yang sukses dalam mengimplementasikan kebijakan pemindahan Ibu Kota Malaysia ke Putraja setelah perekonomian negeri jiran tersebut bagus dan pertumbuhan ekonominya juga tinggi.

Demikian disampaikan Rizal dalam keterangan pers yang diterima KedaiPena.Com, ditulis Jumat (3/5/2018).

Hasil Resmi KPU: Jokowi Keok di Purwakarta, Prabowo Menang

KONFRONTASI - KPU Kabupaten Purwakarta, telah menuntaskan rekapitulasi suara hasil Pemilu 2019. Rekapitulasi itu, selesai hanya dalam dua hari dari target tiga hari, sejak Selasa (30/4) sampai Rabu malam (1/5).

Capres 02 unggul dalam perolehan suara di Purwakarta. Paslon nPrabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno, mendapat suara sebanyak 406.988.

Pemilu Curang, Legitimasi Pemerintahan Jokowi Ambruk

Oleh: M Rizal Fadillah

Kulminasi prestasi atau titik nadir degradasi Pemerintahan Jokowi adalah Pemilu. Karena ini menyangkut legitimasi. Baik legitimasi hukum maupun politik. Di tengah bukti empirik bahwa hukum menjadi alat atau kepanjangan politik maka legitimasi politik menjadi terpenting. Berbicara negara hukum saat ini mudah dipatahkan oleh praktek politik yang mendahulukan kekuasaan ketimbang aturan. 

Pemerintahan Jokowi memiliki habitat buruk seperti ini. 

Pages