19 July 2019

ISIS

Mantan Teroris Tidak Paham ISIS

KONFRONTASI - Mantan pelaku teror bom Atrium 2001 di Jakarta berinisial SA mengatakan tidak memahami isu Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang sedang berkembang di Tanah Air.

"Saya tidak paham ISIS, saya baru mengerti dari media bahwa ada organisasi itu," katanya di Jakarta, Jumat.

SA yang merupakan alumni Pesantren Ngruki mengatakan beberapa alumni lembaga pendidikan tersebut tidak bisa menanggapi kemunculan ISIS di Indonesia.

Gara-gara ISIS, Kegiatan Mahasiswa UIN Jakarta Dipantau

KONFRONTASI - Pihak kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah  bertindak tegas untuk mencegah  pergerakan ajaran Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

ISIS Bantai 80 Warga Yazidi, Gadis-gadis Juga Diculik

KONFRONTASI - Sebanyak 80 pria penganut aliran Yazidi, di Sinjar, Irak utara dibunuh kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Kelompok yang kini merubah nama menjadi Islamic State (IS) itu juga melakukan penculikan terhadap para gadis dan anak perempuan di sana.

Kantor berita Reuters, Sabtu 16 Agustus 2014, melaporkan peristiwa itu berawal setelah kelompok IS berada lima hari di wilayah itu untuk mengajak para warga pindah agama. Namun, karena ditolak mentah-mentah, kelompok IS pun berang hingga melakukan pembantaian masal.

Saleh Daulay: ISIS Memecah Belah Umat Islam

KONFRONTASI - Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah DR. Saleh P. Daulay menyatakan umat Islam di seluruh dunia sangat rentan dipecah belah dengan berbagai macam cara. Selain karena perbedaan kepentingan politik di internal umat Islam, tidak jarang perpecahan itu juga sengaja dibuat pihak lain yang tidak senang dengan persatuan umat Islam.

MUI Nilai ISIS Tidak Mencerminkan Islam

KONFRONTASI-Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Prof Din Syamsuddin, di Pancor, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, dalam perayaan puncak hari Ulang Tahun Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI) ke-79 menolak keberadaan gerakan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Indonesia.

"Hingga saat ini, sudah banyak generasi bangsa yang terpengaruh dalam pergerakan ISIS," kata Ketua MUI yang juga merupakan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah itu.

Bahas ISIS, Ormas Islam Kumpul di Kementerian Agama

KONFRONTASI - Kementerian Agama mengumpulkan anggota organisasi massa Islam serta pejabat instansi terkait untuk membahas munculnya Negara Islam Irak dan Suriah (Islamic State of Iraq and Syria/ISIS).

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin membuka pertemuan yang dihadiri oleh pimpinan organisasi massa Islam, ulama, kiai, tokoh masyarakat, serta pejabat dari Kementerian Agama, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Kejaksaan Agung, Kepolisian RI dan Badan Intelijen Negara (BIN) itu.

Waspada ISIS, Polisi Cek Kontrakan Wilayah Perbatasan

KONFRONTASI - Waspada perkembangan jaringan Islamic State Iraq & Suriah (ISIS), Polres Metro Tangerang Kota melakukan penyisiran sejumlah kontrakan dan tempat kos. Kapolsek Batu Ceper Kompol Krismi Widodo di Tangerang, Sabtu, mengatakan pihaknya bersama TNI dan Satpol PP telah melakukan pemeriksaan identitas warga penghuni kontrakan dan kos-kosan yang berada di wilayah perbatasan.

"Kontrakan dan kos-kosan menjadi tempat persembunyian. Maka itu, akan kita cek identitas penghuni untuk mewaspadai perkembangan jaringan ISIS," katanya.

Terbentuknya ISIS dan Israel: Suatu Perbandingan Awal

KONFRONTASI-Perubahan politik di Timur Tengah pasca Arab Spring mendorong Dinas intelijen Inggris, Amerika Serikat dan Israel (Mossad) untuk bekerja sama membentuk gerilyawan Negara Islam Irak dan Suriah atau Islamic State of Iraq and Syria-ISIS). Bagi AS dan sekutu Baratnya, Timur Tengah yang stabil dan damai adalah petaka terhadap industri militer AS/Barat yang haus pasar, baik itu pasar gelap (black market) maupun pasar terbuka. Kompleks industri militer AS/Barat selalu butuh pasar bernilai milyaran dollar AS untuk menggerakkan roda ekonomi mereka di tengah globalisme dunia.

Terbentuknya ISIS dan Israel: Suatu Perbandingan Awal

KONFRONTASI-Perubahan politik di Timur Tengah pasca Arab Spring mendorong Dinas intelijen Inggris, Amerika Serikat dan Israel (Mossad) untuk bekerja sama membentuk gerilyawan Negara Islam Irak dan Suriah atau Islamic State of Iraq and Syria-ISIS). Bagi AS dan sekutu Baratnya, Timur Tengah yang stabil dan damai adalah petaka terhadap industri militer AS/Barat yang haus pasar, baik itu pasar gelap (black market) maupun pasar terbuka. Kompleks industri militer AS/Barat selalu butuh pasar bernilai milyaran dollar AS untuk menggerakkan roda ekonomi mereka di tengah globalisme dunia.

ISIS Dorong AS Tebar Isu Teroris

Dalam skema Perang Asimetris yang dilancarkan AS di Indonesia, soal ISIS ini sekadar tebar isu, untuk mengolah kembali perlunya Perang terhadap Terorisme di Indonesia. Sekadar informasi, yang dulu diuntungkan dengan adanya proyek ganyang terorisme di Indonesia pada 2002 lalu adalah Hendropriyono, yang kala itu Ketua BIN, dan Dai Bachtiar, yang ketika itu Kapolri.

Pages