19 May 2019

ISIS

Guru di Inggris Ajarkan Cara Mati Syahid, Ternyata Simpatisan ISIS

Konfrontasi - Seorang guru sekaligus pendukung kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) ditangkap karena mengajak 110 anak muridnya menjadi militan ISIS. Anak-anak itu akan diajak melakukan serangan teroris di London.

Menurut pengadilan, Umar Haque (25) mengajak 110 anak-anak yang berusia antara 11 dan 14 tahun melihat video pemenggalan dan propaganda kekerasan militan lainnya. Dia berkedok mengajar pelajaran Islam.

5 Warga Yaman Tewas dalam Insiden Bom Bunuh Diri ISIS

Konfrontasi - Dua bom bunuh diri terhadap pasukan keamanan di kota Aden, Yaman, Sabtu 24 Februari 2018, menewaskan lima orang. Kelompok militan Islamic State (ISIS) mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Lima orang, termasuk beberapa aparat dan satu anak kecil, tewas dalam ledakan di markas unit anti-teror di distri Tawahi. Laporan disampaikan kepala keamanan Aden Jenderal Shallal al-Shae.

Seperti dikutip AFP, dia mengatakan 24 warga sipil dan tujuh petugas keamanan di pantai dekat lokasi ledakan juga terluka. 

Digempur di Timur Tengah, ISIS Menyusup ke Filipina

KONFRONTASI- Para petempur asing ISIS yang terusir dari Suriah dan Irak beriringan masuk ke Filipina dengan berencana menyerang dua kota di negara ini, kata pemimpin pemberontak muslim Filipina seperti dikutip Reuters.

2 Militan ISIS Asal Inggris 'The Beatles' Ditangkap di Suriah

Konfrontasi - Dua militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) asal Inggris telah ditangkap di Suriah. Kedua militan ini merupakan anggota sel penculik yang dijuluki 'The Beatles' yang kerap merekam pemenggalan para sandera. 

Seperti dilansir AFP, Jumat (9/2/2018), penangkapan dua militan ISIS ini diungkapkan seorang pejabat pertahanan AS yang enggan disebut namanya.

Danai Kelompok ISIS, Pria Asal AS Dijatuhi Hukuman 18 Tahun Penjara

Konfrontasi - Seorang pria warga negara Amerika Serikat dijatuhi hukuman penjara 18 tahun setelah ia mengaku bersekongkol mendanai ISIS serta menyerang seorang petugas penegak hukum federal.

Pria tersebut, Munther Omar Saleh (22 tahun), divonis oleh Hakim Distrik AS Margo Brodie di Brooklyn, ungkap John Marzulli, juru bicara kejaksaan federal.

“Bapak Saleh dengan tulus menyatakan sangat menyesal,” kata pengacara Saleh, Deborah Colson.

“Ia merasa lega masalah ini sudah usai dan dia siap untuk memperbaikinya.” Saleh, warga Kota New York yang tinggal di kecamatan Queens, pada Februari 2017 menyatakan bersalah.

Ia mengaku bahwa pada 2015 dirinya membantu seorang warga New Jersey bernama Nader Saadeh untuk melakukan perjalanan ke Jordania dan mengantarnya ke Bandar Udara John F. Kennedy. Saadeh ditangkap di bandara internasional New York itu.

Saadeh sendiri telah menyatakan bersalah atas tuduhan melakukan persekongkolan untuk membantu ISIS namun ia belum dijatuhi hukuman.

Menhan: Kalah di Timur Tengah, ISIS Menyebar ke Berbagai Belahan Dunia

KONFRONTASI-Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Ryamizard Ryacudu menerangkan generasi ketiga terorisme setelah Al-Qaeda saat memberikan kuliah umum di School of International Studies S Rajaratnam, Singapura, Kamis.

Diduga Terlibat ISIS, WNI Ditangkap di Malaysia

KONFRONTASI-Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) dan seorang warga negara Malaysia yang diduga terlibat dalam jaringan Negara Islam Irak Suriah (ISIS) ditahan polisi Malaysia dalam operasi yang dijalankan mulai 23 Desember 2017 hingga 17 Januari 2018.

Kepala Polisi Diraja Malaysia (PDRM) Irjen Pol Tan Mohamad Fuzi Harun di Kuala Lumpur, Senin, mengatakan kedua pelaku berumur 25 dan 23 tahun masing-masing bekerja sebagai buruh bangunan dan guru agama di sebuah sekolah agama swasta.

Iran Hukum Mati Perempuan Jerman Anggota ISIS

KONFRONTASI-Pengadilan di Irak menjatuhkan hukuman  gantung terhadap seorang perempuan Jerman asal Maroko setelah menyatakan dia terbukti bersalah menjadi anggota ISIS.

Dia dihukum mati karena menyediakan "bantuan logistik dan membantu kelompok teroris itu melakukan kejahatan-kejahatan," kata juru bicara pengadilan Abdel Settar Bayraqdar pada Minggu (21/1).

Militer Turki Mulai Serang Milisi Kurdi di Suriah

Konfrontasi - Milisi YPG Kurdi Suriah mengatakan sekitar 70 kali tembakan meriam dari pasukan Turki telah menghantam pedesaan Kurdi di wilayah Afrin, Suriah barat laut. Sementara Ankara mengaku bahwa serangan militer yang terancam adalah 'de facto' sedang berlangsung.

Polisi Thailand Tangkap Pemalsu Paspor untuk ISIS

Konfrontasi - Seorang pemalsu paspor asal Pakistan yang diduga telah menjual banyak hasil kejahatannya untuk kelompok militan Islamic State (ISIS) telah ditangkap di Thailand.

Mohammad Iqbal, 52, ditangkap pada 14 Januari di daerah pinggiran Bangkok. Ia ditangkap beserta sejumlah barang bukti paspor palsu berlogo negara Singapura dan India. 

Turut disita juga perangkat membuat visa palsu untuk negara tujuan Prancis, Italia dan Spanyol.

Pages