26 August 2019

ISIS

Pelaku Penyerang di Polsek Wonokromo Terduga ISIS

Konfrontasi - Pria penyerang Polsek Wonokromo terindikasi kelompok ISIS. Hal ini diketahui dari barang bukti berupa lambang tertentu yang ditemukan dalam tas ransel yang dipakai pelaku.

"Ada senjata tajam, celurit, ada ketapel, ada panah ketapel, air soft gun, ada lambang tertentu. Ada tadi yang ditanyakan apakah lambang ISIS, ya itu," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera di Mapolsek Wonokromo Surabaya, Sabtu (17/8/2019).

PBB Sebut ISIS Masih Kantongi USD300 Juta

KONFRONTASI-Meskipun telah kehilangan wilayah kekuasaan di Suriah dan Irak, namun kekuatan kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) masih ada.

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), Antonio Guterres, seperti dilansir Al Araby, Senin (4/8), menyebut ISIS masih memiliki kekayaan senilai USD 300 juta atau setara dengan Rp 4,3 Triliun.

Pengadilan Melbourne Vonis Pembakar Masjid Syiah 16 Tahun Penjara

Konfrontasi - Tiga pendukung kelompok Negara Islam (ISIS) yang membakar sebuah masjid di Melbourne untuk meneror komunitas Muslim Syiah dipenjarakan selama lebih dari 16 tahun. Seorang hakim mengatakan kejahatan mereka dimotivasi oleh kebencian, intoleransi dan kedengkian.

Abdullah Chaarani, 28, Ahmed Mohammed, 26, dan Hatim Moukhaiber, 30, dijatuhi hukuman di Mahkamah Agung Victoria karena terlibat dalam aksi teroris dengan membakar masjid Fawkner pada Desember 2016.

Turki Tangkap 3 Perempuan Prancis Terkait ISIS

Konfrontasi - Tiga perempuan Prancis yang diduga menjadi anggota kelompok radikal ISIS, ditahan saat mereka mencoba masuk ke Turki dari Suriah. Mereka ditangkap beserta sembilan anak-anak mereka.

Kantor berita Turki, Anadolu melaporkan seperti dilansir AFP, Jumat (5/7/2019), otoritas Turki menghentikan ketiga perempuan yang diburu Interpol itu di provinsi perbatasan Kilis. Tidak disebutkan identitas ketiganya secara detail. Mereka hanya disebut dengan inisial JC, CA dan MD.

Polri Sebut Bomber Kertasuro Belajar Merakit Bom dari Internet

Konfrontasi - Markas Besar (Mabes) Polri mengungkapkan, pelaku bom bunuh diri di Pospam Kertasura, RA (22), sempat mengajak orang tuanya untuk ikut berbaiat dengan jaringan ISIS. Namun demikian orang tua pelaku menolaknya.

"Orang tuanya sempat diajak dibaiat ikut kepada jaringan ISIS. Orang tuanya juga diajak untuk mendukung melakukan suicide bomber tapi menolak," kata Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (7/6/2019).

Chep Hernawan, Ketua Garis Bantah Aksi 22 Mei Terkait dengan ISIS

KONFRONTASI -  Ketua Umum Gerakan Reformis Islam (Garis), Chep Hernawan membantah dua orang yang diamankan pihak kepolisian dalam aksi 22 Mei di Jakarta merupakan anggotanya. Ia juga menolak jika Garis terus dikaitkan dengan ISIS.

Chep menjelaskan, pada kegiatan di Jakarta kemarin, Garis memang memberangkatkan dua unit ambulans beserta beberapa orang sebagai tim medis dalam aksi tersebut. Namun, di antara tim medis yang berangkat ada juga dua orang anak buah dari salah seorang ulama di Cianjur.

Berusia Setengah Abad, Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Bogor Jaringan ISIS

Konfrontasi - Densus 88 Mabes Polri menangkap seorang terduga teroris berinisial E alias AR (51) di Cibinong, Kabupaten Bogor. Pelaku diduga terafiliasi dengan jaringan Islamic State of Iraq and Syria (ISI).

"Benar telah dilakukan penangkapan terhadap seorang terduga teroris di Cibinong, Bogor oleh tim Densus 88 Polri diback-up oleh Polres Bogor," kata Kapolres Bogor AKBP AM Dicky Pastika Gading, Jumat (17/5/2019).

Militer Sri Lanka Baku Tembak dengan Terduga Militan ISIS

Konfrontasi - Angkatan bersenjata Sri Lanka baku tembak dengan terduga militan kelompok radikal Islamic State atau ISIS sepanjang Jumat malam, 26 April 2019. Juru bicara militer Sri Lanka mengatakan 15 jenazah ditemukan di area baku tembak yang terletak di area pantai timur.

Kepolisian Sri Lanka Sebar 140 DPO yang Diduga Terlibat Bom Paskah

Konfrontasi - Kepolisian Sri Lanka tengah mencari 140 orang yang diyakini terlibat dalam serangan bom yang menewaskan 253 orang pada Hari Paskah.

Presiden Sri Lanka, Maithripala Sirisena mengatakan 140 orang itu diduga kuat terkait dengan ISIS, yang sudah mengklaim bertanggung jawab atas peristiwa mematikan tersebut. Dia mengungkapkan banyak anak muda Sri Lanka yang terlibat dengan ISIS sejak 2013.

"Polisi sedang mencari mereka untuk ditangkap," ujar Sirisena, seperti dilansir Reuters, Jumat (26/4/2019).

ISIS Klaim Bertanggung Jawab atas Rentetan Bom di Sri Lanka

KONFRONTASI-Kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah alias ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangkaian aksi pengeboman yang meyasar gereja dan hotel di Sri Lanka saat hari Paskah pada Minggu (21/4/2019).

"Mereka yang melakukan serangan dengan target anggota koalisi pimpinan Amerika Serikat dan umat Kristen di Sri Lanka dua hari lalu adalah pejuang kelompok ISIS," ungkap organisasi itu melalui siaran berita resmi AMAQ pada Selasa (23/4/2019).

Pages