24 March 2017

jakarta

Kecakapan dan Kepiawaian 7 Lelaki Dalam Konser Kolintang Kawanua Jakarta

KONFRONTASI - Tanpa berkedip, tujuh pria Minahasa melayangkan tangan mereka pada rangkaian bilah kayu yang tersusun secara terpisah di atas panggung gedung Pusat Perfilman Usmar Ismail, Jakarta, pada Jumat (17/03) malam.

Pukulan mereka begitu kompak seirama. Ada kalanya sangat perlahan dan lamat-lamat, tapi beberapa detik kemudian keras menghentak hingga beberapa bilah kayu hampir melejit. Suara yang dihasilkan pun sangat nyaring dan memenuhi seisi ruangan.

Darurat Sampah Jakarta: Fakta dan Solusi

KONFRONTASI - Produksi sampah di Jakarta telah mencapai 7.000 ton per hari yang berakhir di TPST Bantargebang Bekasi dengan ditumpuk secara terbuka (open dumping). Pola penanganan sampah dengan cara lama (kumpul-angkut-buang) dan berakhir di TPST menumpuk secara terbuka sudah harus ditinggalkan dan sudah saatnya menggunakan teknologi tinggi Intermediate Treatment Facility (ITF) yang ramah lingkungan.

Isu SARA Masih Warnai Pilkada Jakarta, Djarot Prihatin

KONFRONTASI - Wakil Gubernur DKI Jakarta nonaktif Djarot Saiful Hidayat menyesalkan isu SARA masih mewarnai pelaksanaan pemilihan kepala daerah putaran kedua yang akan berlangsung di DKI Jakarta pada 19 April 2017.

"Jangan sampai gunakan isu SARA, tidak baik, kan masih juga terjadi," katanya pada wartawan saat ziarah di makam mantan Presiden Soekarno di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sanan Wetan, Kota Blitar, Jawa Timur, Kamis malam.

Ia mengaku prihatin dengan masih adanya yang memanfaatkan isu SARA dalam pilkada ini.

Pemprov DKI Jakarta Gagal Lindungi Asset

Oleh: MUCHTAR EFFENDI HARAHAP (NSEAS)

I.PENGANTAR:

Beberapa hari lalu, Calon Gubernur DKI Jakarta, Anis Baswedan, menyatakan ada Mall atau Pusat Perbelanjaan menggunakan tanah negara. Lalu, Penguasa Pemprov DKI pun membantah, agar Anis tunjukkan. Sesungguhnya pernyataan Anis ini sangat mungkin krn manajemen dan perlindungan asset Pemprov DKI sangat lemah. Hal ini juga diakui Pemprov dan juga pimpinan DPRD DKI.  

Melemah Empat Poin, Rupiah Loyo: Rp13.361/Dolar AS

KONFRONTASI - Jumat pagi, Nilai tukar rupiah bergerak melemah. Rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi bergerak melemah sebesar empat poin menjadi Rp13.361, dibandingkan sebelumnya di posisi Rp13.357 per dolar AS.

"Nilai tukar rupiah relatif masih stabil seiring dengan pasar surat utang negara (SUN) yang terlihat menguat meski dibayangi sentimen kenaikan inflasi domestik," kata ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta di Jakarta, Jumat.

Indeks BEI Loyo Jelang Pengumuman Inflasi

KONFRONTASI - Jelang pengumuman data ekonomi domestik oleh Badan Pusat Statistik (BPS), Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu, dibuka melemah tipis sebesar 0,09 poin.

IHSG BEI dibuka turun 0,09 poin atau 0,01 persen menjadi 5.386,60 poin. Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak melemah 0,21 poin (0,02 persen) menjadi 892,48 poin.

"Menjelang pengumuman inflasi laju IHSG cenderung tertahan, namun relatif masih terjaga," kata Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada di Jakarta, Rabu.

Rupiah Tumbang: Rp13.357/Dolar AS

KONFRONTASI - Nilai tukar Rupiah Rabu pagi bergerak melemah. Rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta melemah sebesar 19 poin menjadi Rp13.357, dibandingkan sebelumnya di posisi Rp13.338 per dolar AS.

Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta di Jakarta, Rabu mengatakan bahwa mata uang dolar AS cenderung menguat terhadap mayoritas mata uang dunia menyusul komentar hawkish dari beberapa pejabat The Fed mengenai peluang kenaikan suku bunga acuan.

Ahok Terpojok, Saksi Ahli Pidana MUI Sebut Pidato Ahok Sudah Jelas Ada Motifnya

KONFRONTASI - Jaksa Penuntut Umum (JPU) kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menghadirkan saksi ahli hukum pidana dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), Abdul Chair Ramadhan.

Meskipun tim penasihat hukum Ahok menolak tidak dan memilih tidak memberikan pertanyaan, Majelis Hakim dan tim JPU tetap menanyakan pendapat Abdul terkait kasus ini. Pasal yang menjerat Ahok yakni pasal 156a KUHP tidak memerlukan laporan dari korban. Sebab, subjek korban adalah agama yang telah dinodai oleh ucapan Ahok.

Jejak Hitam Para Taipan Caplok Rawa-rawa Jakarta, Ahok Puncak Gunung Es

KONFRONTASI - Ribut soal ulah Gubernur DKI Ahok membeli lahan Rumah Sakit Sumber Waras dan betapa ngotot dirinya mempertahankan proyek Reklamasi Teluk Jakarta, rupanya di balik itu ada jejak-jejak kelam para Taipan mengincar kawasan seputar gugusan Kepulauan Seribu tersebut.

Ahok Gagal Pimpin Jakarta, Ini Buktinya

KONFRONTASI - Gencarnya Ahokers, panggilan yang lazim untuk “pasukan pendukung Ahok” yang terus mengkampanyekan Ahok sebagai sosok bersih dan sukses membangun Jakarta karena hasil kerja yang nyata, membuat Kan Hiung, pengamat sosial keturunan Tionghoa benar-benar penasaran.

Pria yang familiar dipanggil Mr. Kan berusaha menggali informasi untuk membuktikan apa benar Ahok seperti yang digembar-gemborkan para “die hard”nya.

Pages