19 November 2019

Janin

Awas, Bahaya Keseringan Minum Kopi Bagi Ibu Hamil

Konfrontasi - Kebiasaan minum kopi merupakan salah satu ritual wajib yang dijalani oleh banyak orang setiap harinya. Namun patut dipahami bahwa terdapat sebuah kondisi yang membuat sebaiknya kamu jauhi minum kopi ini.
 
Ketika sedang hamil, sebaiknya berhentilah minum kopi untuk sementara waktu. Dilansir dari Boldsky, berikut tiga bahaya yang mengancam ibu hamil ketika mengonsumsi kopi.
 

Awas, Kelainan Genetik Bisa Picu Kerusakan Janin

KONFRONTASI-Kelainan pada struktur jantung atau fungsi sirkulasi jantung anak, bisa terdeteksi sejak masa kehamilan ibu. Salah satunya kelainan genetik yang memicu kasus penyakit jantung bawaan pada anak.

Tak heran, di masa awal kehamilan, anjuran untuk mendeteksi kondisi janin sangat gencar dilakukan oleh dokter. Sebab, di masa ini, kasus penyakit jantung bawaan pada janin bisa terdeteksi sejak dini.

Ilmuan Ciptakan "Janin" Buatan dari Tikus

Konfrontasi - Sejumlah peneliti di Universitas Cambridge, Inggris, telah menciptakan 'janin buatan' dengan menggunakan sel punca tikus. 'Janin' palsu ini merupakan kreasi pertama di dunia.

Tim Universitas Cambridge menggunakan dua jenis sel punca dan kerangka tiga dimensi untuk menciptakan bentukan mirip janin tikus.

Sejumlah usaha yang sebelumnya dilakukan tidak terlalu berhasil karena pertumbuhan janin muda memerlukan sel-sel berbeda agar bisa bekerja sama satu sama lain.

Obat Flu Bahayakan Janin Dalam Kandungan?

KONFRONTASI-Benarkah janin terancam bahaya ketika sang ibu mengonsumsi obat flu saat hamil? Menurut hasil sebuah studi yang melibatkan sekitar 700.000 perempuan hal tersebut tidaklah benar.

Itu adalah studi terbesar yang mengukur potensi risiko mengonsumsi oseltamivir atau zanamivir (lebih dikenal sebagai Tamiflu dan Relenza) – dua obat utama untuk mengobati infeksi flu serius – saat kehamilan, kata penulisnya.

Karyawan Mal Temukan Mayat Janin di Mal Pejaten

Konfrontasi - Mayat janin manusia ditemukan di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan pagi tadi. Saat ditemukan janin tersebut dalam keadaan mengambang di tempat pengolahan limbah yang tak jauh dari mal sekitar.

Mayat janin itu ditemukan oleh seorang karyawan mal bernama Gunawan saat sedang membersihkan saringan pengolahan limbah sekitar pukul 07.00 WIB, Minggu (5/6/2016). Gunawan menemukan janin itu tersangkut di saringan limbah.

Heboh, Remaja Pria Malaysia Hamil Janin Kembar & Sukses Melahirkan

KONFRONTASI - Berita ini menghebohkan Malaysia.

Pekan lalu, seorang remaja laki-kali dinyatakan mengandung bayi kembar setelah ia mengeluh sakit perut dan dokter pun melakukan operasi pengangkatan.

Ibu remaja laki-laki itu mengatakan kepada wartawan, bahwa janin memiliki rambut, kaki, tangan, dan alat kelamin. Rambutnya panjang dan lebat.

Pria bernama Mohd Zul Shahril Saidin itu pada awalnya mengeluh sakit perut setelah terlihat kurang sehat dalam empat bulan terakhir ini.

Riset: Wanita Butuh Zat Besi Lebih Banyak dari Pria

Konfrontasi - Wanita membutuhkan lebih banyak asupan zat besi untuk tetap sehat dibanding pria. National Health Service (NHS) di Inggris merekomendasikan, 8,7 miligram per hari untuk pria, sementara wanita butuh 14,8 miligram per hari.

Adapun alasannya, karena wanita akan kehilangan banyak darah selama menstruasi. Pada wanita hamil, zat besi memastikan janin tumbuh dan berkembang selama di kandungan.

India Klaim Miliki 2 Vaksi Virus Zika

Konfrontasi - Perusahaan produsen vaksin asal India, Bharat Biotech, mengklaim memiliki dua vaksin yang dipercaya bisa mengobati penderita yang terinfeksi virus Zika.

Khrisna Ella, Managing Director Bharat Biotech, seperti dikutip dalam Emirate, Minggu (7/2/2016), menyebut vaksin yang mereka ciptakan itu terdiri atas vaksin inactivated dan rekombinan.

Hah, Bocah Laki-laki Ini Miliki Janin Dalam Perutnya, Kok Bisa?

KONFRONTASI-Sebuah fenomena tak lazim terjadi di India. Seorang anak berusia empat tahun mengeluh sakit di perutnya. Namun dokter justru menemukan janin mati di dalam perut bocah malang itu.

Seperti diberitakan Mirror, Rabu (7/10), dokter Sirshendu Giri mengatakan balita itu dibawa ke rumah sakit di Bengal Barat, India karena khawatir terkena tumor. Tapi setelah melakukan tes USG dan CT, janin ditemukan di dalam perutnya.