27 May 2019

Jokowi

An Open Letter to the President From DR. Rizal Ramli

Dear President Widodo: 

Over the past few days, Indonesia has experienced a series of traumatic and saddening events. The police have responded to hundreds of thousands of demonstrators, expressing their right of assembly and to protest against what they believe to be fraudulent elections, with brutal force. Innocent people have been beaten or fired upon, many severely wounded, while others have been tragically killed.

Kecurangan Pemilu 2019 dan Ketidakadilan: Rezim Jokowi bisa Hancur

Penulis : Von Edison Alouisci

Saya mulai tulisan ini dengan mengutip statemen pihak Petahana yang menurut saya hanya sebuah cara untuk mengelak terhadap kecurangan pemilu 2019 sbb :

"Kalau memang terjadi kecurangan tdk usah ini itu..buktikan saja dan laporkan sesuai hukum yg berlaku."

Pertanyaan saya adalah..

Bagaimana jika pihak oposisi telah mengikuti aturan hukum yang berlaku jika pelaksana hukum sudah tdk netral dan lebih memihak petahana ?

Demo di Thamrin Jakarta, Letjen TNI Soeharto: Ini Perlawanan Terakhir, agar Tak jadi Jongos

KONFRONTASI- Mantan Danjen Marinir Letjen (Purn) Soeharto yang ikut dalam Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) mengingatkan seluruh masyarakat yang peduli dengan Indonesia dalam orasinya di depan Bawaslu, Selasa (21/5).

“Ini adalah perlawanan terakhir kita, jika ini lolos maka selamanya kita akan menjadi jongos di negeri sendiri,” kata Soeharto.

Selain itu, sebagai purnawirawan TNI, mantan Dankormar era 1998 ini berpesan kepada seluruh jajaran prajurit TNI maupun Polri bahwa mereka jangan menjadi alat kekuasaan.

Soal Gerakan Kedaulatan Rakyat, MUI DIY Sarankan Jokowi Mundur

KONFRONTASI- Badan Pemenangan Nasional (BPN) menyatakan menolak penetapan hasil rekapitulasi suara nasional pilpres yang memenangkan Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin. BPN Prabowo menyatakan tetap akan melawan ketidakadilan dan kebohongan terkait Pilpres 2019.

Di Pamekasan, Jawa Timur, HA Posting Bunuh Saja Jokowi di Facebook, Guru Honorer Ini Dibekuk Polisi

KONFRONTASI -  Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim berhasil membekuk Hairil Anwar (35), pengancam Presiden Jokowi di Facebook. Pria berusia 35 tahun itu mengancam akan membunuh Jokowi.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menerangkan, Hairil Anwar merupakan seorang guru honorer asal Dusun Morsongai, Panaan, Pamekasan, Jawa Timur.

Pelaku memposting tulisan bernada ancaman itu melalui akun palsu bernama Putra Kurniawan. Postingan tersebut berisi, 'bunuh saja itu Jokowi anjin*'.

Jokowi Sebaiknya Mengalah dan Mundur Ketimbang NKRI Hancur

KONFRONTASI-  DENGAN aksi massa 100 ribu orang atau lebih 21-25 Mei 2019 ini untuk merebut kedaulatan rakyat yang dizalimi kejahatan pemilu curang rezim Jokowi yang ngeblok ke China komunis, maka sebagai Kepala Negara, Jokowi, istana dan elite penguasa sebaiknya mengalah dan mundur ketimbang terjadi chaos atau perpecahan bangsa yang bakal meruntuhkan NKRI.

Demo GNKR, Daulat Rakyat: Era Jokowi Kembali ke Rezim Otoriter

KONFRONTASI-  Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR) mendatangi Wiranto di kantornya Kemenkopolkam...
''Ada dugaaan Wiranto di balik terjadinya Kriminalisasi yg menimpa sejumlah ulama dan Aktivis kritis al Egi Sujana..Lius Sungkarisma..Kivlan zen, Ustaz Sambo  serta pemanggilan tiada henti sejumlah aktivis dan ulama lain,'' kata Andrianto dari GNKR.

Bambang Susanto Priyohadi Katakan Jokowi Bukan Seorang Satria

KONFRONTASI -  Budayawan Jawa, Bambang Susanto Priyohadi, menyatakan ‘marah’ Capres 01 atau Presiden Joko Widodo saat berpidato di Stadion Kridosono Yogyakarta pada Sabtu (23/3/2019) lalu, menandakan kalau petahana sudah tidak pantas lagi menjadi seorang pemimpin.

Menurut dia, seorang kesatria yang hendak menjadi pemimpin mestinya memahami tentang Hasta Brata yang terdiri 8 sifat alam. Salah satunya, sifat bumi di mana dia akan menerima semua proses, bahkan cacing mati pun dia terima, tidak akan menolak.

Golkar dan PKB 'Pesan' Kursi Ketua MPR, Ini Jawaban Presiden

Konfrontasi - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menilai wajar Partai Golkar ingin menduduki kursi Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Sebab, kata dia, Partai Golkar adalah pemenang kedua Pemilu Legislatif 2019.

"Baik saya kira sebagai pemenang yang kedua juga wajar," kata Jokowi usai buka puasa bersama Partai Golkar, di Hotel Sultan, Jakarta Selatan, Minggu (19/5/2019).

''Jokowi, Kau yang berjanji, kau yang mengingkari. Kau yang memulai, Rakyat yang Mengakhiri,'' kata Bennie Akbar Fatah

Pages