25 August 2019

ISIS

Pasukan Suriah Rebut Wilayah Deir Az-Zour dari ISIS

KONFRONTASI-Militer Suriah dan petempur sekutunya pada Selasa (31/10) merebut tiga daerah baru dari petempur IS di Ibu Kota Provinsi Deir Az-Zour, kata kantor berita resmi Suriah, SANA.

Pasukan militer merebut Permukiman Matar Qadim, Rasafeh dan Bundaran Ghassan Aboud, kata laporan tersebut. Ditambahkannya, pasukan pemerintah telah bergerak maju ke arah Permukiman Khasarat dan Bundaran Suyouf di kota itu.

Polisi Maroko Tangkap Empat Tersangka Anggota ISIS

KONFRONTASI-Polisi Maroko telah menangkap empat orang yang diduga memiliki hubungan dengan ISIS, di Kota Fez di bagian timur negeri tersebut, kata Kementerian Dalam Negeri Maroko pada Rabu (25/10).

Kementerian mengatakan di dalam satu pernyataan bahwa mereka yang ditangkap itu merencanakan serangan di pusat spiritual dan objek wilayah tersebut.

Seragam militer, pisau dan dokumen yang menyerukan jihad disita selama operasi itu, kata pernyataan militer Maroko, sebagaimana diberitakan Xinhua.

Gempur Basis ISIS, Irak Siapkan Serangan Pamungkas

KONFRONTASI-Pasukan Irak akan segera melancarkan serangan untuk merebut kembali wilayah terakhir di Irak, yang masih berada dalam genggaman ISIS, kata militer pada Rabu.

“Pasukan keamanan anda, saat ini datang untuk membebaskan anda,” menurut isi dari selebaran yang disebar oleh angkatan udara Irak di wilayah perbatasan sebelah baratnya, yakni al-Qaim dan Rawa, menurut sebuah pernyataan dari Komando Operasi Gabungan di Baghdad.

Ggara-gara Pesan 'Aku Ditangkap Toghut' Dua Pemuda Berakhir di Kantor Polisi

Konfrontasi - Dua pemuda ditengarai terlibat jaringan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) dilaporkan diciduk di Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, pada Jumat malam, 20 Oktober 2017.

Penangkapan dua pemuda itu berawal dari razia lalu lintas di kawasan Sigambal, Kabupaten Labuhan Batu. Mulanya seorang pemuda berinisial AK (28 tahun), warga asal Riau, terjaring razia gara-gara bersepeda motor tak menggunakan helm.

100 Militan Menyerah, ISIS di Ambang Batas Kekalahan di Raqqa

Konfrontasi - Kelompok ISIS atau Islamic State of Iraq and Syria berada di ambang kekalahan di Raqqa, Suriah. Koalisi yang dipimpin Amerika Serikat (AS) mengumumkan, sekitar 100 militan kelompok itu telah menyerah dalam 24 jam terakhir.

Pasukan YPG Kurdi Suriah mengatakan kepada Reuters, Sabtu (14/10/2017), bahwa kelompok ISIS atau Daesh sudah dapat dibersihkan dari Raqqa pada hari ini atau maksimal Minggu besok.

ISIS akan Bertempur Habis-habisan di Raqqa

KONFRONTASI-Data intelijen sekutu Amerika Serikat (AS) melaporkan bahwa kelompok ISIS akan bertempur habis-habisan di Kota Raqqa, Suriah, namun banyak anggotanya telah menyerahkan diri dalam beberapa waktu terakhir, kata seorang juru bicara pasukan AS, Kolonel Ryan Dillon, Rabu (11/10).

Sejumlah anggota kelompok pemberontak lokal pendukung ISIS menyerahkan diri akibat terdesak oleh pasukan dukungan AS yang mendekati dan menyerang kubu terakhir mereka.

Ratusan Anggota ISIS Serahkan Diri Pada Otoritas Kurdi

KONFRONTASI-Ratusan terduga anggota kelompok ISIS menyerahkan diri pada pekan lalu kepada otoritas Kurdi, setelah terusir dari markas terakhirnya di Irak utara, kata petugas keamanan Kurdi, Selasa (10/10).

Mereka adalah bagian dari sekelompok orang yang melarikan diri ke sebuah daerah yang dikuasai oleh Kurdi, ketika pasukan Pemerintah Irak merebut markas kelompok ISIS di Hawija, ucap petugas yang meminta tidak disebut namanya itu kepada kantor berita Reuters.

Laporan tentang para petempur ISIS yang lebih memilih melarikan diri dibandingkan melakukan pertempuran, menunjukkan semangat mereka telah hancur, menurut Hisyam al-Hashimi, kata seorang pakar tentang kelompok ISIS.

"Mereka sepertinya tidak lagi percaya pada pergerakannya," katanya. Hisyam telah bertemu dengan beberapa dari tersangka di kamp Dibis dekat Kirkuk.

Ia mengatakan bahwa mereka melarikan diri ke wilayah yang dikuasai Kurdi untuk menghindari eksekusi di tangan suku Arab dan paramiliter Syiah bersenjata yang dilatih Iran, kelompok yang membantu serangan tentara Irak terhadap Hawija.

Irak Adili 100 Anggota ISIS dari Eropa

Konfrontasi - Sedikitnya 100 militan ISIS asal Eropa akan diadili di Irak. Sebagian besar dari mereka akan menghadapi hukuman mati. Duta Besar Belgia untuk Irak, Jawad al-Chlaihawi, mengatakan di antara orang Belgia, puluhan lainnya yang juga ditahan adalah militan dari Rusia, Chechnya dan Asia Tengah.

Seperti diketahui pejuang dari berbagai belahan dunia bergabung dengan ISIS, ketika kelompok tersebut membentuk sebuah kekhalifahan di Irak dan Suriah pada 2014.

Teror Istana Kerajaan Saudi, Pria Bersenjata Tewaskan Dua Penjaga

Konfrontasi - Pria bersenjata menyerang istana Kerajaan Arab Saudi di Jeddah, pada Sabtu (7/10). Pemerintah Arab Saudi mengumumkan telah menggagalkan serangan teror tersebut.

Juru bicara Kementerian Dalam Negeri dalam satu pernyataan mengatakan bahwa satu orang keluar dari mobil sedannya dan tiba-tiba melepaskan tembakan ke Pasukan Pengawal Kerajaan di depan gerbang barat Istana Perdamaian di Jeddah pada pukul 15.15 waktu setempat atau pukul 19.15 WIB.

Pasukan Irak Terus Merangsek ke Jantung Pertahanan ISIS di Hawija

KONFRONTASI-Pasukan Irak pada Rabu melancarkan serangan akhir untuk merebut kota Hawija, salah satu dari dua kantong wilayah yang masih berada di bawah kendali ISIS di Irak, kata militer dalam pernyataannya.

Pasukan Irak mulai bergerak di Hawija, dua hari setelah merebut pangkalan udara Rashad, sekitar 30 kilometer ke selatan dan digunakan pegaris keras itu sebagai tempat pelatihan dan penyimpanan barang kebutuhan.

Irak melancarkan serangan pada 21 September untuk mengusir ISIS dari Hawija, yang terletak di barat kota Kirkuk dan utara Baghdad.

Pages