26 May 2019

ISIS

ISIS akan Bertempur Habis-habisan di Raqqa

KONFRONTASI-Data intelijen sekutu Amerika Serikat (AS) melaporkan bahwa kelompok ISIS akan bertempur habis-habisan di Kota Raqqa, Suriah, namun banyak anggotanya telah menyerahkan diri dalam beberapa waktu terakhir, kata seorang juru bicara pasukan AS, Kolonel Ryan Dillon, Rabu (11/10).

Sejumlah anggota kelompok pemberontak lokal pendukung ISIS menyerahkan diri akibat terdesak oleh pasukan dukungan AS yang mendekati dan menyerang kubu terakhir mereka.

Ratusan Anggota ISIS Serahkan Diri Pada Otoritas Kurdi

KONFRONTASI-Ratusan terduga anggota kelompok ISIS menyerahkan diri pada pekan lalu kepada otoritas Kurdi, setelah terusir dari markas terakhirnya di Irak utara, kata petugas keamanan Kurdi, Selasa (10/10).

Mereka adalah bagian dari sekelompok orang yang melarikan diri ke sebuah daerah yang dikuasai oleh Kurdi, ketika pasukan Pemerintah Irak merebut markas kelompok ISIS di Hawija, ucap petugas yang meminta tidak disebut namanya itu kepada kantor berita Reuters.

Laporan tentang para petempur ISIS yang lebih memilih melarikan diri dibandingkan melakukan pertempuran, menunjukkan semangat mereka telah hancur, menurut Hisyam al-Hashimi, kata seorang pakar tentang kelompok ISIS.

"Mereka sepertinya tidak lagi percaya pada pergerakannya," katanya. Hisyam telah bertemu dengan beberapa dari tersangka di kamp Dibis dekat Kirkuk.

Ia mengatakan bahwa mereka melarikan diri ke wilayah yang dikuasai Kurdi untuk menghindari eksekusi di tangan suku Arab dan paramiliter Syiah bersenjata yang dilatih Iran, kelompok yang membantu serangan tentara Irak terhadap Hawija.

Irak Adili 100 Anggota ISIS dari Eropa

Konfrontasi - Sedikitnya 100 militan ISIS asal Eropa akan diadili di Irak. Sebagian besar dari mereka akan menghadapi hukuman mati. Duta Besar Belgia untuk Irak, Jawad al-Chlaihawi, mengatakan di antara orang Belgia, puluhan lainnya yang juga ditahan adalah militan dari Rusia, Chechnya dan Asia Tengah.

Seperti diketahui pejuang dari berbagai belahan dunia bergabung dengan ISIS, ketika kelompok tersebut membentuk sebuah kekhalifahan di Irak dan Suriah pada 2014.

Teror Istana Kerajaan Saudi, Pria Bersenjata Tewaskan Dua Penjaga

Konfrontasi - Pria bersenjata menyerang istana Kerajaan Arab Saudi di Jeddah, pada Sabtu (7/10). Pemerintah Arab Saudi mengumumkan telah menggagalkan serangan teror tersebut.

Juru bicara Kementerian Dalam Negeri dalam satu pernyataan mengatakan bahwa satu orang keluar dari mobil sedannya dan tiba-tiba melepaskan tembakan ke Pasukan Pengawal Kerajaan di depan gerbang barat Istana Perdamaian di Jeddah pada pukul 15.15 waktu setempat atau pukul 19.15 WIB.

Pasukan Irak Terus Merangsek ke Jantung Pertahanan ISIS di Hawija

KONFRONTASI-Pasukan Irak pada Rabu melancarkan serangan akhir untuk merebut kota Hawija, salah satu dari dua kantong wilayah yang masih berada di bawah kendali ISIS di Irak, kata militer dalam pernyataannya.

Pasukan Irak mulai bergerak di Hawija, dua hari setelah merebut pangkalan udara Rashad, sekitar 30 kilometer ke selatan dan digunakan pegaris keras itu sebagai tempat pelatihan dan penyimpanan barang kebutuhan.

