25 June 2019

Jokowi-Ma'ruf Amin

Bukti Pemilu 2019 Kembali ke Orde Baru: Masyarakat Takut Bicara Politik

Konfrontasi - Hasil survei yang drilis Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan, sebagaian besar masyarakat mengaku takut bicara politik pasca kerusuhan 21-22 Mei.

Demikian disampaikan dalam rilis bertajuk ‘Kondisi Demokrasi dan Ekonomi Politik Nasional Pasca-Kerusuhan 21-22 Mei’ di kantornya di kawasan Cikini, Menteng, Jakarta, Minggu (16/6/2019).

Dalam surveinya tersebut, sekitar 43 persen responden menyatakan takut berbicara politik pasca kerusuhan 21-22 Mei 2019.

Waketum: PAN Gabung ke Koalisi Jokowi, Tunggu Putusan MK

Konfrontasi - Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Bara Hasibuan mengaku bahwa kemungkinan PAN bergabung dengan Koalisi Indonesia Kerja (KIK) pendukung pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin semakin terbuka.

Kendati demikian, Bara mengungkap bahwa akan ada mekanisme di internal PAN terlebih dahulu dari tingkat DPP hingga tingkat pengurus daerah, yang kemungkinan baru bisa diputuskan setelah agenda penyelesaian sengketa pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK) diputuskan.

Ini yang Diamati Investor Saat Negara Sedang Pemilu

Konfrontasi - Hasil hitung cepat masih menyebut pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin unggul dari pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Namun kubu Prabowo sudah mengklaim kemenangan dari hasil hitungan real internal mereka. Kondisi ini disebut akan mempengaruhi aliran modal asing yang masuk ke Indonesia.

Sebenarnya apa saja yang diperhatikan investor ketika ingin menanamkan modalnya di negara yang sedang pemilu?

Pesan Buya Syafii Maarif untuk Hasil Pilpres 2019

Konfrontasi - Mantan Ketua PP Muhammadiyah, Buya Syafii Maarif meminta kepada kedua kubu yang berkompetisi di Pilpres 2019 untuk saling legowo menunggu hasil resmi penghitungan suara dari KPU. Buya Syafii pun meminta kepada semua pihak agar menerima siapapun Presiden dan Wakil Presiden terpilih sesuai dengan hasil keputusan KPU.

Resmi Tinggalkan Jokowi, Tagar #DahlanIskanPilihPrabowo Trending Topic

Konfrontasi - Keputusan mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan mendukung capres 02, Prabowo Subianto menjadi perbincangan ramai di media sosial. Pasalnya, pada Pilpres 2014 lalu, Dahlan mendukung Jokowi.

Dahlan yang kala itu memenangkan konvensi capres Partai Demokrat, langsung menyatakan dukungannya kepada Jokowi. Bahkan, Dahlan meminta para pendukung dan relawannya ikut memilih Jokowi.

Kini, Dahlan berbalik arah. Mantan Dirut PLN itu menyatakan resmi mendukung Prabowo – Sandi.

Dahlan Iskan Beberkan Alasannya Pindah Haluan Dukung Prabowo-Sandi

Konfrontasi - Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan menjadi kejutan pada kampanye akbar Prabowo Subianto di Surabaya, Jumat (12/4/2019). Dalam kampanye yang digelar di Dyandra Convention Center, Surabaya itu Dahlan muncul untuk mendukung Prabowo yang berduet dengan Sandiaga S Uno di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Dahlan juga menyampaikan pidato dalam kampanye itu. Mantan direktur utama PLN itu menuturkan bahwa dirinya pada Pilpres 2014 memilih Joko Widodo alias Jokowi.

KPU Umumkan Harta Capres-Cawapres, Siapa yang Paling Kaya

Konfrontasi - KPU mengumumkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) capres-cawapres. Ketua KPU Arief Budiman mengatakan pelaporan LHKPN sebagai syarat pencalonan.

"Sebagaimana ketentuan tentang pencalonan peserta presiden dan wakil presiden, menyebutkan salah satu syarat, yaitu melaporkan LHKPN pada KPK," katanya di kantor KPU RI, Jumat (12/4/2019).

Eks Kapolsek Pasir Wangi Benarkan ada Perintah Keberpihakan ke Capres 01

Konfrontasi - Mantan Kapolsek Pasir Wangi, Garut, AKP Sulman Ajiz mengaku diperintahkan untuk memilih pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Hal itu disampaikan saat konferensi pers di Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Lokataru dengan didampingi Direktur Lokataru, Haris Azhar.

"Saya merasa telah dizalimi, telah disakiti, termasuk keluarga saya, istri saya, anak saya. Saya telah dimutasikan dari posisi saya ke Polda Jawa Barat," kata Sulman di lokasi, Jakarta Timur, Minggu (31/3/2019).

Gara-gara Survei Kompas, Internal Koalisi Jokowi Kembali Ribut

Konfrontasi -Koalisi Jokowi lagi-lagi ribut sendiri. Kini elite Golkar dan PSI saling serang gara-gara hasil survei terbaru. 

Survei Litbang Kompas menunjukkan bahwa pemilih memiliki resistensi terhadap parpol-parpol tertentu. Litbang Kompas menyatakan resistensi terbesar di kelompok partai baru dialami oleh PSI. Elektabilitas PSI hanya 0,9 persen, namun resistensinya berada di angka 5,6 persen.

Mantap! Dua Fakta PBNU Jokowi-Ma'ruf Amin Kalah Di Pilpres 2019 Lawan Prabowo-Sandiaga

KONFRONTASI -  2 Fakta di Tubuh PBNU Tunjukkan Jokowi-Ma'ruf Amin Amat Mungkin Kalah di Pilpres 2019 Lawan Prabowo-Sandiaga Uno
Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah memilih KH Ma'ruf Amin sebagai Cawapresnya pada Pilpres 2019 mendatang.

Pages