27 May 2017

JK

Lifetime Achievement 2017, JK Sang Negarawan

KONFRONTASI - 

Tak berlebihan jika mengatakan kalau lebih dari separuh usia H.M. Jusuf Kalla –yang di 2017 ini mencapai 75 tahun– dihabiskan untuk membaktikan dirinya kepada bangsa dan negaranya. Baik dalam kapasitasnya sebagai pengusaha dengan sejumlah perusahaan yang mempekerjakan ribuan orang, sebagai politisi dengan jutaan pendukung, dan sebagai pegiat sosial serta keagamaan yang kahadirannya dirasakan seluruh bangsa Indonesia.

Saat Pensiun 2019, Golkar akan PerSiapkan Kejutan untuk JK

KONFRONTASI  -- Wakil Presiden Jusuf Kalla yang juga politikus senior Partai Golkar menyatakan niatnya pensiun dari panggung politik pada 2019 nanti. Partai Golkar pun menyiapkan kejutan untuk rakyat Indonesia selepas JK pensiun.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Maman Abdurrahman menanggapi soal figur kader beringin sekaliber Jusuf Kalla. Dia memastikan bahwa banyak kader Golkar yang potensial untuk disiapkan menjadi calon wakil presiden mendampingi Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019.

Di Oxford JK Bilang Ahok Serang Lawan Pakai Ayat Quran

LONDON-Jusuf Kalla pada 18 Mei lalu menjadi tamu kehormatan di Oxford Centre for Islamic Studies (OXIS), Inggris. Di sana, JK juga memberikan kuliah umum bertemakan ‘Middle Path Islam: Indonesia’s Experience’.

Dalam kuliah umum di OXIS, JK menjelaskan bahwa Indonesia merupakan negara yang menjunjung tinggi keberagaman. Meski sebagian besar penduduknya adalah Muslim, namun Indonesia menghormati 5 agama lain yang diakui oleh negara.

Bocoran Info: Anggota DPR Ini Ungkap Upaya Perusahaan Jusuf Kalla 'Menggarong' Pertamina

BANTEN-Pertamina digandeng oleh anak perusahaan Kalla Grup yakni PT. BUMI SARANA MIGAS (BSM), untuk membangun proyek LNG Receiving Terminal berkapasitas 500 million standard cubic feet per day (mmscfd), setara 4 juta ton LNG di Bojonegara, Banten.

Proyek yang HOA nya telah telah ditandatangani pada tanggal 14 April 2015 ini akan menghabiskan biaya investasi sebesar Rp 10 triliun.

Kilas Balik: Jusuf Kalla Dipecat Presiden Gus Dur karena Indikasi Korupsi

KONFRONTASI- Nama Wakil Presiden Jusuf Kalla mendadak ramai di berita terkait Pilkada DKI 2017. Beberapa kali memang Pak Jusuf Kalla seperti memperlihatkan “keberpihakan” kepada salah satu calon tertentu, dan ini sudah menjadi rahasia publik. Namun ternyata kabut itu tersingkap dari pernyataan mengejutkan Ketuan Umum PAN, Zulkifli Hasan:

Tags: 

Masyarakat Bugis Siap Pasang Badan Bela Jusuf Kalla

KONFRONTASI- Sekelompok warga Bugis siap turun dan pasang badan apabila masih ada pihak yang melemparkan fitnah kepada Wakil Presiden, Jusuf Kalla.Hal itu disampaikan Tokoh Bugis yang juga mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu kepada wartawan di Jakarta, Rabu (17/5).
"Kami siap turun jika masih ada upaya pecah belah bangsa dan memfitnah Pak Jusuf Kalla," tegas Said Didu.

Tags: 

Mampukah Jokowi Mengatasi Jusuf Kalla?

KONFRONTASI- Bukan Prabowo, bukan SBY, bukan pula Anies-Sandi, apalagi rakyat Jakarta.  Pemenang sejati Pilkada DKI 2017 adalah Jusuf Kalla alias JK.  Tidak heran, dengan terbuka JK semakin berani dan lantang sekaligus mengejutkan dengan pernyataan-penyaan politik yang mengarah ke SARA.

Tags: 

Jusuf Kalla dan Pilkada DKI

SEWORD-Tiba-tiba banyak analisa bermunculan tentang keterlibatan Jusuf Kalla pada Pilkada DKI Jakarta. Apalagi ketika milad ke-75 Wapres RI, Gubernur Terpilih Anies R Baswedan hadir dengan senyum manis bin menawan. Sandiaga Uno sebagai Wakil Gubernur Terpilih pun hingga dengan tergesa cium tangan Kalla. Benar-benar pemandangan yang terbuka untuk ditafsir tanpa perlu banyak berpikir.

Tags: 

Skenario Jusuf Kalla-Sudirman Said di Freeport Terbongkar, Jokowi Gagal Diyakinkan

KONFRONTASI- Jokowi Gagal Diyakinkan, Skenario Kalla-Sudirman Said dan Setya Novanto di Freeport Terkuak  Itulah topik dan kisahnya. Sikap tak kenal kompromi Presiden Jokowi yang tidak mau memperpanjang kontrak karya Freeport lebih awal, telah memakan korban. Karena korbannya adalah para pejabat kelas kakap, maka tindakan Jokowi itu dimaknai sebagai ‘tindakan yang amat berani’. Jokowi terlalu berani menyikat para mafia yang selama ini nyaman ‘bermain’ di Freeport.

PengPeng dan Neoliberalisme Membuat Elektabilitas Jokowi Anjlok

KONFRONTASI- Nawa Cita Presiden Jokowi dirusak oleh Neoliberalisme. Kemarin Sabtu, 13 Mei 2017 NCID (Center for Indonesian Democracy) merilis hasil survey yang menyebutkan Prabowo Subianto (Ketua Umum Gerindra) berada dalam posisi ideal jika berpartisipasi sebagai calon Presiden di Pemilu 2019 mendatang. Posisi Prabowo bahkan mengalahkan Joko Widodo (Jokowi) yang masih menjabat sebagai Presiden dengan suara 35,16 persen. Sementara Jokowi hanya berada di posisi kedua dengan suara 31,24 persen.

Pages