Irak melancarkan serangan pada 21 September untuk mengusir ISIS dari Hawija, yang terletak di barat kota Kirkuk dan utara Baghdad.

ISIS Rilis Video Penyanderaan Dua Warga Rusia di Suriah

KONFRONTASI-Kelompok ISIS, Selasa, mengeluarkan video dua tentara Rusia ditangkap mereka di kota Deir al-Zor, Suriah. Inilah wilayah di sana yang militernya didukung Rusia dalam melawan ISIS.

Pasukan Irak Rebut Pangkalan Udara Rashad dari ISIS

KONFRONTASI-Pasukan Irak dan paramiliter Syiah merebut pangkalan udara dari kelompok ISIS pada Senin, kata militer, meraih pijakan strategis di wilayah utara ketika mereka merangsek menuju kota Hawija.

Irak melancarkan serangan pada 21 September untuk mengusir kelompok ISIS dari Hawija, yang terletak di barat kota Kirkuk dan merupakan satu dari dua wilayah negara itu yang masih berada di bawah kendali kelompok pemberontak tersebut.

Komandan tentara Irak mengatakan bahwa pangkalan udara Rashad, yang berada sekitar 30 kilometer di selatan Hawija, digunakan militan sebagai tempat pelatihan dan logistik.

Militan merebut kendali pangkalan udara tersebut setelah tentara Irak mengalami kekalahan dalam perlawanan terhadap kelompok ISIS pada 2014.

"Setelah pekerjaan rehabilitasi cepat, pangkalan udara akan memainkan peran kunci bagi pasukan Irak dengan memungkinkan helikopter mengangkut para tentara dan senjata dalam operasi mendatang guna menjaga keamanan di wilayah utara," kata Letnan Kolonel Salih Yaseen.

"Pangkalan udara akan membantu menghabisi kantung-kantung persembunyian teroris di daerah pegunungan dekat Kirkuk dan menghilangkan kemungkinan ancaman ke fasilitas energi dan ladang minyak," katanya sebagaimana dikutip kantor berita Reuters.

ISIS Klaim Penembakan di Las Vegas Dilakukan Simpatisannya

LAS VEGAS-  Kelompok militan ISIS mengklaim bertanggungjawab atas aksi penembakan yang menewaskan setidaknya 50 korban jiwa dan melukai lebih dari 400 orang di Las Vegas, Amerika Serikat pada Senin (2/10). Mereka menyebut pelaku penyerangan baru memeluk agama Islam beberapa bulan yang lalu.

“Penyerangan di Las Vegas dilakukan oleh seorang tentara ISIS dan dia melakukannya sebagai respons atas panggilan koalisi negara yang menjadi target,” papar agensi berita ISIS, Amaq, melansir Reuters.

ISIS Mengklaim Rebut Sebuah Kota di Suriah Tengah

KONFRONTASI -

Kelompok ekstremis ISIS merebut sebuah kota di Suriah tengah yang dikenal sebagai simbol kerukukan antarumat beragama, saat melancarkan serangan tiba-tiba terhadap pasukan pemerintah, menurut laporan badan pemantau.

ISIS merebut Al Qaryatain di Provinsi Homs pada Minggu (1/10), menurut laporan Observatorium HAM Suriah.

Pertempuran meletus setelah ekstremis ISIS menyusup, menurut keterangan direktur Observatorium Rami Abdel Rahman.

White Paper Jadi Pedoman Stakeholder dalam Pemetaan Resiko Pendanaan Jaringan Terorisme yang Terafiliasi ISIS

KONFRONTASI – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bersama Kementerian dan Lembaga (K/L) terkait, meluncurkan “White Paper” terhadap Pemetaan Resiko Tindak Pidana Pendanaan Terorisme terkait jaringan teroris domestik yang terafiliasi dengan kelompok Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). White Paper yang nantinya akan digunakan para stakeholder terkait dalam melakukan Pemetaan Resiko Tindak Pidana Pendanaan Terorisme ini diluncurkan di Hotel Aryaduta, Jakarta, Rabu (27/9/2017).

Pages