25 May 2018

Investasi

Trik Merencanakan Investasi

KONFRONTASI -   Melakukan investasi bukan merupakan perkara gampang bagi sebagian orang. Mengapa? Jangankan mau memulai investasi, mendengar kata investasi saja sudah alergi. Pemberitaan mengenai hilangnya dana nasabah, pembobolan rekening dan  investasi bodong yang marak di beberapa media membuat kita takut untuk berinvestasi.  Banyak nasabah yang mengalami kerugian investasi akibat dari praktek tidak terpuji para oknum praktisi keuangan. 

 

Ini Kata Bappenas: Nilai Dampak Teror Bom Temporer ke Investasi

KONFRONTASI -   Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, dampak teror bom di Jawa Timur, tidak berdampak besar kepada investasi di Tanah Air.

Jika pun ada dampak, dia mengklaim hanya bersifat temporer.

"Saya rasa temporer dampaknya. Tetapi, saya rasa minat investasi masih tinggi," kata Bambang ditemui di JS Luwansa, Jakarta, Senin 14 Mei 2018.

Sektor Ini Menjadi Primadona Investasi Modal Ventura 2018

KONFRONTASI -  Industri financial technology atau fintech serta layanan kesehatan diproyeksikan akan menjadi primadona bagi perusahaan modal ventura dalam menanamkan investasinya pada tahun ini.

Hal itu dikemukakan Ketua Umum Asosiasi Modal Ventura Indonesia untuk Startup Indonesia (Amvesindo) Jefri R. Sirait mengatakan, dua industri yang bakal menjadi tren investasi pada tahun ini adalah fintech dan layanan kesehatan.

Banyak Dana Asing Kurang Betah di RI, Ini Kata Bank Indonesia

Konfrontasi - Aliran dana jangka pendek atau disebut hot money diwaspadai Bank Indonesia bisa membuat stabilitas ekonomi RI terganggu. Karena itu ada beberapa upaya yang terus dilakukan untuk menekan lajunya di masa depan. 

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter BI Doddy Zulverdi menjelaskan, untuk bisa mengurangi ketergantungan terhadap aliran jangka pendek pemerintah dan swasta harus mengurangi ketergantungan terhadap pembiayaan luar negeri. Untuk mengurangi pembiayaan asing tersebut stabilitas ekonomi harus bisa dijaga. 

Hati-hati Investasi di 57 Entitas Ini

KONFRONTASI-Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi atau Satgas Waspada Investasi mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati terhadap penawaran produk atau kegiatan usaha dari 57 entitas yang telah dipantau dan diperiksa langsung oleh Satgas Waspada Investasi.

Untuk terus memberikan perlindungan kepada konsumen dan masyarakat, Satgas Waspada Investasi meminta kepada masyarakat agar berhati-hati terhadap penawaran dan produk dari 57 entitas ini (daftar terlampir), dengan kegiatan:

- 33 entitas di bidang forex/futures trading

- 9 entitas di bidang cryptocurrency

- 8 entitas di bidang multi level marketing

- 7 entitas di bidang lainnya.

Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing mengatakan, imbauan ini dikeluarkan mengingat entitas tersebut tidak memiliki izin usaha penawaran produk dan penawaran investasi sehingga berpotensi merugikan masyarakat karena imbal hasil atau keuntungan yang dijanjikan tidak masuk akal.

“Satgas telah melakukan analisis terhadap kegiatan usaha entitas tersebut dan berdasarkan aturan hukum yang berlaku menyatakan bahwa entitas tersebut harus menghentikan kegiatannya” katanya dalam keterangan, Rabu (7/3/2018).

Kronologi Penangkapan Artis Sexy Angela Lee Terkait Kasus Penipuan Rp 12 M

Konfrontasi - Artis cantik yang juga sebagai model bernama Angela Lee secara resmi telah ditangkap oleh pihak kepolisian terkait dugaan penipuan yang menjerat dirinya. Kasus tersebut diduga dilakukan bersama suaminya yang bernama David Hardian Sugito.

Kemunculan kasus ini berawal dari laporan seseorang yang bernama Santoso ke Polres Sleman, Yogyakarta. Saat itu, Santoso merupakan rekan bisa model sexy Angela Lee dan juga David. Dirinya sempat memberikan sejumlah dana untuk investasi yang berjumlah besar.

16 Investor Amerika Lirik Pulau Jawa dan Bali

Konfrontasi - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) “all out” berupaya meningkatkan minat investasi pengusaha Amerika Serikat (AS) ke Indonesia

Direktorat Amerika I, Kementerian Luar Negeri, kali ini, membutikan bekerjasama dengan KJRI New York, menyelenggarakan “Seminar Investasi Nasional “How to Attract Investors from US Investors Perspective”. Seminar ini ternyata dihadiri 16 orang investor yang sengaja datang dari Amerika Serikat.

5 Keuntungan Investasi Emas yang Belum Banyak Diketahui Orang

Konfrontasi - Masyarakat sekarang sudah banyak yang berpikir panjang dan menyiapkan masa depan. Mereka memutuskan untuk menabung atau berinvestasi di masa muda sebagai bekal agar nantinya tidak kesulitan di hari tua.

Ada banyak instrumen investasi yang ada, mulai dari keuangan hingga komoditas. Untuk investasi kategori komoditas, salah satunya yang dinilai memberikan keuntungan cukup menjanjikan adalah emas.

Ada banyak gerai resmi yang menjual logam mulia. Sehingga kualitasnya sudah pasti terjamin alias tidak bukan emas palsu. Ukurannya pun beragam, mulai dari 1 gram, hingga puluhan dan ratusan gram.

Dengan investasi emas, maka ada beberapa keuntungan yang perlu diketahui agar tidak ragu lagi menyimpan dana untuk masa depan dalam bentuk instrumen ini.

Berikut keuntungan investasi emas yang harus diketahui seperti ditulis Cermati:

1. Kualitas Tidak Berubah

Investasi emas, dikenal merupakan investasi yang tidak mengenal pergeseran kualitas. Pun dengan nilainya, tidak ada perubahan yang signifikan.

Tidak seperti investasi di sektor keuangan, yang pergerakannya cukup dinamis dan drastis.

Mutiara NTT Dilirik Investor China

Konfrontasi - Dua kabupaten di Nusa Tenggara Timur menjadi lokasi menarik bagi investor Tiongkok untuk mengembangkan investasinya di bidang pembudidayaan mutiara, kata Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) NTT Semuel Rebo.

"Ada dua pulau di NTT yang menurut investor dari Tiongkok bisa dijadikan sebagai lokasi budidaya mutiara. Dua pulau itu ada pulau Konga, Flores Timur serta serta sebuah pulau di Manggarai Barat," kata Semuel di Kupang, Jumat (9/2/2018).

Demi Investasi, Kementerian ESDM Cabut 32 Regulasi

KONFRONTASI- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mencabut sebanyak 32 regulasi untuk menyederhanakan aturan demi mendukung pengembangan investasi.

Sebanyak 32 regulasi sektor ESDM dicabut, tersebar pada subsektor minyak dan gas bumi (migas), mineral dan batubara (minerba), ketenagalistrikan, energi baru terbarukan dan konservasi energi (EBTKE) juga regulasi pada Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas).

Pages