14 October 2019

Internet

Adopsi 5G, Indonesia Perlu Benahi 3 Sektor

KONFRONTASI- Era jaringan 5G menawarkan potensi pertambahan pendapatan bagi operator seluler, namun, sebelum benar-benar mengadopsi jaringan tersebut, negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia harus menyiapkan tiga hal penting mulai dari spektrum hingga penggunaannya.

Mungkinkah Infrastruktur 5G Dibangun Merata di Seluruh Nusantara?

KONFRONTASI-Infrastruktur dalam rangka mendukung teknologi 5G perlu dibangun secara merata, termasuk untuk kawasan di luar Jawa, sebagai upaya untuk meningkatkan pemerataan telekomunikasi yang diharapkan juga bakal meningkatkan kesejahteraan bersama seluruh warga.

Internet Indonesia Mau Diawasi Ketat, Pengamat: Memang Sudah Siap?

Konfrontasi - Kritikan tajam disuarakan para pegiat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) terkait rencana pengesahan Rancangan Undang-undang Keamanan dan Ketahanan Siber (RUU KKS). Memang Indonesia sudah siap?

Pengamat keamanan siber Alfons Tanujaya menyebutkan, jika RUU KKS jadi diterapkan, yang terjadi adalah badan yang mendapatkan mandat malah tidak akan mampu menjalankan tugasnya dengan baik. 

Luncurkan NB-IoT, XL Makin Mantap Bermain di IoT

KONFRONTASI-XL Axiata terus berupaya memperkuat ekosistem dan memanfaatkan perkembangan potensi bisnis solusi Internet of Things (IoT). Salah satu dengan meluncurkan produk komersial jaringan berteknologi Narrowband IoT (NB-IoT) di 31 kota/kabupaten di Indonesia.

Peluncuran ini juga bertujuan memperkuat bisnis layanan dalam melayani pasar korporasi dan UKM terhadap kebutuhan solusi IoT secara end-to-end dan customize.

Akses Internet di Seluruh Papua Barat Akhirnya Dibuka Kembali

KONFRONTASI- Setelah dilakukan pembukaan pemblokiran akses internet secara bertahap, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memutuskan membuka kembali layanan data di seluruh Papua Barat.
Hal itu dinyatakan oleh Kementerian Kominfo lewat siaran pers, Rabu (11/9/2019). Berikut keterangan lengkap yang disampaikan Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo Ferdinandus Setu.

Tips Mudah Kenali Hoaks di Internet

Konfrontasi - Perkembangan teknologi digital dan media sosial yang makin pesat membuat arus informasi seringkali tak terkendali. Dari sana kemudian muncul berita bohong atau yang populer disebut hoaks.

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Barat menanggapi maraknya hoaks ini dengan membentuk Jabar Saber Hoax (JSH) pada Desember 2018 lalu. Data yang dihimpun hingga 21 Agustus 2019, JSH sudah mengklarifikasi 2.643 aduan dari total 4.452 aduan yang masuk.

CEO XL Pede di Ibu Kota Baru, Tapi...

Konfrontasi - XL Axiata (XL) cukup percaya diri membangun infrastruktur jaringan di area ibu kota negara terbaru Indonesia yang rencananya ditempatkan di Kalimantan Timur. Namun hal itu masih terkendala karena pemerintah saat ini belum mengungkapkan rencana lebih jauh terkait penerus Jakarta tersebut.

Kemenkominfo: Lebih Dari 300 Ribu Hoax Perkeruh Konflik Papua

Konfrontasi - Kementerian Komunikasi dan Informatika mencatat lebih dari 300.000 tautan atau Uniform Resource Locator (URL) hoaks terkait kerusuhan di Papua. Ini dimanfaatkan salah satu pihak untuk memperkeruh suasana.

Plt. Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Ferdinandus Setu mengatakan bahwa ratusan ribu URL itu telah diblokir pemerintah agar tidak sampai ke masyarakat Papua.

Pembangunan Ibu Kota Baru Harus Selaras dengan Jaringan Internet

KONFRONTASI-Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Jamalul Izza menilai kebijakan pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan Timur harus diikuti dengan infrastruktur internet yang selaras dengan kebijakan itu.

"Saat ini infrastruktur internet di Kaltim tentu saja sudah ada, walaupun belum seperti Jakarta. Dengan adanya rencana ibu kota baru tersebut, tentu saja infrastruktur internet harus dibangun selaras dengan perencanaan pemerintah tersebut," kata Jamalul dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.

Kenapa Pemerintah Tak Hanya Batasi Medsos di Papua?

KONFRONTASI-Pemerintah saat ini masih memblokir akses internet di Papua, bukan layanan media sosialnya saja. Hal itu berbeda dibandingkan dengan pembatasan akses medsos yang dilakukan pemerintah saat pengumuman hasil Pilpres 2019. Kenapa?
Perbedaan ini tentunya memunculkan pertanyaan. Menjawab hal tersebut, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Semuel Abrijani Pangerapan memberikan penjelasan.

Pages